KAWAN PEMANDU JALAN

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

KABAR RASIKA

Residivis Pencurian Motor Spesialis di Rumah Kos Diringkus Reskrim Polres Salatiga

Residivis Pencurian Motor Spesialis di Rumah Kos Diringkus Reskrim Polres Salatiga

Residivis Pencurian Motor Spesialis di Rumah Kos Diringkus Reskrim Polres Salatiga

Nur Khamid (40), residivis pencurian motor spesialis kos-kosan di Kota Salatiga, berhasil diringkus polisi setelah melakukan aksinya sebanyak 15 kali. Bersama rekannya Gio, yang kini buron, mereka sering memanfaatkan kelengahan pemilik dan penghuni kos.
Foto Arief Rasika
Kapolres Salatiga AKBP Aryuni Novitasari menunjukkan motor hasil curian yang dilakukan oleh Tersangka Nur Khamid (duduk dikursi roda)

RASIKAFM.COM | SALATIGA – Nur Khamid (40) Residivis pencurian motor spesialis dirumah kos kosan di Kota Salatiga, berhasil diringkus polisi setelah melakukan aksinya sebanyak 15 kali.

Dalam pengakuannya, Nur Khamid memanfaatkan kelengahan pemilik dan penghuni kos. Bersama rekannya, Gio, yang kini menjadi buronan, mereka seringkali terlibat dalam kasus serupa.

Kapolres Salatiga, AKBP Aryuni Novitasari mengatakan, jajaran Satreskrim berhasil mengamankan belasan motor berbagai jenis merk yang belum diketahui pemiliknya.

“Kepada warga yang merasa kehilangan motor, polisi mengimbau agar segera melapor ke Polres Salatiga dengan membawa bukti STNK untuk verifikasi nomor rangka dan mesin,”katanya kepada rasikafm.com, saat menggelar konferensi pers di pendopo Mapolres Salatiga, Rabu (15/5/2024).

Kapolres menambahkan, tidak hanya menangkap tersangka pencurian, polisi juga berhasil menangkap penadah di Klaten, berinisial Jih yang menjual motor hasil curian dengan harga rata-rata Rp 2 juta di daerah Gunung Kidul, Yogyakarta.(rief)

Kapolres Salatiga, AKBP Aryuni Novitasari saat gelar jumpa pers kasus curanmor (Vidio Arief Rasika)

Kabar Terkini

POPULER

Menag MTQ Nasional di Semarang Jadi Pesta Rakyat Lintas Agama
Menag: MTQ Nasional di Semarang Jadi Pesta Rakyat Lintas Agama
DPRD Kabupaten Semarang meminta sosialisasi rencana pengembangan geothermal Gunung Ungaran tidak menjadi formalitas agar masyarakat dapat menyatakan menerima atau menolak proyek tersebut. Wakil Ketua Komisi B DPRD Kabupaten Semarang Said Riswanto menyampaikan hal itu di Ungaran, Kamis (10/9/2026), karena suara warga dinilai penting dalam proses pembangunan dan pengelolaan lingkungan.
DPRD Kabupaten Semarang Ingatkan Sosialisasi Geothermal Jangan Dianggap Persetujuan Warga
Kota Semarang menjadi pusat pelaksanaan MTQ Nasional XXXI 2026 selama 10 hari, 11–20 September. Rangkaian dimulai dengan kedatangan kafilah dan Malam Ta’aruf, dilanjutkan pembukaan pada 12 September yang dijadwalkan dihadiri Presiden Prabowo Subianto. Kompetisi berlangsung 13–18 September, sebelum city tour, penutupan, dan kepulangan kafilah ke daerah masing-masing.
Catat Jadwalnya, MTQ Nasional XXXI Digelar 11-20 September di Semarang
Pawai Ta’aruf MTQ Nasional XXXI di Kota Semarang, Sabtu (12/9/2026), menampilkan keragaman budaya sekaligus semangat toleransi masyarakat. Wali Kota Semarang Agustina mengapresiasi keterlibatan masyarakat lintas agama dalam kegiatan tersebut. Lebih dari 1.000 peserta dari 38 kontingen mengikuti pawai sepanjang sekitar 2,5 kilometer dari Balai Kota menuju Kantor Gubernur Jawa Tengah.
Mandra "Sidoel" ikut Pawai Pembukaan MTQ di Semarang
[pekok2]