URL audio tidak tersedia.

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

[posts_like_dislike]
"Forpamnas harus bisa menjadi 'cucuk lampah' (ujung tombak) untuk 'mandaya ajining tirta' (Mendayagunakan Air Bersih)" demikian salah satu pesan dalam kata sambutan Wakil Gubernur DIY Sri Sultan Hamengkubuwono X pada acara yang dihadiri oleh beberapa pejabat setempat.

Mbak Google

KABAR RASIKA

Dari Rakernas Forpamnas, JOGJA MENGINSPIRASI KITA

Dari Rakernas Forpamnas, JOGJA MENGINSPIRASI KITA

Dari Rakernas Forpamnas, JOGJA MENGINSPIRASI KITA

featured-img

Bertempat di Hotel The Rich Yogyakarta 28 – 30 januari 2022 berlangsung Rapat Kerja Nasional Forum Pelanggan Air Minum Nasional (Forpamnas) yang diikuti oleh perwakilan FIP, FKP, FP se-Indonesia berlangsung lancar dan dibuka oleh Wakil Gubernur DIY Sri Sultan Hamengkubuwono X yang berhalangan hadir.

Sambutan Gubernur DIY yang dibacakan Wagub DIY Sri Paduka Paku Alam X menyampaikan selamat datang kepada para peserta di kota Jogja dan berharap Jogja bisa berharap Jogja bisa menginspirasi kita semua. Disampingitu beliau memohon agar acara tetap berlangsung dengan disiplin protokol kesehatan.

“Forpamnas harus bisa menjadi ‘cucuk lampah’ (ujung tombak) untuk ‘mandaya ajining tirta’ (Mendayagunakan Air Bersih)” demikian salah satu pesan dalam kata sambutanya pada acara yang dihadiri oleh beberapa pejabat setempat.

Sekertaris Daerah Pemerintah Kabupaten Sleman Hardo Wisgoyo yang mewakili Bupati Sleman menyambut baik Rakernas Forum Pelaggan Air Minum Nasional. Menurutnya Forpamnas harus mampu menjadi penyeimbang antara kebutuhan pelanggan sebagai konsumen dan PDAM sebagai Produsen. ” Dari Sleman kita lestarikan air untuk NKRI” tambahnya.

Ketua Perpamsi pusat, Lalu Amad Zaini dalam sambutannya mendorong Forpamnas untuk ikut berperan serta dalam problem mendasar air yang sampai saat ini belum terselesaikan. Perpamsi berharap masalah air bersih penganggarannya bisa dimasukkan ke dalam APBN.

“2% saja dari APBN untuk dialokasikan ke Air Minum, itu sudah menyelesaikan masalah. Seperti kita ketahui bahwa jumlah PDAM menyelesaikan masalah. Seperti kita ketahui bahwa jumlah PDAM di Indonesi ada 440 yang terdiri dari 401 BUMD, 16 Swasta dan 32 BLUD. Jumlah pegawai PDAM sebanyak 57 ribu dan jumlah pelanggannya sekitar 14 juta. Dari jumlah itu 237 belum Full Cost Recovery, dan 141 sudah impas. Sementara 75% PDAM di Indonesia mempunyai jumlah di bawah 30.000 pelanggan” kata Lalu dalam sambutannya.

Ketua Perpamsi Pusat ini juga berharap Forpamsi bisa sebagai mitra strategis dan potret yang kritis dan konstruktif baik bagi Perpamsi, dan PDAM di masing-masing daerah, sehingga bisa bersinergi dengan baik dan ikut terlibat dalam penentuan dan kenaikan tarif.

Ir. Bambang Hardjono sebagai ketua Forpamnas, secara aklamasi terpilih kembali untuk periode 2022-2026 dalam sambutannya menyampaikan bahwa air merupakan kebutuhan mendasar bagi seluruh proses kehidupan, air tidak tergantikan oleh zat cair apapun, tanpa air seluruh proses kehidupan akan punah. Begitu pentingnya air sehingga badan dunia PBB melalui WHO perlu mencanangkan Hari Air Sedunia untuk diperingati setiap tanggal 21 maret sebagai Hari Air Sedunia.

“Forpamnas akan merekomendasikan kepada presiden agar air masuk dalam 10 bahan pokok yang pertama dan utama” tegasnya.

Dalam program jangka pendek Forpamnas akan segera melengkapi struktur organisasi dengan melakukan perubahan Akta Notaris dan kelengkapan kelembagaan organisasi. Selain itu Forpamnas akan segera menginventarisasi dan membentuk FKP/Forpam bagi kabupaten dan kota yang belum ada serta melakukan pembinaan untuk yang sudah terbentuk.

Ke depan Forpamnas harus bisa memaksimalkan media sosial sebagai kebutuhan, sehingga dalam waktu dekat akan membuat dan menata website, IG dan yang lain serta bermitra dengan media massa. Forpamnas terus berkomitmen untuk menjaga lingkungan agar mampu melestarikan sumber mata air.

Rakernas yang berlangsung 3 hari ini ditutup dengan kegiatan bakti sosial dengan melakukan penanaman pohon guna melindungi sumber bahan baku air minum di sungai Bedog dan desa Dayakan Kabupaten Sleman.

BACA JUGA :

Sebanyak 4.000 pelari mengikuti Rupiah Borobudur Playon 2026 di kawasan Candi Borobudur, Kabupaten Magelang, Minggu (5/7/2026). Bank Indonesia Jawa Tengah bersama pemerintah daerah menggelar lomba 5K dan 10K untuk menggerakkan sport tourism, UMKM, edukasi rupiah, serta pengendalian inflasi, sekaligus menyalurkan lebih dari Rp600 juta dana pendaftaran bagi pengelolaan sampah di 10 desa sekitar Borobudur.
Semangat Sport Tourism, Ribuan Pelari Ramaikan Rupiah Borobudur Playon 2026
M. Iksan (55), warga Pungkursari, Kota Salatiga, merakit Yamaha Vixion 155 cc menjadi Jeep Willys mini berwarna hijau army selama tiga bulan dengan biaya sekitar Rp30 juta. Ia memadukan mesin motor, persneling serta kaki-kaki Daihatsu Zebra, lalu membentuk bodi dari rangka besi dan pelat agar kendaraan dapat digunakan melintasi jalan kota hingga tanjakan Bandungan.
Kreatif! Tukang Cat di Salatiga ini Sulap Motor Yamaha Vixion jadi Jeep Willys Mini
LAZIS Jateng Cabang Salatiga bekerja sama dengan Resta Pendopo KM 456 menggelar Khitan Ceria 2026 bagi 30 anak yatim, piatu, dan dhuafa di Baok, Ujung-Ujung, Pabelan, Kabupaten Semarang, Kamis (2/7/2026). Program tahun ketiga ini memberikan layanan sosial sekaligus mengajak peserta yang memasuki masa baligh meningkatkan ketaatan beribadah dan membiasakan salat lima waktu.
Puluhan Anak ikuti Khitan Ceria 2026 di Resta Pendopo KM 456
Belasan remaja masjid dari Perumahan Taman Manunggal Asri Tugu Bener, Tengaran, menggelar nonton bareng film inspiratif Bilal bin Rabah di Masjid Al Ikhlas, Jumat (3/7/2026). Kegiatan perdana yang digagas Ugema ini diisi salat Magrib dan pembagian doorprize untuk mempererat kebersamaan sekaligus mengajak pelajar mengisi liburan sekolah dengan aktivitas positif.
Isi Kegiatan Positif Liburan, Belasan Remaja Ugema Nobar Film Bilal
PT Mitra Anugerah Bumi Agung berkomitmen memperbaiki jalan rusak di Desa Tlompakan, Kecamatan Tuntang, Kabupaten Semarang, mulai 12 Juli 2026 setelah audiensi dengan warga dan DPRD Kabupaten Semarang, Jumat (3/7/2026). Warga juga menuntut pembatasan jam operasi, kelayakan armada, perbaikan drainase, dan rambu keselamatan. DPRD akan mendorong penghentian sementara tambang bila komitmen tidak direalisasikan.
DPRD Kabupaten Semarang Ultimatum Tambang Galian C di Tuntang: Taati Kesepakatan atau Operasional Ditutup!
Masuki Usia Ke-118 Tahun, Ikatan Notaris Indonesia Didorong Terus Jaga Integritas
Masuki Usia Ke-118 Tahun, Ikatan Notaris Indonesia Didorong Terus Jaga Integritas

Tinggalkan komentar

Tinggalkan komentar

INFOGRAFIS

Kabar Terkini

POPULER

Kejaksaan Negeri Kabupaten Semarang menetapkan tiga koordinator kelompok masyarakat (Pokmas) Kelurahan Bergas Lor, Kecamatan Bergas, sebagai tersangka dugaan korupsi proyek pembangunan sarana prasarana dan pemberdayaan masyarakat yang bersumber dari Dana Alokasi Umum (DAU) Tambahan APBD Kabupaten Semarang Tahun Anggaran 2019–2020. Ketiganya diduga menyelewengkan dana swakelola hingga merugikan keuangan negara sekitar Rp600 juta dan ditahan sejak 30 Juni 2026 untuk kepentingan penyidikan.
Korupsi Dana Swakelola Bergas Lor Terbongkar, Tiga Koordinator Pokmas Dijebloskan ke Tahanan
Satreskrim Polres Semarang menangkap seorang pelatih taekwondo berinisial R (52) atas dugaan pencabulan terhadap muridnya yang masih berusia 13 tahun di sebuah tempat latihan di Kecamatan Ambarawa, Kabupaten Semarang. Peristiwa yang terjadi pada 30 Maret 2026 itu dilaporkan keluarga korban ke polisi hingga berujung penangkapan tersangka pada Selasa (30/6/2026). Polisi menjerat tersangka dengan Undang-Undang Tindak Pidana Kekerasan Seksual dan KUHP dengan ancaman hukuman maksimal 12 tahun penjara yang dapat diperberat karena adanya relasi kuasa.
Aksi Bejat Pelatih Taekwondo di Ambarawa: Cabuli Muridnya Lalu Beri Uang Tutup Mulut
Pengelola Warung Soemantri, Gani Nur Rahman, memprotes penutupan akses utama menuju lokasi usahanya di Jalan dr. O. Notohamidjojo, Blotongan, Kecamatan Sidorejo, Kota Salatiga, yang terjadi akibat pemasangan pagar oleh pihak lain. Kondisi tersebut dinilai menghambat pembangunan, menyulitkan pengunjung, serta berdampak pada rencana pengembangan warung sebagai ruang kreatif, edukasi, dan kawasan konservasi.
Pengelola Warung Soemantri Protes, Akses Pintu Masuk Ditutup Pagar