URL audio tidak tersedia.

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

[posts_like_dislike]
Penjabat Wali Kota Salatiga meminta RSUD Kota Salatiga tidak hanya memberikan layanan kesehatan secara maksimal juga fokus dalam keramahtamahan. Permintaan disampaikan dalam Soft Launching Holistic Healing and Wellness Center dan Pelayanan Vaksin serta Motivasi dari Penjabat Wali Kota dalam Menghadapi Akreditasi Rumah Sakit di Aula Bhineka Husada RSUD, Rabu (30/11/2022).

Mbak Google

KABAR RASIKA

Dalam Melayani, Pegawai RSUD Salatiga Harus Ramah

Dalam Melayani, Pegawai RSUD Salatiga Harus Ramah

Dalam Melayani, Pegawai RSUD Salatiga Harus Ramah

featured-img

RASIKAFM. COM | SALATIGA
Penjabat Wali Kota Salatiga meminta RSUD Kota Salatiga tidak hanya memberikan layanan kesehatan secara maksimal juga fokus dalam keramahtamahan. Permintaan disampaikan dalam Soft Launching Holistic Healing and Wellness Center dan Pelayanan Vaksin serta Motivasi dari Penjabat Wali Kota dalam Menghadapi Akreditasi Rumah Sakit di Aula Bhineka Husada RSUD, Rabu (30/11/2022).

dr. Riani Isyana Pramasanthi, M.Kes., dalam laporannya menjelaskan peserta acara motivasi dari Penjabat Wali Kota adalah Wakil Direktur Administrasi dan Keuangan, Wakil Direktur Pelayanan, Ka Bagian, Ka. Bidang, Sub Koordinator se-RSUD Salatiga, Ketua Akreditasi, Kepala Instalasi se-RSUD, Kepala Komite se-RSUD, Ketua Pokja se-RSUD, Kepala Ruangan se-RSUD, dan Tim Pelayanan Holistic Healing and Wellness Center (HHWC).

“RSUD memberikan layanan vaksinasi bagi masyarakat. Jenis vaksinasi dasar bagi bayi, balita, dan vaksin pengembangan bagi anak dan dewasa. Di bulan Desember RSUD Kota Salatiga akan melaksanakan survey akreditasi, mohon bapak ibu semua mendukung proses ini, sehingga bisa pertahankan akreditasi paripurna. Mohon dukungan dari bapak Penjabat Wali Kota, ibu Sekda dan DKK. Semoga di tahun 2022 ini RSUD bisa mempertahankan akreditasi paripurna,”pinta dr. Riani Isyana Pramasanthi.

Dalam sesi motivasi, Sinoeng N Rachmadi mengawali dengan tema watak dan karakter seseorang. “Ada orang yang bilang bahwa teman saya setelah kaya atau setelah memiliki jabatan menjadi sombong. Menurut saya sukses dan kaya itu tidak bisa merubah pribadi seseorang, yang ada adalah kekayaan dan kesuksesan itu menunjukkan keaslian watak seseorang tersebut. Kalau seseorang menduduki jabatan direktur, wali kota, gubernur tapi tidak tercerabut dari akarnya maka begitulah sifat dan karakternya,” terang Sinoeng.

“Kalau ketemu orang tidak ramah dan susah senyum jangan kerja di rumah sakit, karena pelayanan saja tidak cukup di RSUD. Itulah rumah sakit dalam Bahasa inggris adalah hospital, sedang hospitality merupakan bagaimana perlakuan terhadap orang lain. Keramahtamahan itu virus, salahnya hospitality daya sebarnya lambat. Lalu bagaimana bisa terwujud: pertama, inisiatif jangan menunggu, kalau menjadi bagian RS mulailah dari diri sendiri. Maka saya setuju mengawali dengan internalisasi, apakah kita sudah ramah dengan rekan kerja dan lingkungan. Fokuskan pada keramahtamahan agar mampu membawa dampak ikutan pada yang lain,” pesan Penjabat Wali Kota.

 

 

BACA JUGA :

Ini Langkah yang Disiapkan untuk Atasi Rob di Pati
Ini Langkah yang Disiapkan untuk Atasi Rob di Pati
Pemkot Salatiga Komit Perkuat Pelayanan Publik dengan Delapan Aksi Perubahan
Pemkot Salatiga Komit Perkuat Pelayanan Publik dengan Delapan Aksi Perubahan
Turunnya Populasi Sapi Potong Berimbas Pasokan di RPH Salatiga Dampaknya Picu Kenaikan Harga Daging
Turunnya Populasi Sapi Potong Berimbas Pasokan di RPH Salatiga Dampaknya Picu Kenaikan Harga Daging
Jalin Kerjasama dengan BKBH FH USM Rutan Salatiga Perluas Akses Bantuan Hukum dan Keadilan
Jalin Kerjasama dengan BKBH FH USM Rutan Salatiga Perluas Akses Bantuan Hukum dan Keadilan
Program Inpres Jalan Daerah (IJD) dinilai mampu mendorong pertumbuhan ekonomi di Jawa Tengah melalui peningkatan konektivitas antarwilayah. Gubernur Ahmad Luthfi menyampaikan hal itu saat peresmian bantuan IJD di Pendopo Kabupaten Pati, Selasa (23/6/2026), dengan menegaskan bahwa pembangunan jalan menuju kawasan wisata, desa wisata, serta sentra ekonomi akan menjadi prioritas untuk memperluas akses, memperlancar distribusi, dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat
IJD Jadi Penggerak Ekonomi Baru, Jateng Prioritaskan Jalan ke Kawasan Wisata
Sistem Kelistrikan Jawa Makin Stabil, PLN Berhasil Pulihkan Pembangkit yang Sempat Gangguan
Sistem Kelistrikan Jawa Makin Stabil, PLN Berhasil Pulihkan Pembangkit yang Sempat Gangguan

Tinggalkan komentar

Tinggalkan komentar

INFOGRAFIS

Kabar Terkini

POPULER

Sebanyak 70 pedagang daging sapi di Pasar Raya Salatiga menghentikan aktivitas jual beli selama lima hari, 22–26 Juni 2026, akibat kelangkaan pasokan sapi yang memicu kenaikan harga daging hingga Rp140.000 per kilogram. Pedagang mengaku penjualan menurun karena konsumen beralih ke bahan pangan lain, sehingga mereka meminta pemerintah turun tangan untuk menstabilkan harga dan menjaga keberlangsungan usaha.
Puluhan Pedagang Daging Sapi di Pasar Raya Kota Salatiga Sepakat Tidak Berjualan
Pemerintah Provinsi Jawa Tengah mengalokasikan puluhan miliar rupiah untuk pemeliharaan, rehabilitasi, dan peningkatan ruas jalan provinsi di kawasan Pantura Barat pada 2026. Kebijakan yang disampaikan Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi saat Rembug Pembangunan di Kota Tegal, Senin (22/6/2026), bertujuan memulihkan kemantapan jalan yang menurun akibat curah hujan tinggi sekaligus mendukung konektivitas dan pertumbuhan ekonomi daerah.
Jalan Pantura Barat Jadi Prioritas, Pemprov Jateng Gelontorkan Puluhan Miliar Rupiah untuk Perbaikan dan Pemeliharaan
Seorang pengendara sepeda motor Honda Scoopy berinisial AF (21) meninggal dunia setelah mengalami kecelakaan tunggal di Jalan Lingkar Selatan (JLS) Salatiga, tepatnya di kawasan Kumpulrejo, Argomulyo, Sabtu pagi (20/6/2026). Kecelakaan diduga terjadi karena korban kurang konsentrasi saat berkendara hingga motornya oleng ke kiri dan masuk ke parit. Korban sempat dirawat di RSUD dr. Soebarkat Tjitrodarmodjo sebelum dinyatakan meninggal dunia.
Alami Laka Tunggal di JLS, Pengendara Scoopy Meninggal Dunia