URL audio tidak tersedia.

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

[posts_like_dislike]
Komandan Korem 073 Makutarama (MKT) Salatiga, Kolonel Inf Purnomosidi menyatakan dirinya marah dan tersinggung atas pernyataan salah satu anggota DPR RI, ES yang mengatakan TNI adalah gerombolan.

Mbak Google

KABAR RASIKA

Danrem 073 MKT & Dandim Salatiga Geram, Institusi TNI Dikatakan Gerombolan Oleh Anggota DPR RI

Danrem 073 MKT & Dandim Salatiga Geram, Institusi TNI Dikatakan Gerombolan Oleh Anggota DPR RI

Danrem 073 MKT & Dandim Salatiga Geram, Institusi TNI Dikatakan Gerombolan Oleh Anggota DPR RI

Danrem 073 Makutarama, Kolonel Inf Purnomosidi. (Poto Arief Rasika)
featured-img

Komandan Korem 073 Makutarama (MKT) Salatiga, Kolonel Inf Purnomosidi menyatakan dirinya marah dan tersinggung atas pernyataan salah satu anggota DPR RI, ES yang mengatakan TNI adalah gerombolan.

Sikap yang sama juga ditegaskan oleh Dandim 0714 Salatiga, Letkol Ade P Siregar. Dandim ini merasa dirinya dihina dengan pernyataan anggota DPR RI Effendi Simbolon dengan perkataan yang menyakitkan ketika rapat Komisi 1 DPR RI dengan pimpinan TNI.

“Secara pribadi maupun sebagai Danrem 073 MKT saya sangat tersinggung dan marah atas pernyataan anggota DPR RI yang tidak pantas untuk dikatakan terhadap TNI. Kami sangat marah dan tersinggung,” tandas Kolonel Purnomosidi kepada para wartawan, (13/9/2022) di Makorem 073 MKT Salatiga.

Danrem 073 MKT Salatiga juga menyatakan agar Dandim di jajaran 073 MKT yang berada di dua eks Karesidenan Semarang menyatakan sikap bersama membela TNI dan akan lebih bagus lagi dukungan dari masyarakat, tokoh agama dan media massa mengecam pernyataan anggota DPR RI yang menuding TNI dengan pernyataan seenaknya dan menyinggung institusi TNI ini.

”Pernyataan ES anggota DPR RI tidak pantas sebagai wakil rakyat. Kalau TNI tidak solid dan dikatakan gerombolan, tentu negara ini sudah hancur. TNI tetap solid dan loyal kepada NKRI,” tandas Kolonel Purnomosidi.

Danrem saat diwawancarai Rasika

BACA JUGA :

Sebanyak 111 siswa SMP Arunika dan SD School of Life Lebah Putih mengikuti Kemah Alih Golongan 2026 di Bumi Perkemahan Kuncen, Polobogo, Kabupaten Semarang. Kegiatan dikemas sebagai pembelajaran berbasis pengalaman untuk melatih kemandirian, kerja sama, pemecahan masalah, dan kemampuan berpikir kritis melalui berbagai tantangan di alam.
Ratusan Siswa ikuti Kemah Alih Golongan, Tanamkan Sikap Belajar Mandiri, dan Bekerja Sama di Alam
Setelah sekitar 21 tahun terpisah dari keluarga, Nuryanto, warga Bugel, Sidorejo, Salatiga, akhirnya kembali ke rumah setelah ditemukan di Rumah Rehabilitasi Jalma Sehat, Kudus. Informasi tentang asalnya dari Salatiga ditelusuri relawan dan Dinas Sosial hingga identitasnya dipastikan oleh keluarga.
Setelah 21 Tahun Menghilang, Nuryanto akhirnya bisa Pulang ke Salatiga
Rencana pemindahan Lapas Kelas IIA Ambarawa, Kabupaten Semarang, ke lokasi baru di kawasan Jalan Lingkar Ambarawa belum terealisasi karena lahan masih berstatus zona hijau. Sembari menunggu kepastian pemanfaatan lahan, lapas tetap beroperasi dengan 507 warga binaan, jauh melebihi kapasitas ideal 222 orang.
Relokasi Lapas Ambarawa Terkendala Status Lahan, 507 Warga Binaan Masih Berdesakan
Karang Taruna Dharma Remaja Desa Manggihan, Getasan, Kabupaten Semarang, mengolah limbah sayuran dan buah menjadi biogas untuk memasak serta pupuk organik cair. Inovasi berbasis pengelolaan sampah dan energi alternatif tersebut mengantarkan mereka meraih juara pertama Lomba Karang Taruna Berprestasi 2026 tingkat Jawa Tengah dan mewakili Jateng di tingkat nasional.
Karang Taruna Manggihan Getasan Sulap Limbah Sayur Jadi Biogas, Juara 1 Jateng dan Melaju Nasional
Mahasiswa KKN Tim II Undip 2026 mengembangkan potensi ekonomi dan pangan lokal di Desa Purworejo, Wonogiri, selama program pengabdian masyarakat. Sebanyak 10 mahasiswa mendampingi UMKM memanfaatkan Google Maps, QRIS, media sosial, dan website untuk pemasaran, sekaligus mengolah singkong dan ikan lele menjadi BoLeSi sebagai alternatif makanan tambahan bergizi bagi balita.
KKN Undip Dorong Transformasi Desa Purworejo Wonogiri melalui Inovasi Pangan dan Digitalisasi Sektor Ekonomi
Sebanyak 165 warga binaan Rutan Kelas IIB Salatiga mengikuti Sensus Ekonomi 2026 (SE2026) yang digelar BPS Kota Salatiga di Aula Rutan, Kamis (20/8/2026). Pendataan tersebut dilakukan untuk memperoleh data ekonomi yang akurat dan komprehensif sebagai dasar perencanaan pembangunan, sekaligus memperkuat sinergi antara BPS dan jajaran pemasyarakatan.
Sensus Ekonomi 2026 Sasar Rutan Salatiga

Tinggalkan komentar

Tinggalkan komentar

INFOGRAFIS

Kabar Terkini

POPULER

20 Agustus 2026
Trans Jateng Menuju Transportasi Publik Hijau, Terjangkau, dan Terintegrasi di Jawa Tengah
Trans Jateng Menuju Transportasi Publik Hijau, Terjangkau, dan Terintegrasi di Jawa Tengah
Warga Dusun Tetep, Kelurahan Randuacir, Argomulyo, Salatiga, menggelar tradisi merti dusun atau sedekah bumi di Sendang Gambir pada 19 Agustus. Kegiatan tersebut menjadi ungkapan syukur sekaligus upaya merawat warisan leluhur, sumber mata air bersejarah, kesenian lokal, serta toleransi antarumat beragama melalui doa bersama dan pertunjukan budaya.
50 Tahun Lebih Warga Dusun Tetep Salatiga Gelar Ritual Tahunan Saparan
Kejaksaan Negeri Salatiga menyetorkan Rp150.297.670 hasil lelang 19 lot Barang Rampasan Negara ke Kas Negara, Kamis (20/8/2026). Lelang yang digelar melalui KPKNL Semarang pada 11–12 Agustus itu diikuti 66 peserta dan mencakup berbagai barang, mulai dari mobil, ponsel, pompa, penampungan air hingga tanah.
Eksekusi Tuntas, Kejaksaan Negeri Salatiga Setorkan Uang Ratusan Juta ke Kas Negara