URL audio tidak tersedia.

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

[posts_like_dislike]
Pemerintah Kabupaten Semarang menyiapkan berbagai langkah untuk menghadapi musim kemarau 2026, termasuk mengalokasikan 150 tangki air bersih bagi warga terdampak kekeringan. Bantuan melalui BPBD, Baznas, dan PMI akan disalurkan ke sejumlah wilayah rawan kekeringan seperti Bancak, Getasan, Ungaran Timur, Tuntang, Bringin, Pabelan, dan Suruh guna memastikan kebutuhan air bersih masyarakat tetap terpenuhi selama musim kemarau.

Mbak Google

KABAR RASIKA

Antisipasi Kekeringan di Sejumlah Wilayah, Pemkab Semarang Siapkan 150 Tangki Air Bersih

Antisipasi Kekeringan di Sejumlah Wilayah, Pemkab Semarang Siapkan 150 Tangki Air Bersih

Antisipasi Kekeringan di Sejumlah Wilayah, Pemkab Semarang Siapkan 150 Tangki Air Bersih

Ilustrasi. (Foto:Dok./IST)
Ilustrasi. (Foto:Dok./IST)
featured-img

RASIKAFM.COM | UNGARAN – Pemerintah Kabupaten Semarang menyiapkan berbagai langkah untuk mengantisipasi dampak musim kemarau 2026, termasuk penyediaan bantuan air bersih bagi warga yang terdampak kekeringan.

Bupati Semarang, Ngesti Nugraha, mengatakan pemerintah daerah telah menyiapkan anggaran melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), termasuk dana Belanja Tidak Terduga (BTT), untuk mendukung penyaluran air bersih ke wilayah yang mengalami kesulitan air.

“Apabila ada dusun atau desa yang kekurangan air bersih akibat kekeringan, kami bisa melakukan dropping air. Selain itu juga ada dukungan dari Baznas dan PMI sehingga penanganan dapat dilakukan secara gotong royong,” ujarnya saat dikonfirmasi di Ungaran, Kamis (25/6/2026).

Menurut Ngesti, sejumlah wilayah di Kabupaten Semarang hampir setiap tahun mengalami kerawanan kekeringan saat musim kemarau. Di antaranya Desa Plumutan di Kecamatan Bancak, wilayah Kalikayen, Mluweh, dan Kalongan di Kecamatan Ungaran Timur, beberapa dusun di Kecamatan Getasan, serta sejumlah wilayah di Kecamatan Tuntang, Bringin, Pabelan, dan Suruh.

Ia menjelaskan, pada musim kemarau debit sejumlah sumber mata air mengalami penurunan signifikan. Salah satunya terjadi di Desa Batur, Kecamatan Getasan, yang memiliki sumber mata air cukup besar namun debitnya dapat berkurang hingga 60 persen saat kemarau.

“Penurunan debit air juga dipengaruhi kondisi lingkungan, termasuk kebakaran hutan di kawasan Gunung Merbabu. Selain itu, penggunaan sumur bor di sejumlah wilayah turut berdampak pada berkurangnya ketersediaan air tanah saat musim kemarau berlangsung,” lanjutnya.

Atas hal itu, Pemkab Semarang telah menyiapkan bantuan air bersih untuk memastikan kebutuhan masyarakat tetap terpenuhi selama musim kemarau.

Sementara itu, Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Semarang, Alexander Gunawan Tribiantoro, mengatakan Pemkab Semarang mengalokasikan sebanyak 150 tangki air bersih untuk membantu warga terdampak kekeringan sepanjang tahun 2026.

Ia menambahkan, berdasarkan prediksi dari Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika, musim kemarau tahun 2026 mulai terjadi pada pekan kedua Juni.

“Kami terus memantau kondisi di lapangan dan menyiapkan langkah-langkah penanganan agar kebutuhan air bersih masyarakat dapat terpenuhi dengan cepat saat terjadi kekeringan,” sambungnya. (win)

BACA JUGA :

PT Jasamarga Semarang Batang melakukan uji kekesatan (Skid Resistance Test) di Ruas Tol Semarang–Batang sebagai bagian dari pemenuhan Standar Pelayanan Minimal (SPM). Pengujian ini bertujuan mengukur daya cengkeram ban terhadap permukaan jalan agar risiko kendaraan tergelincir dapat diminimalkan, sekaligus menjadi dasar pelaksanaan pemeliharaan demi menjaga keamanan, kenyamanan, dan keselamatan pengguna jalan tol.
Ternyata Jalan Tol Rutin Jalani Uji Kekesatan Jalan, Apa Itu dan Mengapa Penting?
Puluhan korban dugaan penipuan pembelian rumah di Perumahan Bandarjo Village Permai, Kecamatan Ungaran Barat, mengadukan kasus tersebut ke Komisi C DPRD Kabupaten Semarang, Rabu (15/7/2026). Para korban menuntut pengembang mengembalikan dana sekitar Rp1,4 miliar setelah proyek mangkrak, rumah tidak kunjung dibangun, dan sebagian sertifikat belum diterbitkan. DPRD meminta pengembang menuntaskan pengembalian dana hingga September 2026 serta menunda penerbitan izin proyek sampai seluruh persoalan konsumen selesai.
Puluhan Korban Perumahan Bandarjo Village Permai Mengadu ke DPRD, Tuntut Refund Rp1,4 Miliar
Kementerian Agama Kabupaten Semarang meluncurkan Program Pohon Cinta secara serentak di seluruh Kantor Urusan Agama (KUA), Selasa (14/7/2026), dengan mewajibkan setiap calon pengantin menanam sedikitnya satu pohon. Program yang menjadi bagian dari implementasi Ekoteologi ini bertujuan mendorong pelestarian lingkungan, memperkuat nilai keagamaan, sekaligus mendukung penghijauan di Kabupaten Semarang. Hingga kini, sekitar 6.600 bibit pohon telah ditanam melalui program tersebut.
Catin di Kabupaten Semarang Wajib Tanam "Pohon Cinta" Sebelum Menikah
Dinas Perhubungan Kabupaten Semarang bersama PT Jasamarga Jogja Bawen menyempurnakan jalur kanalisasi sepeda motor di Exit Tol Bawen dengan mengubah bentuk pulau jalan menjadi lebih landai. Perbaikan yang dilakukan setelah evaluasi dan koordinasi dengan PT Trans Marga Jateng ini bertujuan meningkatkan keselamatan, kenyamanan, serta memudahkan pengendara sepeda motor bergabung ke lajur utama.
Pulau Jalan Exit Tol Bawen Dibongkar, Kurangi Risiko Manuver Pengendara Motor

Tinggalkan komentar

Tinggalkan komentar

INFOGRAFIS

Kabar Terkini

POPULER

Dinas Perhubungan Kabupaten Semarang bersama Satlantas Polres Semarang melakukan monitoring operasional angkutan galian C milik PT Mitra Anugerah Bumi Agung (MABA) di Desa Delik, Kecamatan Tuntang, Senin (13/7/2026). Dalam inspeksi tersebut, petugas menemukan sejumlah truk yang belum memenuhi persyaratan laik jalan. Pengusaha tambang diberi peringatan untuk melengkapi persyaratan teknis dan administrasi kendaraan, serta diminta mengoptimalkan penyiraman jalan, penggunaan terpal, dan pengaturan lalu lintas guna mengurangi dampak terhadap masyarakat.
Dishub Kabupaten Semarang Lakukan Pengawasan Angkutan Galian C di Delik Tuntang, Soroti Kelayakan Kendaraan dan Pengendalian Debu
SMA Sainstek Ahmad Dahlan Salatiga menggelar kegiatan Awalussanah di Gedung DPRD Kota Salatiga, Sabtu (11/7/2026), dengan penyampaian materi menggunakan bahasa Inggris dan Indonesia. Kegiatan ini bertujuan memperkenalkan program sekolah, guru, dan siswa baru sekaligus menegaskan komitmen membangun sekolah modern berbasis sains, teknologi, riset, serta nilai-nilai Al-Qur'an dan Al-Hadits untuk menyiapkan lulusan berdaya saing global.
42 Siswa Baru SMA Sainstek Salatiga ikuti Awalussanah, Penyajian Materi disampaikan dalam Dua Bahasa
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprakirakan cuaca Semarang dan Jawa Tengah pada Senin, 13 Juli 2026, didominasi kondisi cerah hingga cerah berawan. Hasil pengamatan pukul 06.00 WIB menunjukkan suhu udara di Semarang mencapai 25,4 derajat Celsius dengan kelembapan 65 persen, sementara cuaca kering masih berpotensi meningkatkan risiko kebakaran hutan dan lahan di sejumlah wilayah.
13 Juli 2026: Cuaca Semarang Cerah, BMKG Minta Waspadai Potensi Kebakaran Hutan dan Lahan di Jawa Tengah