URL audio tidak tersedia.

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

[posts_like_dislike]
Pemerintah Kabupaten Semarang terus berupaya mengimplementasikan Elektronifikasi Transaksi Pemerintah Daerah (ETPD) melalui Tim Percepatan dan Perluasan Digitalisasi Daerah (TP2DD). Fokus utamanya adalah pada sektor transaksi keuangan daerah, di mana Pemkab Semarang bekerjasama dengan Bank Jateng untuk meluncurkan aplikasi Billing Center.

Mbak Google

KABAR RASIKA

Wujudkan Transparansi dan Akuntabilitas Keuangan Daerah, Pemkab Semarang Luncurkan Billing Center

Wujudkan Transparansi dan Akuntabilitas Keuangan Daerah, Pemkab Semarang Luncurkan Billing Center

Wujudkan Transparansi dan Akuntabilitas Keuangan Daerah, Pemkab Semarang Luncurkan Billing Center

Bupati Semarang Ngesti Nugraha menjajal mobil operasional pelayanan pajak daerah dari Bank Jateng dalam acara peluncuran Billing Center di pendapa rumah dinas Bupati Semarang, Kamis (16/11/2023). Foto: win
Bupati Semarang Ngesti Nugraha menjajal mobil operasional pelayanan pajak daerah dari Bank Jateng dalam acara peluncuran Billing Center di pendapa rumah dinas Bupati Semarang, Kamis (16/11/2023). Foto: win
featured-img

RASIKAFM.COM | UNGARAN – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Semarang terus berusaha mengimplementasikan Elektronifikasi Transaksi Pemerintah Daerah (ETPD) melalui Tim Percepatan dan Perluasan Digitalisasi Daerah (TP2DD). Salah satunya adalah pada sektor transaksi keuangan daerah.

Dengan dilandasi semangat pelayanan maksimal, Pemkab Semarang menggandeng Bank Jateng meluncurkan aplikasi Billing Center yang akan difungsikan untuk mengelola keuangan daerah secara transparan dan akuntabel.

Bupati Semarang Ngesti Nugraha menyampaikan, aplikasi Billing Center dimaksudkan untuk mengoptimalkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) dari sektor pajak dan retribusi.

“Harapannya semakin meningkatkan kepercayaan masyarakat kepada pemerintah daerah dan meningkatkan PAD, sehingga mendorong kemandirian keuangan daerah,” kata Ngesti usai acara peluncuran Billing Center dan penyerahan mobil operasional pelayanan pajak daerah di pendapa rumah dinas Bupati Semarang, Kamis (16/11/2023).

Dijelaskan Ngesti, dengan aplikasi Billing Center ini maka per 1 Januari 2024 seluruh transaksi keuangan daerah sudah memakai sistem non tunai, baik di level Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) maupun APBDes.

“Semuanya demi mewujudkan transparansi dan akuntabilitas keuangan daerah,” ujarnya.

Orang nomor satu di Kabupaten Semarang itu juga berharap agar Billing Center ini dapat disosialisasikan secara masif kepada seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD).

“Jika ada kendala, segera dikomunikasikan untuk mencari jalan keluar secara bersama,” sambungnya.

Sementara Kepala Badan Keuangan Daerah (BKUD) Kabupaten Semarang Rudibdo menyampaikan, penggunaan Billing Center ini akan semakin melengkapi kanal pembayaran pajak dan retribusi daerah.

“Untuk optimalisasinya, kami telah menyiapkan arsitektur Information Technology (IT) dengan pendampingan tim dari Bank Jateng pusat dan daerah,” beber Rudibdo.

Saat ini, kata Rudibdo, baru ada tiga OPD yang dijadikan pilot project penggunaan Billing Center ini yakni BKUD, Dinas Lingkungan Hidup (DLH) dan Dinas Pertanian Perikanan dan Pangan (Dispertanikap) Kabupaten Semarang. Sebab ketiga OPD itu sudah memiliki rekening operasional penerimaan.

“Sosialisasi sudah kita laksanakan, sehingga harapan kami maksimal 31 Desember 2023 seluruh OPD sudah memiliki rekening operasional penerimaan,” tuturnya.

Terkait realisasi penerimaan pajak dan retribusi, Rudibdo menambahkan hingga pertengahan November 2023 ini telah tercapai 81,94 persen. Untuk pencapaian pajak tertinggi adalah Bea Perolehan Hak atas Tanah dan Bangunan (BPHTB), di mana dari target Rp51,4 miliar sudah realisasi 92,6 persen atau Rp48,3 miliar.

Sedangkan untuk Pajak Bumi dan Bangunan Perdesaan dan Perkotaan (PBB P2), jika dibandingkan dengan realisasi pada tahun lalu di periode yang sama, maka tahun ini jauh lebih baik. Karena hingga tanggal 14 November 2023, sudah mencapai Rp65,4 miliar dari target Rp82 miliar.

“Hal itu tidak lepas dari kebijakan pengurangan ketetapan PBB P2 dari masa pajak 2013 sampai 2021 sebesar 25 persen, pengunduran jatuh tempo pembayaran hingga 30 November 2023, dan penghapusan denda administrasi atas keterlambatan pembayaran PBB P2,” tandasnya. (win)

BACA JUGA :

Bupati Semarang Ngesti Nugraha
Pertumbuhan Kawasan Industri Picu Permukiman Baru, Pemkab Semarang Siapkan Penataan
Bupati Semarang Ngesti Nugraha melantik 118 pejabat struktural dan 17 pejabat fungsional di Pendopo Rumah Dinas Bupati Semarang, Ungaran, Kamis (30/7/2026). Pelantikan dilakukan untuk mengisi jabatan yang masih kosong, menyegarkan organisasi, serta meningkatkan kualitas pelayanan publik. Bupati menegaskan seluruh proses mutasi dan promosi dilaksanakan secara profesional tanpa praktik jual beli jabatan.
Lantik 118 Pejabat, Bupati Semarang Tegaskan Tak Ada Jual Beli Jabatan
Stand Gebyar Lelang Serentak Barang Rampasan dan Barang Sitaan Negara milik Seksi Pemulihan Aset dan Pengelolaan Barang Bukti (PAPBB) Kejaksaan Negeri Salatiga dipadati warga di Joglo 3 Kantor Kejari Salatiga, Rabu (29/7/2026), menjelang pelaksanaan lelang pada 11–14 Agustus 2026. Masyarakat memanfaatkan kesempatan tersebut untuk berkonsultasi mengenai tata cara mengikuti lelang melalui portal resmi sekaligus memperoleh informasi aset yang akan dilelang secara legal.
Sosialisasi Gebyar Lelang Barang Rampasan, Stand PAPBB Kejari Salatiga jadi Idola Calon Peserta Lelang
Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Reguler ke-129 Tahun Anggaran 2026 resmi dilaksanakan di Desa Cukil, Kecamatan Tengaran, Kabupaten Semarang, selama 15 Juli hingga 13 Agustus 2026. Komandan Kodim 0714/Salatiga Fajar Hapsari Nugroho menyatakan program ini berfokus pada pembangunan jalan rabat beton sepanjang 1,25 kilometer yang menghubungkan Desa Cukil dan Desa Kemetul, disertai pembangunan rumah tidak layak huni, rehabilitasi fasilitas ibadah, serta pemberdayaan masyarakat guna meningkatkan akses dan kesejahteraan warga.
TMMD Reguler ke-129 di Kabupaten Semarang Resmi Bergulir, Perkuat Infrastruktur dan Ekonomi Warga
Ratusan Warga Meriahkan Gelar Pasar Murah dan Cek Kesehatan di Kejari Salatiga
Ratusan Warga Meriahkan Gelar Pasar Murah dan Cek Kesehatan di Kejari Salatiga
Pilkades Serentak 142 Desa di Kabupaten Semarang Masih Menunggu Lampu Hijau Kemendagri, Rp12,6 Miliar Sudah Disiapkan
Pilkades Serentak 142 Desa di Kabupaten Semarang Masih Menunggu Lampu Hijau Kemendagri, Rp12,6 Miliar Sudah Disiapkan

Tinggalkan komentar

Tinggalkan komentar

INFOGRAFIS

Kabar Terkini

POPULER

Pemerintah Kota Salatiga resmi melakukan soft launching parkir elektronik di Jalan Monginsidi, Senin (27/7/2026), sebagai langkah mempercepat transformasi digital layanan publik. Program hasil kolaborasi dengan Bank Jateng ini menghadirkan sistem pembayaran retribusi parkir non-tunai untuk meningkatkan transparansi, akuntabilitas, efisiensi, dan optimalisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD). Uji coba dimulai di dua ruas jalan sebelum diperluas ke 20 titik pada Oktober 2026 dan ditargetkan menjangkau sekitar 120 titik parkir pada awal 2027.
Berharap PAD Naik, Pemkot Salatiga Luncurkan Uji Coba Parkir Elektronik
Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Reguler ke-129 Tahun Anggaran 2026 resmi dilaksanakan di Desa Cukil, Kecamatan Tengaran, Kabupaten Semarang, selama 15 Juli hingga 13 Agustus 2026. Komandan Kodim 0714/Salatiga Fajar Hapsari Nugroho menyatakan program ini berfokus pada pembangunan jalan rabat beton sepanjang 1,25 kilometer yang menghubungkan Desa Cukil dan Desa Kemetul, disertai pembangunan rumah tidak layak huni, rehabilitasi fasilitas ibadah, serta pemberdayaan masyarakat guna meningkatkan akses dan kesejahteraan warga.
TMMD Reguler ke-129 di Kabupaten Semarang Resmi Bergulir, Perkuat Infrastruktur dan Ekonomi Warga
Ratusan Warga Meriahkan Gelar Pasar Murah dan Cek Kesehatan di Kejari Salatiga
Ratusan Warga Meriahkan Gelar Pasar Murah dan Cek Kesehatan di Kejari Salatiga