URL audio tidak tersedia.

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

Di tengah ketatnya persaingan pelayanan rumah sakit di Salatiga, RSUD Salatiga meluncurkan program SIGAB (Sistem Pengantaran Obat) untuk mempercepat pengambilan obat setelah pasien diperiksa, seperti dijelaskan oleh Direktur RSUD Kota Salatiga, dr. Riani Isyana Pramasanthi, M.Kes. Program ini hadir akibat panjangnya antrian dan lamanya waktu pengambilan obat, terutama obat berbentuk serbuk.

Mbak Google

KABAR RASIKA

SIGAB, Program RSU Salatiga Agar Pasien Terlayani Tanpa Antre

SIGAB, Program RSU Salatiga Agar Pasien Terlayani Tanpa Antre

SIGAB, Program RSU Salatiga Agar Pasien Terlayani Tanpa Antre

Direktur RSUD Kota Salatiga dr. Riani Isyana Pramasanthi, M.Kes, saat meninjau konter Sigab

Foto Arief Rasika

Direktur RSUD Kota Salatiga dr. Riani Isyana Pramasanthi, M.Kes, saat meninjau konter Sigab
Featured Image

RASIKAFM.COM | SALATIGA – Di tengah ketatnya persaingan pelayanan Rumah Sakit baik Negeri atau swasta yang ada di kota Salatiga berbagai upaya terus dilakukan untuk melayani pasien.

Pun demikian yang dilakukan oleh RSUD Salatiga, Belakangan jajaran managemen meluncurkan program SIGAB (sistem pengantaran obat). Program ini dibuat agar pasien tidak lama mengantri saat mendapatkan obat usai mereka periksa.

Kepada rasikafm.com Direktur RSUD Kota Salatiga dr. Riani Isyana Pramasanthi, M.Kes, mengatakan Sigab muncul setelah pihaknya melihat begitu panjang antrian dan lamanya waktu pengambilan obat setelah pasien periksa, apalagi obat yang diberikan adalah obat berbentuk serbuk.

“Sigab sebenarnya sudah ada sejak setahun silam, awalnya layanan ini bekerja sama dengan kantor pos dan JNE, belakangan muncul juga dari ojek lokal Salatiga Jeggboy” ujar Riani Isyana Pramasanthi.

Menurut Riani tingginya animo pasien dalam menggunakan jasa Sigab juga membuat managemen Jeggboy melakukan Mou dengan rumah sakit.

Pihaknya mengakui jika sampai saat ini masih terjadi Layanan yang cukup lama. Penyebab utamanya adalah pasien poli yang banyak dan tempat kurang luas. “dari waktu pendaftaran jam 07.00 sampai 11.00 umumnya pasien datangnya bersamaan dipagi hari, padahal setelah jam 10.00 biasanya malah sepi, hal inilah yang kadang membuat antrean menjadi lama, untuk poli tempatnya belum bisa diperluas karena lokasinya yang terbatas, namun kedepan berusaha akan diluaskan” ujar Riani.

Riani menambahkan rumah sakit juga sudah meluncurkan Layanan Selaras. (sistem pelayanan akta gratis) yakni jika ada yang melahirkan maka pasien akan dapat kartu akte kelahiran gratis, pergantian KK dan kartu KIA, pendaftaran BPJS bagi bayi dan bonus Baby Food.

“semua program itu akan diberikan secara gratis, bagi warga yang ber ktp Salatiga, dengan Tujuan untuk meningkatkan pelayanan kepada masyarakat” tambahnya.

Disisi lain dalam melayani jasa antar obat, untuk layanan Jeggboy & Girl Salatiga pasien cukup membayar jasa Rp 10 ribu untuk di dalam kota Salatiga.

Selain melayani jasa pengambilan obat, juga membuka jasa menemani pasien yang keluarganya tidak bisa menjaga di rumah sakit.

Pengelola Jeggboy & Girl Salatiga, Sri Sahono kepada wartawan mengungkapkan, berdasarkan penggalamanya untuk antre obat dan resep membutuhkan waktu kurang lebih 4 jam. Inovasi layanan ini sangat memudahkan pasien di RSUD Salatiga.

“Kami juga bisa menemani pasien yang keluarganya tidak ada di Salatiga dan bisa mengantar ketika kontrol dan periksa ke dokter atau rumah sakit. Menemani pasien tarifnya Rp 20 ribu per jam,” katanya.

Direktur RSUD Riani Isyana Pramasanthi, saat diwawancarai Rasika

BACA JUGA :

Pasca Lebaran, Penyakit Gangguan Pencernaan Mendominasi, Dinkes Salatiga Pastikan Layanan
Pasca Lebaran, Penyakit Gangguan Pencernaan Mendominasi, Dinkes Salatiga Pastikan Layanan
Penyediaan Posko Mudik dilakukan BPJS Kesehatan di Rest Area Tol Ungaran Km 429A, Kabupaten Semarang, pada 13–18 Maret 2026 untuk melayani pemudik dengan layanan kesehatan 24 jam, konsultasi medis, obat-obatan, serta fasilitas istirahat guna menjaga kondisi pemudik selama perjalanan Lebaran.
Posko Mudik BPJS Kesehatan Hadir di Rest Area KM 429A Ungaran, Sediakan Layanan Kesehatan Gratis bagi Pemudik
Mahasiswa Universitas Kristen Satya Wacana menciptakan PhysioTrack, smart assistance terapi pascastroke berbasis IoT dan AI yang dapat digunakan di rumah. Tim FTEK UKSW mengembangkan inovasi ini di Salatiga pada 2026 karena keterbatasan akses rehabilitasi. Prototipe diuji pada pasien dan meraih Juara 1 Samsung Innovation Campus Batch 7.
PhysioTrack, Inovasi Smart Assistance Karya Mahasiswa, Bantu Terapi Pasca Stroke
Puluhan ribu peserta BPJS Kesehatan PBI di Kabupaten Semarang dinonaktifkan, memicu keluhan warga. Penonaktifan ini berdampak pada akses layanan kesehatan, sehingga ratusan warga mendatangi Dinsos Kabupaten Semarang, Senin (9/2/2026), untuk meminta reaktivasi. Kebijakan ini dilakukan berdasarkan keputusan Kementerian Sosial dengan mekanisme verifikasi ulang.
71 Ribu Kepesertaan BPJS PBI di Kabupaten Semarang Dinonaktifkan, Warga Keluhkan Akses Berobat

Tinggalkan komentar

Tinggalkan komentar

JANGAN LEWATKAN:

Mudik Lebaran 2026 Mobilitas Besar, Antisipasi Maksimal
Mudik Lebaran 2026: Mobilitas Besar, Antisipasi Maksimal
Wajib Baca! Bijak di Jalan, Aman di Tujuan Pentingnya Kesadaran Lalu Lintas di Indonesia
Wajib Baca! Bijak di Jalan, Aman di Tujuan: Pentingnya Kesadaran Lalu Lintas di Indonesia
Etika pengemudi di jalan raya sangat penting untuk menciptakan keselamatan dan kenyamanan bersama. Pengemudi perlu menghormati pejalan kaki dengan berhenti di zebra cross, mengurangi kecepatan di area ramai, tidak berkendara di trotoar, serta memperhatikan anak-anak dan lansia sebagai pengguna jalan paling rentan.
Etika Pengemudi terhadap Pejalan Kaki
Soto Kare Reksa di Salatiga menjadi kuliner legendaris sejak 1942, warisan keluarga Sofyan yang masih mempertahankan resep tradisional dengan kuah santan dan sandung lamur khas. Berlokasi di gang belakang bekas Bioskop Reksa, warung ini tetap ramai dikunjungi pecinta kuliner dari berbagai daerah karena cita rasanya yang autentik.
Soto Kare Reksa Salatiga Sensasi Kuliner sejak 1942
Rasika memberikan panduan bagi masyarakat untuk tetap menjalani masa tua dengan sehat dan bahagia. Artikel ini membahas pentingnya menjaga kesehatan fisik dan mental, tetap bersosialisasi, menekuni hobi positif, serta memperkuat ibadah sebagai kunci menghadapi pertambahan usia dengan penuh rasa syukur dan semangat hidup.
Umur Semakin Bertambah? Ini Tips Agar Tetap Positif di Masa Tua
Lima tempat dimsum di Ungaran, Kabupaten Semarang, menjadi rekomendasi favorit pecinta kuliner. Rasika memperkenalkan ragam inovasi dimsum kekinian yang populer di kalangan masyarakat. Dimsum lezat ini disajikan dengan beragam varian rasa dan topping unik melalui layanan offline maupun ojek online.
Bikin Ngiler! Berikut 5 Rekomendasi Dimsum di Ungaran

INFOGRAFIS

TERKINI

Bupati Semarang Ngesti Nugraha menekankan peningkatan mutu tembakau saat pengukuhan pengurus P2RPTI di Ungaran, Kamis (30/4/2026), guna mendorong kesejahteraan petani melalui benih unggul yang tengah diuji BRIN, seiring rendahnya harga jual, dengan harapan produksi berkualitas mampu meningkatkan nilai pasar dan pengembangan industri daerah.
Fokus Benih Unggul, Pemkab Semarang Bidik Kenaikan Harga Tembakau Petani
Bupati Semarang Ngesti Nugraha menekankan peningkatan mutu tembakau saat pengukuhan pengurus P2RPTI di Ungaran, Kamis (30/4/2026), guna mendorong kesejahteraan petani melalui benih unggul yang tengah diuji...
Sekda Kabupaten Semarang Valeanto Soekendro
Libatkan Forkopimda, Pemkab Semarang Benahi Pengawasan Perizinan Investasi
Pemerintah Kabupaten Semarang memperkuat pengawasan perizinan investasi di Kabupaten Semarang, Kamis (30/4/2026), dengan melibatkan Forkopimda dan sistem OSS untuk mendorong kepastian hukum, meski sejumlah...
Seorang pemuda terjatuh ke jurang saat hendak menolong warga yang lebih dulu terpeleset di Sungai Tretes, Kota Salatiga, Rabu (29/4/2026), akibat panik dan salah jalur, sehingga keduanya mengalami luka dan dievakuasi petugas gabungan sebelum dibawa ke rumah sakit.
Pemuda di Salatiga Terperosok ke Jurang saat Menolong Temanya
Seorang pemuda terjatuh ke jurang saat hendak menolong warga yang lebih dulu terpeleset di Sungai Tretes, Kota Salatiga, Rabu (29/4/2026), akibat panik dan salah jalur, sehingga keduanya mengalami luka...
Menteri PPN/Kepala Bappenas Rachmat Pambudy melepas ekspor 22.395 produk garmen PT Inti Sukses Garmindo ke Amerika Serikat di Bawen, Kabupaten Semarang, Rabu (29/4/2026), guna mendorong pertumbuhan ekonomi dan lapangan kerja, melalui peningkatan kualitas industri serta dukungan kebijakan fiskal.
Tak Terdampak Konflik Global, Perusahaan Garmen di Kabupaten Semarang Ekspor 22 Ribu Produk ke AS
Menteri PPN/Kepala Bappenas Rachmat Pambudy melepas ekspor 22.395 produk garmen PT Inti Sukses Garmindo ke Amerika Serikat di Bawen, Kabupaten Semarang, Rabu (29/4/2026), guna mendorong pertumbuhan ekonomi...
Ratusan pelajar SD dan SMP di Kabupaten Semarang mengikuti tadarus Al-Qur’an di Masjid Agung Al Mabrur Ungaran Timur dan doa lintas agama di sekolah pada Rabu (29/4/2026) untuk memperingati HUT ke-505, Hari Kartini, dan Hardiknas dengan melibatkan siswa berbagai agama secara serentak.
Tumbuhkan Nilai Spiritual, Ribuan Pelajar Lintas Agama Doakan Kemajuan Kabupaten Semarang
Ratusan pelajar SD dan SMP di Kabupaten Semarang mengikuti tadarus Al-Qur’an di Masjid Agung Al Mabrur Ungaran Timur dan doa lintas agama di sekolah pada Rabu (29/4/2026) untuk memperingati HUT ke-505,...
Muat Lebih

POPULER

Polda Jawa Tengah mengungkap peredaran 49 paket sabu seberat 65,75 gram di Kabupaten Semarang dan Kota Salatiga, Rabu (22/4/2026), hasil penyelidikan bersama Polres Salatiga. Tiga tersangka residivis ditangkap melalui pengembangan informasi masyarakat, dengan modus sistem ranjau dan penyimpanan di beberapa lokasi serta kamar kos.
Polisi Bongkar Jaringan Narkoba, dengan Modus Ranjau, Tesangka Terancam Hukuman Mati
Kementerian Haji dan Umrah Kabupaten Semarang memberangkatkan 895 jemaah haji dalam enam kloter dari berbagai kecamatan melalui titik kumpul di Ungaran, Selasa (28/4/2026), dengan pengawalan tenaga medis dan ambulans guna memastikan kesehatan jemaah tetap prima menghadapi pemeriksaan ketat di Arab Saudi.
895 Jemaah Haji Kabupaten Semarang Berangkat Bertahap, Terbagi dalam 6 Kloter
Pelaku industri dan pekerja rokok di Jawa Tengah menyoroti kebijakan baru terkait pembatasan tar, nikotin, dan klasifikasi industri yang dinilai berpotensi memicu rokok ilegal, disampaikan di Ungaran, Jumat (24/4/2026). Mereka menilai regulasi ini membebani industri legal dan dapat berdampak pada penurunan produksi serta ancaman PHK.
Rokok Ilegal Kian Menguat Ancam Industri Legal, Pekerja Rentan PHK

Copyright @ rasikafm.com | All rights reserved