KAWAN PEMANDU JALAN

KABAR RASIKA

Cegah Gangguan Ginjal Pada Anak, Dinas Kesehatan Gandeng Polres Salatiga Himbau Apotek Tidak Jual Obat Sirup

Cegah Gangguan Ginjal Pada Anak, Dinas Kesehatan Gandeng Polres Salatiga Himbau Apotek Tidak Jual Obat Sirup

Cegah Gangguan Ginjal Pada Anak, Dinas Kesehatan Gandeng Polres Salatiga Himbau Apotek Tidak Jual Obat Sirup

Kementerian Kesehatan Republik Indonesia akhirnya memberi himbauan pada masyarakat untuk berhenti mengonsumsi obat sirup dalam jenis apa pun, Ini sebagai bentuk kewaspadaan dini yang dianjurkan akibat proses investigasi gangguan ginjal akut masih berlangsung.

Imbauan ini tidak hanya terbatas diberikan pada masyarakat saja. Pihak apotek dan fasilitas penyedia layanan kesehatan juga diminta untuk tidak menjual obat dalam bentuk sirup terutama pada anak-anak.

Bahkan minggu, 23 okt 22, setidaknya 11 Apotek diantaranya Apotek Wahid, K24 Tingkir dan Jensud, Bunda, Kartini, Dadi Sehat, Kimia Farma, Usaha Baru, Apotek 24 Plus, Viva Taman Pahlawan dan Apotek Sinar Farma disambangi Polisi dan Dinkes.

Kegiatan ini dilaksanakan sesuai dengan Surat Edaran Sekretaris Daerah Jawa Tengah Nomor : 965/25 tanggal 19 Oktober 2022, tentang Gangguan Ginjal Akut Progresif Atipikal Pada Anak (GGAPA) serta dalam rangka kesiapsiagaan terhadap peningkatan kasus Gangguan Ginjal Akut Progresif Atipikal yang terjadi pada anak usia 0-18 tahun.

Kepada Rasika FM, Kasat Reskrim Polres Salatiga AKP Nanung Nugroho, bersama Kabid Yankes Suparli, melaksanakan patroli di sejumlah Apotek di Salatiga.

“Kami dari Polres Salatiga melakukan pendampingan kepada Dinas Kesehatan Kota Salatiga dalam rangka monitoring dan menghimbau pada pemilik apotek di Salatiga maupun fasilitas pelayanan kesehatan lain untuk tidak menjual maupun meresepkan obat-obat dalam bentuk cair atau sirup sampai hasil penelusuran dan penelitian tuntas,” ujar Kasat Reskrim Polres Salatiga.

“Dinas Kesehatan Kota Salatiga mengimbau pada seluruh masyarakat untuk sementara ini tidak mengkonsumsi obat dalam bentuk cair atau sirup tanpa berkonsultasi dengan tenaga kesehatan dan sebagai alternatif diperbolehkan untuk menggunakan obat dalam bentuk lain,” ujar Kabid Yankes, Suparli.

Penanggung jawab Apotek Bunda M, Umami menyatakan siap untuk tidak menjual dan meresepkan obat-obatan dalam bentuk sirup.

Terpisah Kapolres Salatiga, Indra Mardiana menghimbau kepada seluruh Apotek maupun layanan kesehatan lain dan masyarakat Kota Salatiga untuk tidak menjual dan mengkonsumsi obat-obatan yang dilarang oleh BPOM.

Knowledge

Tidak ada postingan.

Kabar Terkini

POPULER

Satreskrim Polres Salatiga mengungkap dugaan perjudian sabung ayam di kawasan Grogol, Kelurahan Dukuh, Kecamatan Sidomukti, Minggu (1/11/2026). Polisi mengamankan enam orang, termasuk pria berinisial R (50) yang diduga menyediakan lahan sekaligus memperoleh uang meja dari aktivitas taruhan. Petugas turut menyita uang taruhan, dua ayam jago, dan sejumlah barang bukti lainnya.
Sediakan Tempat untuk Judi Sabung Ayam, Warga Salatiga Dicokok Polisi
Pemkot Semarang menertibkan sekitar 57 pedagang kaki lima di sepanjang Jalan Kaligawe Raya hingga perbatasan Demak, Selasa (3/11/2026). Penertiban dilakukan untuk membuka akses normalisasi drainase sepanjang hampir empat kilometer yang terhambat bangunan dan sampah. Langkah ini diharapkan memperlancar aliran air serta mengurangi potensi banjir di kawasan Kaligawe dan Genuk.
Penertiban PKL Kaligawe hingga Perbatasan Sayung Berlangsung Kondusif, Normalisasi Drainase Segera Dilakukan
Pemprov Jawa Tengah mengalokasikan hampir Rp71 miliar untuk pengadaan 1.507 alat dan mesin pertanian (alsintan) bagi kelompok tani dan Gapoktan di berbagai daerah. Kepala Dinas Pertanian dan Peternakan Jateng Defransisco Dasilva Tavares menyebut bantuan tersebut ditujukan untuk meningkatkan produktivitas, menekan biaya produksi, serta mempercepat modernisasi pertanian.
Pemprov Jateng Salurkan Ribuan Alsintan Modern, Dorong Minat Gen Z Terjun ke Sektor Pertanian
Ungaran Innovative Expo 2026 Wadah 107 Inovator Bumi Serasi Menuju Kabupaten Sangat Inovatif
Ungaran Innovative Expo 2026: Wadah 107 Inovator Bumi Serasi Menuju Kabupaten Sangat Inovatif
[pekok2]