KAWAN PEMANDU JALAN

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

KABAR RASIKA

Apes, Tanpa Sebab yang Jelas, Seorang Pria Menjadi Korban Pengeroyokan di Salatiga

Apes, Tanpa Sebab yang Jelas, Seorang Pria Menjadi Korban Pengeroyokan di Salatiga

Apes, Tanpa Sebab yang Jelas, Seorang Pria Menjadi Korban Pengeroyokan di Salatiga

RASIKAFM.COM | SALATIGA -Seorang pria menjadi korban pengeroyokan di depan salon Ratna di Jalan Ki Penjawi, Kelurahan Sidorejo Lor, Kecamatan Sidorejo, Kota Salatiga.

Peristiwa pengeroyokan itu terjadi pada Sabtu, (13/5/2023) pagi menjelang subuh sekira pukul 03.30 wib.

Kasi Humas Polres Salatiga, IPTU Henri Widyoriani saat dikonfirmasi media mengatakan, korban pengeroyokan benama Irvan Catur Kurniawan (35) warga Gandu RT 02 RW 08, Kelurahan Ledok, Kecamatan Argomulyo. Saat ini korban dirawat di RSUD Salatiga.

“Dugaan pelaku pengeroyokan sekitar 10 orang dan saat ini masih dalam penyelidikan,”kata IPTU Henri.

Terpisah, Kapolsek Sidorejo, AKP Tri Widaryanto saat dikonfirmasi menjelaskan, kejadian bermula pada saat korban dan saksi bernama Heri dan Yulianto tiba di salon Ratna.

“Selang beberapa menit ada gerombolan orang datang dengan mengendarai sepeda motor sekitar 10 orang,”jelasnya.

Gerombolan itu duduk kurang lebih dengan jarak 50 meter di sebelah kiri korban atau tepatnya depan Ratna Mart.

“Korban mendatangi kerumunan tersebut. kemudian korban kembali lagi di depan salon Ratna,”papar AKP Tri.

AKP Tri menambahkan, selang beberapa menit pelaku menghampiri korban dan langsung memukul korban dengan tangan kosong. Kemudian teman pelaku ikut memukul korban dan ada yang memukul menggunakan alat helm, batu, dan batako.

“Sempat dilerai oleh saksi, tetapi teman teman pelaku masih memukuli korban. Setelah itu saksi membawa korban ke RSUD Salatiga,”ungkapnya.

“Korban mengalami luka pada pelipis sebelah kanan dan muka lebam. Korban belum bisa dimintai keterangan,”pungkas AKP Tri.

Kabar Terkini

POPULER

DPRD Kabupaten Semarang meminta sosialisasi rencana pengembangan geothermal Gunung Ungaran tidak menjadi formalitas agar masyarakat dapat menyatakan menerima atau menolak proyek tersebut. Wakil Ketua Komisi B DPRD Kabupaten Semarang Said Riswanto menyampaikan hal itu di Ungaran, Kamis (10/9/2026), karena suara warga dinilai penting dalam proses pembangunan dan pengelolaan lingkungan.
DPRD Kabupaten Semarang Ingatkan Sosialisasi Geothermal Jangan Dianggap Persetujuan Warga
Menag MTQ Nasional di Semarang Jadi Pesta Rakyat Lintas Agama
Menag: MTQ Nasional di Semarang Jadi Pesta Rakyat Lintas Agama
Masyarakat dapat mengecek status desil dalam Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional (DTSEN) secara online melalui laman dtsen-form.bps.go.id menggunakan NIK. Pemeriksaan dapat dilakukan untuk mengetahui kesesuaian data sosial ekonomi yang menjadi salah satu acuan penentuan sasaran bantuan. Jika data tidak sesuai, masyarakat dapat mengajukan sanggahan atau meminta bantuan desa maupun kelurahan.
Cara Cek Desil DTSEN dengan HP
Tim sepak bola Popda Kota Salatiga berhasil menjadi juara Popda Jawa Tengah 2026 setelah mengalahkan Kabupaten Wonogiri 1-0 pada partai final. Sebelumnya, Salatiga menyingkirkan Kota Semarang melalui adu penalti 5-3 di semifinal. Gelar ini diraih berkat konsistensi, kekompakan, dan mental bertanding para pemain muda sepanjang kompetisi.
Skuad Muda Juara, Perjuangan Tim Sepak Bola Salatiga di ajang Popda Jateng Berbuah Manis