URL audio tidak tersedia.

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

Warga Kabupaten Semarang digegerkan oleh aksi penyerangan yang dilakukan oleh sekelompok pemuda dengan senjata tajam. Peristiwa ini terjadi beberapa jam setelah Polres Semarang melaksanakan operasi cipta kondisi selama bulan Ramadan. Dalam sebuah rekaman video berdurasi 25 detik, terlihat dua remaja panik karena sepeda motornya rusak parah.

Mbak Google

KABAR RASIKA

Waduh! Dua Remaja Jadi Korban Penyerangan Sekelompok Pemuda Bercelurit di Exit Tol Ungaran

Waduh! Dua Remaja Jadi Korban Penyerangan Sekelompok Pemuda Bercelurit di Exit Tol Ungaran

Waduh! Dua Remaja Jadi Korban Penyerangan Sekelompok Pemuda Bercelurit di Exit Tol Ungaran

Kondisi sepeda motor yang rusak parah akibat diserang sekelompok pemuda di sekitar kawasan exit tol Ungaran pada Minggu (26/3/2023) dini hari.

Foto:/ tangkapan layar video warga

Kondisi sepeda motor yang rusak parah akibat diserang sekelompok pemuda di sekitar kawasan exit tol Ungaran pada Minggu (26/3/2023) dini hari.
Featured Image

RASIKAFM.COM | UNGARAN - Warga Kabupaten Semarang dihebohkan dengan aksi penyerangan yang dilakukan sekelompok pemuda menggunakan senjata tajam (sajam). Ironisnya, peristiwa itu terjadi beberapa jam setelah Polres Semarang melaksanakan operasi cipta kondisi saat bulan ramadan.

Dalam sebuah rekaman video berdurasi 25 detik yang diposting oleh akun instagram @infokejadianungaran pada Minggu (26/3/2023), tampak dua orang remaja dalam kondisi panik mengetahui sepeda motornya rusak parah.[irp posts=”58447″ ]

Narasi yang disampaikan adalah “dini hari tadi sekitar jam 02.38 WIB mendapati laporan adanya klitih menyerang 2 orang remaja saat memperbaiki motornya yang rusak di depan toko mainan Dino Toys, arah masuk Tol Ungaran. Tidak ada korban jiwa, kerugian materi 1 motor kena tebas celurit oleh pelaku. Untuk pelaporan dan unit piket siaga Polsek Ungaran sudah mengintensifkan patroli pada titik rawan gangguan Kamtibmas dengan koordinasi Polres Semarang.”

Menanggapi hal itu, Kasi Humas Polres Semarang Iptu Pri Handayani menjelaskan korban didampingi orang tuanya telah melaporkan kejadian tersebut.

“Kasus sedang ditangani. Untuk pengumpulan bahan keterangan juga sudah dilakukan,” ujarnya saat dikonfirmasi di kantornya, Senin (27/3/2023).

Terkait kronologinya, Handayani menerangkan, korban saat itu sedang sedang memperbaiki motornya. Kemudian datang 5 orang tidak dikenal dengan 2 motor yang salah satunya berboncengan tiga orang. Awalnya menanyakan punya rokok apa tidak, kemudian dijawab tidak punya oleh korban.

“Yang berbonceng 3 tiba-tiba marah dan langsung mengeluarkan 2 sajam jenis celurit panjang. Korban lari ketakutan, sementara sepeda motornya jadi sasaran perusakan menggunakan sajam,” jelasnya.

Sementara kasus ini sedang diselidiki oleh petugas, Polres Semarang akan kembali melaksanakan kegiatan kepolisian yang ditingkatkan terutama pada jam rawan.

“Kami juga mengimbau kepada masyarakat agar putra putrinya tidak keluar saat malam hari jika tidak memiliki kepentingan yang mendesak,” ungkapnya. (win)

BACA JUGA :

Polisi Salatiga Tangkap Pengedar Sabu saat Pelaku Asik Menikmati Es Teh Jumbo di Demak
Polisi Salatiga Tangkap Pengedar Sabu saat Pelaku Asik Menikmati Es Teh Jumbo di Demak
Polres Salatiga berhasil mengungkap kasus pencurian sepeda motor milik pedagang tempe di kawasan Pasar Pagi Salatiga yang terjadi pada 4 Mei 2026. Pelaku berinisial CN, warga Banyubiru, Kabupaten Semarang, ditangkap bersama sejumlah barang bukti setelah polisi melakukan penyelidikan berdasarkan rekaman CCTV dan laporan korban.
Masih Rejeki! Motor Kharis Hilang Dicuri, Namun Akhirnya Bisa Kembali
Polda Jawa Tengah akan menggelar Operasi Patuh Candi 2026 pada 8-21 Juni 2026 untuk meningkatkan disiplin dan keselamatan berlalu lintas. Selain edukasi dan pencegahan, polisi juga menindak pelanggaran melalui ETLE dan tilang manual, termasuk penggunaan pelat nomor kendaraan yang ditutup, dilipat, atau dimodifikasi demi menghindari kamera pengawas lalu lintas.
Operasi Patuh Candi 2026 Dimulai 8 Juni, Pelat Nomor yang Dimodifikasi Jadi Sasaran Utama
Sempat Heboh di Salatiga, Polisi Ungkap Dugaan Investasi Ilegal BLN, Ribuan Nasabah Jadi Korban
Sempat Heboh di Salatiga, Polisi Ungkap Dugaan Investasi Ilegal BLN, Ribuan Nasabah Jadi Korban

Tinggalkan komentar

Tinggalkan komentar

INFOGRAFIS

TERKINI

Gubernur Ahmad Luthfi
Jalan Randublatung–Cepu Jadi Prioritas, Gubernur Ahmad Luthfi Janjikan Perbaikan Maksimal September 2026
Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi memastikan ruas jalan Randublatung–Cepu di Kabupaten Blora menjadi prioritas perbaikan melalui Anggaran Perubahan 2026 setelah kondisi jalan rusak memicu protes warga....
santri di era digital
Pesantren di Era Digital: Menjaga Akar Peradaban di Tengah Arus Perubahan Zaman
Di tengah pesatnya perkembangan teknologi digital dan arus informasi, pesantren tetap bertahan sebagai lembaga pendidikan yang membentuk karakter, akhlak, dan spiritualitas santri. Tradisi mondok dinilai...
Disdikbudpora Kabupaten Semarang memperketat verifikasi piagam prestasi pada pelaksanaan SPMB 2026 untuk memastikan keabsahan dokumen calon peserta didik jalur prestasi. Proses pemeriksaan dilakukan hingga malam hari karena tingginya jumlah piagam yang masuk, sekaligus mengantisipasi penggunaan dokumen tidak sesuai ketentuan dalam seleksi penerimaan siswa baru.
Disdikbudpora Kabupaten Semarang Perketat Verifikasi Piagam Prestasi, Antisipasi Dokumen Aspal dalam SPMB 2026
Disdikbudpora Kabupaten Semarang memperketat verifikasi piagam prestasi pada pelaksanaan SPMB 2026 untuk memastikan keabsahan dokumen calon peserta didik jalur prestasi. Proses pemeriksaan dilakukan hingga...
Polisi Salatiga Tangkap Pengedar Sabu saat Pelaku Asik Menikmati Es Teh Jumbo di Demak
Polisi Salatiga Tangkap Pengedar Sabu saat Pelaku Asik Menikmati Es Teh Jumbo di Demak
Satresnarkoba Polres Salatiga menangkap dua pengedar sabu berinisial SSI alias Kecing dan AW alias Mento di Kecamatan Sayung, Demak, Selasa malam. Penangkapan dilakukan setelah pengembangan kasus pengguna...
Majelis Masyayikh di Sidang MK Negara Wajib Biayai Pendidikan Pesantren
Majelis Masyayikh di Sidang MK: Negara Wajib Biayai Pendidikan Pesantren
Ketua Majelis Masyayikh sekaligus Ketua Tanfidziyah PWNU, Abdul Ghaffar Rozin, menegaskan negara wajib membiayai pendidikan pesantren saat sidang uji materi UU Pesantren di Mahkamah Konstitusi, Rabu (3/6/2026)....
Muat Lebih

POPULER

Disdikbudpora Kabupaten Semarang Kaji Pembangunan SMP Baru di Pringapus dan Tuntang
Disdikbudpora Kabupaten Semarang Kaji Pembangunan SMP Baru di Pringapus dan Tuntang
Grup hadroh modern Ukhti Salam Bernada (USB) yang beranggotakan 17 pensiunan pejabat Pemerintah Kota Salatiga tampil memukau dalam acara Patlikuran di rumah dinas wali kota, Sabtu (23/5/2026). Dibentuk pada Februari 2026 sebagai wadah silaturahmi dan berkarya, grup ini memadukan rebana dengan alat musik modern serta telah menerima sejumlah undangan pentas di berbagai daerah sekitar Salatiga.
Meriahkan Acara Patlikuran, Hadroh USB Tampil Memukau Ratusan Penonton di Rumdis Walikota
Siswi SD Negeri Salatiga 06, Kiandra Isna Aisha Anindhita, mencatat prestasi gemilang dengan meraih nilai sempurna pada mata pelajaran Matematika dan Bahasa Indonesia dalam Tes Kemampuan Akademik (TKA) 2026. Capaian tersebut mengantarkan Kiandra menjadi peraih nilai rata-rata tertinggi tingkat sekolah dasar di Kota Salatiga, sekaligus menunjukkan kualitas pendidikan dasar yang terus berkembang melalui kerja keras siswa, dukungan keluarga, dan sekolah.
Kiandra, Siswi SDN 06 Salatiga Raih Nilai Sempurna dalam TKA 2026

Copyright @ rasikafm.com | All rights reserved