KAWAN PEMANDU JALAN

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

KABAR RASIKA

Demam Permainan Lato Lato Landa Salatiga, Orang Tua Senang Karena Anak Melupakan HP

Demam Permainan Lato Lato Landa Salatiga, Orang Tua Senang Karena Anak Melupakan HP

Demam Permainan Lato Lato Landa Salatiga, Orang Tua Senang Karena Anak Melupakan HP

RASIKAFM.COM – SALATIGA – Munculnya permainan lato-lato jadul kembali populer ditanah air, permainan ini dilakukan oleh banyak kalangan, mulai dari anak kecil hingga orang dewasa. Pun tak terkecuali dikota Salatiga, Kini viral, sejak akhir tahun 2022 lalu.

Pantauan wartawan kini di setiap sudut gang dan jalan banyak anak dan orang dewasa yang memainkannya.

Kepada Rasika FM, Pujiono penjual lato lato yang mangkal di jalan Sukarno Hatta Salatiga (depan Formulatrik) mengaku setelah viral dimedia sosial pada medio November tahun 2022 lalu setiap hari ia mampu menjual antara 70 sampai 100 buah lato lato perharinya, padahal sebelumnya paling banyak 5 biji saja “setelah permainan ini viral di medsos kini banyak yang mencari mas, kadang saya sampai kehabisan stok” ujar Pujiono warga Sumogawe ini.

Ahmad Yasin pelajar kelas 7 salah satu SMP disalatiga ini mengaku membeli karena sebagian besar temanya sudah memiliki, bahkan ada yang mengkoleksi warna “saya beli sudah yang ke lima kalinya, untuk koleksi warna, kalo dulu harganya 5 ribu kini bisa 15 ribu” ujar Yasin.

Sementara itu permainan lato lato justru disambut positif oleh sebagian orang tua di Salatiga, bagi Syarifudin misalnya, ia senang jika banyak anak yang bermaik lato lato “meski berisik dan kadangkala mengganggu namun saya senang karena anak anak kini mulai meninggalkan HP, semoga ini berlangsung lama” ujar ketua RT asal Bener ini.

Seperti diketahui Viralnya lato lato berawal dari pengguna TikTok yang banyak mengunggah video lato-lato sehingga banyak yang tertarik untuk memainkannya.

Betuk lato lato sendiri , berupa dua pemberat yang dihubungkan dengan tali lain, pendulum dan cincin di atasnya. Dimainkan dengan cara memukul dua pemberat dengan cepat untuk menghasilkan suara yang khas.

Awalnya Lato-lato adalah permainan populer di Amerika Serikat dari akhir 1960-an hingga awal 1970-an, Nama Lato-Lato sendiri Berasal dari Bahasa Bugis. Sedangkan Makassar menyebutnya etek-etek, nok-nok dan toki-toki.

Permainan lato lato yang kini viral

Kabar Terkini

POPULER

Menag MTQ Nasional di Semarang Jadi Pesta Rakyat Lintas Agama
Menag: MTQ Nasional di Semarang Jadi Pesta Rakyat Lintas Agama
Kota Semarang menjadi pusat pelaksanaan MTQ Nasional XXXI 2026 selama 10 hari, 11–20 September. Rangkaian dimulai dengan kedatangan kafilah dan Malam Ta’aruf, dilanjutkan pembukaan pada 12 September yang dijadwalkan dihadiri Presiden Prabowo Subianto. Kompetisi berlangsung 13–18 September, sebelum city tour, penutupan, dan kepulangan kafilah ke daerah masing-masing.
Catat Jadwalnya, MTQ Nasional XXXI Digelar 11-20 September di Semarang
DPRD Kabupaten Semarang meminta sosialisasi rencana pengembangan geothermal Gunung Ungaran tidak menjadi formalitas agar masyarakat dapat menyatakan menerima atau menolak proyek tersebut. Wakil Ketua Komisi B DPRD Kabupaten Semarang Said Riswanto menyampaikan hal itu di Ungaran, Kamis (10/9/2026), karena suara warga dinilai penting dalam proses pembangunan dan pengelolaan lingkungan.
DPRD Kabupaten Semarang Ingatkan Sosialisasi Geothermal Jangan Dianggap Persetujuan Warga
Pawai Ta’aruf MTQ Nasional XXXI di Kota Semarang, Sabtu (12/9/2026), menampilkan keragaman budaya sekaligus semangat toleransi masyarakat. Wali Kota Semarang Agustina mengapresiasi keterlibatan masyarakat lintas agama dalam kegiatan tersebut. Lebih dari 1.000 peserta dari 38 kontingen mengikuti pawai sepanjang sekitar 2,5 kilometer dari Balai Kota menuju Kantor Gubernur Jawa Tengah.
Mandra "Sidoel" ikut Pawai Pembukaan MTQ di Semarang
[pekok2]