URL audio tidak tersedia.

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

[posts_like_dislike]
Pemerintah Kabupaten Semarang kembali menyelenggarakan program armada balik lebaran gratis untuk warga yang bekerja di Jakarta, sebagai bentuk kepedulian terhadap warganya. Program ini difasilitasi oleh Pemkab Semarang dan dilepas langsung oleh Bupati Semarang, Ngesti Nugraha, di Terminal Tipe A Bawen, Kabupaten Semarang, pada Rabu, 9 April 2025.

Mbak Google

KABAR RASIKA

Cerita Irfan, Kuli Proyek Asal Kabupaten Semarang Bisa Hemat Jutaan Rupiah Gegara Ikut Program Balik Gratis

Cerita Irfan, Kuli Proyek Asal Kabupaten Semarang Bisa Hemat Jutaan Rupiah Gegara Ikut Program Balik Gratis

Cerita Irfan, Kuli Proyek Asal Kabupaten Semarang Bisa Hemat Jutaan Rupiah Gegara Ikut Program Balik Gratis

Bupati Semarang Ngesti Nugraha menyalami para perantau asal Kabupaten Semarang di Terminal Tipe A Bawen sebelum kembali ke Jakarta melalui program balik gratis yang diselenggarakan Pemkab Semarang, Rabu (9/4/2025). Foto: win
Bupati Semarang Ngesti Nugraha menyalami para perantau asal Kabupaten Semarang di Terminal Tipe A Bawen sebelum kembali ke Jakarta melalui program balik gratis yang diselenggarakan Pemkab Semarang, Rabu (9/4/2025). Foto: win
featured-img

RASIKAFM.COM | UNGARAN – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Semarang kembali memfasilitasi armada balik lebaran gratis bagi warga Kabupaten Semarang yang bekerja di Jakarta. Pelepasan armada balik gratis ini dilaksanakan di Terminal Tipe A Bawen, Kabupaten Semarang, pada Rabu (9/4/2025).

Irfan Supriyadi (57), seorang pekerja proyek asal Desa Reksosari, Kecamatan Suruh, Kabupaten Semarang, yang juga bertindak sebagai Koordinator Lapangan (Korlap), mengungkapkan rasa syukurnya atas program ini.

“Saya bekerja di Depok dan besok kembali ke Jakarta. Meskipun belum tentu langsung bekerja, saya akan menunggu panggilan sambil ngojek,” katanya.

Irfan juga bercerita tentang penghematan yang dirasakan. Sekali perjalanan, ia bersama 3 anggota keluarga yang lain bisa mengeluarkan biaya hingga Rp2 juta rupiah untuk pembelian tiket. Itupun belum termasuk biaya makan dan lain-lsin.

“Dengan adanya program balik gratis ini, kami bisa menghemat uang yang sangat besar, bukan hanya ratusan ribu tapi bisa mencapai juta-an,” katanya.

Irfan menambahkan, sebanyak 100 orang ikut dalam arus balik tahun ini. Mereka terdiri dari pekerja non-formal seperti pedagang, pekerja proyek, ojek online (ojol), dan buruh pabrik.

“Rata-rata bekerja di area Jabodetabek,” sambungnya.

Koordinasi antara Pemkab Semarang dan paguyuban warga Kabupaten Semarang di Jabodetabek juga berjalan lancar.

“Kami ada paguyuban yang membagikan informasi tentang mudik gratis ini. Kami fasilitasi mereka yang benar-benar membutuhkan,” ujar Irfan.

Ia berharap tahun depan jumlah armada bisa bertambah, mengingat banyaknya pekerja asal Kabupaten Semarang di Jabodetabek.

“Kami berharap bisa ada lebih banyak bis, bahkan kalau bisa lima bis, untuk menampung lebih banyak peserta,” tambahnya.

Sementara Bupati Semarang, Ngesti Nugraha yang melepas secara langsung keberangkatan menyampaikan rasa terima kasih atas kerjasama yang terjalin.

“Hari ini, bersama-sama kita melepas saudara-saudara kita yang bekerja di Jakarta. Beberapa waktu lalu mereka juga kita sambut di Pendopo Bupati saat mudik. Kini, kami mengantarkan mereka kembali ke Jakarta dengan 2 bis bantuan dari Bank Jateng dan BPR BKK Ungaran,” kata Ngesti.

Dalam kesempatan tersebut, Ngesti juga menyampaikan bahwa bantuan balik gratis ini diharapkan dapat meringankan beban para pekerja.

“Kami juga menyediakan snack selama perjalanan dan makan siang gratis. Mereka akan turun di Terminal Kampung Rambutan di Jakarta. Semoga perjalanan mereka lancar dan selamat sampai tujuan,” urainya.

Tahun lalu, Pemkab Semarang menyediakan 2 bis untuk arus balik, dan pada tahun ini, jumlahnya meningkat menjadi 4 bis, meskipun sebagian sudah berangkat lebih awal.

“Kami berharap tahun depan bisa menyediakan lebih banyak armada agar semakin banyak warga yang bisa terfasilitasi,” pungkasnya. (win)

BACA JUGA :

Sebanyak 4.000 pelari mengikuti Rupiah Borobudur Playon 2026 di kawasan Candi Borobudur, Kabupaten Magelang, Minggu (5/7/2026). Bank Indonesia Jawa Tengah bersama pemerintah daerah menggelar lomba 5K dan 10K untuk menggerakkan sport tourism, UMKM, edukasi rupiah, serta pengendalian inflasi, sekaligus menyalurkan lebih dari Rp600 juta dana pendaftaran bagi pengelolaan sampah di 10 desa sekitar Borobudur.
Semangat Sport Tourism, Ribuan Pelari Ramaikan Rupiah Borobudur Playon 2026
M. Iksan (55), warga Pungkursari, Kota Salatiga, merakit Yamaha Vixion 155 cc menjadi Jeep Willys mini berwarna hijau army selama tiga bulan dengan biaya sekitar Rp30 juta. Ia memadukan mesin motor, persneling serta kaki-kaki Daihatsu Zebra, lalu membentuk bodi dari rangka besi dan pelat agar kendaraan dapat digunakan melintasi jalan kota hingga tanjakan Bandungan.
Kreatif! Tukang Cat di Salatiga ini Sulap Motor Yamaha Vixion jadi Jeep Willys Mini
LAZIS Jateng Cabang Salatiga bekerja sama dengan Resta Pendopo KM 456 menggelar Khitan Ceria 2026 bagi 30 anak yatim, piatu, dan dhuafa di Baok, Ujung-Ujung, Pabelan, Kabupaten Semarang, Kamis (2/7/2026). Program tahun ketiga ini memberikan layanan sosial sekaligus mengajak peserta yang memasuki masa baligh meningkatkan ketaatan beribadah dan membiasakan salat lima waktu.
Puluhan Anak ikuti Khitan Ceria 2026 di Resta Pendopo KM 456
Belasan remaja masjid dari Perumahan Taman Manunggal Asri Tugu Bener, Tengaran, menggelar nonton bareng film inspiratif Bilal bin Rabah di Masjid Al Ikhlas, Jumat (3/7/2026). Kegiatan perdana yang digagas Ugema ini diisi salat Magrib dan pembagian doorprize untuk mempererat kebersamaan sekaligus mengajak pelajar mengisi liburan sekolah dengan aktivitas positif.
Isi Kegiatan Positif Liburan, Belasan Remaja Ugema Nobar Film Bilal

Tinggalkan komentar

Tinggalkan komentar

INFOGRAFIS

TERKINI

Heritage of Light Gedongsongo Fest menarik sekitar 3.000 pengunjung di kawasan wisata Candi Gedongsongo, Bandungan, Kabupaten Semarang, Sabtu (4/7/2026) malam. Pemerintah Kabupaten Semarang menghadirkan pesta lampion, atraksi seni, dan penampilan Niken Salindry untuk mempromosikan pariwisata, menggerakkan UMKM, serta meningkatkan okupansi hotel melalui sinergi dengan Festival Bunga Bandungan.
Pesta Lampion Gedongsongo Fest Sedot 3.000 Pengunjung, Dongkrak Pariwisata dan Okupansi Hotel Bandungan
Heritage of Light Gedongsongo Fest menarik sekitar 3.000 pengunjung di kawasan wisata Candi Gedongsongo, Bandungan, Kabupaten Semarang, Sabtu (4/7/2026) malam. Pemerintah Kabupaten Semarang menghadirkan...
Sebanyak 4.000 pelari mengikuti Rupiah Borobudur Playon 2026 di kawasan Candi Borobudur, Kabupaten Magelang, Minggu (5/7/2026). Bank Indonesia Jawa Tengah bersama pemerintah daerah menggelar lomba 5K dan 10K untuk menggerakkan sport tourism, UMKM, edukasi rupiah, serta pengendalian inflasi, sekaligus menyalurkan lebih dari Rp600 juta dana pendaftaran bagi pengelolaan sampah di 10 desa sekitar Borobudur.
Semangat Sport Tourism, Ribuan Pelari Ramaikan Rupiah Borobudur Playon 2026
Sebanyak 4.000 pelari mengikuti Rupiah Borobudur Playon 2026 di kawasan Candi Borobudur, Kabupaten Magelang, Minggu (5/7/2026). Bank Indonesia Jawa Tengah bersama pemerintah daerah menggelar lomba 5K dan...
M. Iksan (55), warga Pungkursari, Kota Salatiga, merakit Yamaha Vixion 155 cc menjadi Jeep Willys mini berwarna hijau army selama tiga bulan dengan biaya sekitar Rp30 juta. Ia memadukan mesin motor, persneling serta kaki-kaki Daihatsu Zebra, lalu membentuk bodi dari rangka besi dan pelat agar kendaraan dapat digunakan melintasi jalan kota hingga tanjakan Bandungan.
Kreatif! Tukang Cat di Salatiga ini Sulap Motor Yamaha Vixion jadi Jeep Willys Mini
M. Iksan (55), warga Pungkursari, Kota Salatiga, merakit Yamaha Vixion 155 cc menjadi Jeep Willys mini berwarna hijau army selama tiga bulan dengan biaya sekitar Rp30 juta. Ia memadukan mesin motor, persneling...
LAZIS Jateng Cabang Salatiga bekerja sama dengan Resta Pendopo KM 456 menggelar Khitan Ceria 2026 bagi 30 anak yatim, piatu, dan dhuafa di Baok, Ujung-Ujung, Pabelan, Kabupaten Semarang, Kamis (2/7/2026). Program tahun ketiga ini memberikan layanan sosial sekaligus mengajak peserta yang memasuki masa baligh meningkatkan ketaatan beribadah dan membiasakan salat lima waktu.
Puluhan Anak ikuti Khitan Ceria 2026 di Resta Pendopo KM 456
LAZIS Jateng Cabang Salatiga bekerja sama dengan Resta Pendopo KM 456 menggelar Khitan Ceria 2026 bagi 30 anak yatim, piatu, dan dhuafa di Baok, Ujung-Ujung, Pabelan, Kabupaten Semarang, Kamis (2/7/2026)....
04 Juli 2026 Pasang Laut Semarang Puncak Pukul 09.00–14
04 Juli 2026: Pasang Laut Semarang Puncak Pukul 09.00–14.00 WIB, Tinggi Air Capai 0,9 Meter
BMKG Stasiun Meteorologi Maritim Tanjung Emas Semarang memprakirakan pasang laut di Semarang mencapai 0,9 meter pada Sabtu, 4 Juli 2026, terutama pukul 09.00 hingga 14.00 WIB. Kenaikan muka air laut bersamaan...
Muat Lebih

POPULER

Kejaksaan Negeri Kabupaten Semarang menetapkan tiga koordinator kelompok masyarakat (Pokmas) Kelurahan Bergas Lor, Kecamatan Bergas, sebagai tersangka dugaan korupsi proyek pembangunan sarana prasarana dan pemberdayaan masyarakat yang bersumber dari Dana Alokasi Umum (DAU) Tambahan APBD Kabupaten Semarang Tahun Anggaran 2019–2020. Ketiganya diduga menyelewengkan dana swakelola hingga merugikan keuangan negara sekitar Rp600 juta dan ditahan sejak 30 Juni 2026 untuk kepentingan penyidikan.
Korupsi Dana Swakelola Bergas Lor Terbongkar, Tiga Koordinator Pokmas Dijebloskan ke Tahanan
Satreskrim Polres Semarang menangkap seorang pelatih taekwondo berinisial R (52) atas dugaan pencabulan terhadap muridnya yang masih berusia 13 tahun di sebuah tempat latihan di Kecamatan Ambarawa, Kabupaten Semarang. Peristiwa yang terjadi pada 30 Maret 2026 itu dilaporkan keluarga korban ke polisi hingga berujung penangkapan tersangka pada Selasa (30/6/2026). Polisi menjerat tersangka dengan Undang-Undang Tindak Pidana Kekerasan Seksual dan KUHP dengan ancaman hukuman maksimal 12 tahun penjara yang dapat diperberat karena adanya relasi kuasa.
Aksi Bejat Pelatih Taekwondo di Ambarawa: Cabuli Muridnya Lalu Beri Uang Tutup Mulut
Pengelola Warung Soemantri, Gani Nur Rahman, memprotes penutupan akses utama menuju lokasi usahanya di Jalan dr. O. Notohamidjojo, Blotongan, Kecamatan Sidorejo, Kota Salatiga, yang terjadi akibat pemasangan pagar oleh pihak lain. Kondisi tersebut dinilai menghambat pembangunan, menyulitkan pengunjung, serta berdampak pada rencana pengembangan warung sebagai ruang kreatif, edukasi, dan kawasan konservasi.
Pengelola Warung Soemantri Protes, Akses Pintu Masuk Ditutup Pagar