URL audio tidak tersedia.

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

[posts_like_dislike]

Mbak Google

KABAR RASIKA

Dorong Pertumbuhan Ekonomi di Salatiga, Exit Tol Pattimura Dibangun Tahun Ini

Dorong Pertumbuhan Ekonomi di Salatiga, Exit Tol Pattimura Dibangun Tahun Ini

Dorong Pertumbuhan Ekonomi di Salatiga, Exit Tol Pattimura Dibangun Tahun Ini

featured-img

RASIKAFM.COM | SALATIGA - Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) melalui Badan Pengatur Jalan Tol (BPJT) bersama Trans Marga Jateng (TMJ) selaku pengelola Jalan Tol Semarang-Solo segera membangun Pintu exit tol di Jalan Pattimura, Kota Salatiga di Tahun 2023.

“Exit tol di Jalan Pattimura Salatiga merupakan pintu masuk dan keluar akses Kota Salatiga ke arah Semarang maupun sebaliknya dari Semarang ke Salatiga dan segera dibangun pada tahun 2023 ini,” kata Kepala Bidang Sistem Informasi Layanan Jalan Tol Ali Rachmadi saat mendampingi Kunjungan Kerja (Kunker) Komisi V DPR RI, di Kota Salatiga, belum lama ini.

Menurut Ali Rachmadi, lahan yang sudah bebas guna pembangunan stage 1 ramp on dan ramp off pada Exit Tol Pattimura ini sudah 99%, namun masih ada sekitar 629 meter persegi pada ramp off yang hingga saat ini sedang disiapkan proses penyiapan tim appraisal pada lahan tersisa yang merupakan Tanah Kas Desa oleh Pemerintah Kota Salatiga, ujarnya.

Untuk desain Ali Rachmadi mengatakan, saat ini masih didiskusikan oleh Direktorat Jalan Bebas Hambatan untuk penyempurnaan Exit Tol tersebut.

Direktur Utama PT Trans Marga Jawa Tengah (TMJ) Prajudi mengatakan, telah menyiapkan dana terkait lahan tersisa dan tinggal menunggu pembayaran,” selanjutnya, TMJ memerlukan surat tugas dari Badan Pengatur Jalan Tol (BPJT) untuk pelaksanaan lebih lanjut.

Sementara, Anggota Komisi V DPR RI, M Fadholi asal Salatiga mengapresiasi upaya Kementerian PUPR, BUJT, dan pemerintah daerah dalam upaya merealisasikan terwujudnya Exit Tol Pattimura,” kalau itu (Exit Tol Patimura) tidak dibangun Salatiga akan menjadi sepi berdampak pada ‘income’ serta PAD Kota Salatiga pun akan turun,” tandas Fadholi.

Tol Semarang – Solo sepanjang 72,95 Km merupakan bagian dari jaringan jalan tol Trans Jawa dikelola oleh PT. Trans Marga Jateng (TMJ), kelompok usaha PT. Jasa Marga (Persero) Tbk terbagi menjadi lima seksi. Seksi I yakni Banyumanik-Ungaran (10,85 km) sudah beroperasi sejak 26 Agustus 2011, dan seksi II Ungaran-Bawen (11,99 km) telah dioperasikan pada 4 April 2014.

Selanjutnya Seksi III Bawen-Salatiga (17,59 km), beroperasi sejak 25 September 2017. Kemudian untuk Seksi IV Salatiga-Boyolali (24,47 km), dan Seksi V Boyolali-Kartasura (7,74 km) sudah beroperasi pada 20 Desember 2018.

BACA JUGA :

PT Jasamarga Semarang Batang melakukan uji kekesatan (Skid Resistance Test) di Ruas Tol Semarang–Batang sebagai bagian dari pemenuhan Standar Pelayanan Minimal (SPM). Pengujian ini bertujuan mengukur daya cengkeram ban terhadap permukaan jalan agar risiko kendaraan tergelincir dapat diminimalkan, sekaligus menjadi dasar pelaksanaan pemeliharaan demi menjaga keamanan, kenyamanan, dan keselamatan pengguna jalan tol.
Ternyata Jalan Tol Rutin Jalani Uji Kekesatan Jalan, Apa Itu dan Mengapa Penting?
Komisi A DPRD Salatiga Soroti Tunggakan Biaya Pasien RSUD hingga Milyaran
Komisi A DPRD Salatiga Soroti Tunggakan Biaya Pasien RSUD hingga Milyaran
MPLS di SMA Sainstek Salatiga, Siswa dan Guru ikuti Psikotes untuk Penguatan Karakter
MPLS di SMA Sainstek Salatiga, Siswa dan Guru ikuti Psikotes untuk Penguatan Karakter
Kementerian Agama Kabupaten Semarang meluncurkan Program Pohon Cinta secara serentak di seluruh Kantor Urusan Agama (KUA), Selasa (14/7/2026), dengan mewajibkan setiap calon pengantin menanam sedikitnya satu pohon. Program yang menjadi bagian dari implementasi Ekoteologi ini bertujuan mendorong pelestarian lingkungan, memperkuat nilai keagamaan, sekaligus mendukung penghijauan di Kabupaten Semarang. Hingga kini, sekitar 6.600 bibit pohon telah ditanam melalui program tersebut.
Catin di Kabupaten Semarang Wajib Tanam "Pohon Cinta" Sebelum Menikah
Dinas Perhubungan Kabupaten Semarang bersama PT Jasamarga Jogja Bawen menyempurnakan jalur kanalisasi sepeda motor di Exit Tol Bawen dengan mengubah bentuk pulau jalan menjadi lebih landai. Perbaikan yang dilakukan setelah evaluasi dan koordinasi dengan PT Trans Marga Jateng ini bertujuan meningkatkan keselamatan, kenyamanan, serta memudahkan pengendara sepeda motor bergabung ke lajur utama.
Pulau Jalan Exit Tol Bawen Dibongkar, Kurangi Risiko Manuver Pengendara Motor
Mulai Hari Ini! Sebagian Wilayah Salatiga Padam, PLN Resmi Umumkan Mati Lampu 3 Hari Berturut-turut
Mulai Hari Ini! Sebagian Wilayah Salatiga Padam, PLN Resmi Umumkan Mati Lampu 3 Hari Berturut-turut

INFOGRAFIS

Kabar Terkini

POPULER

Dinas Perhubungan Kabupaten Semarang bersama Satlantas Polres Semarang melakukan monitoring operasional angkutan galian C milik PT Mitra Anugerah Bumi Agung (MABA) di Desa Delik, Kecamatan Tuntang, Senin (13/7/2026). Dalam inspeksi tersebut, petugas menemukan sejumlah truk yang belum memenuhi persyaratan laik jalan. Pengusaha tambang diberi peringatan untuk melengkapi persyaratan teknis dan administrasi kendaraan, serta diminta mengoptimalkan penyiraman jalan, penggunaan terpal, dan pengaturan lalu lintas guna mengurangi dampak terhadap masyarakat.
Dishub Kabupaten Semarang Lakukan Pengawasan Angkutan Galian C di Delik Tuntang, Soroti Kelayakan Kendaraan dan Pengendalian Debu
SMA Sainstek Ahmad Dahlan Salatiga menggelar kegiatan Awalussanah di Gedung DPRD Kota Salatiga, Sabtu (11/7/2026), dengan penyampaian materi menggunakan bahasa Inggris dan Indonesia. Kegiatan ini bertujuan memperkenalkan program sekolah, guru, dan siswa baru sekaligus menegaskan komitmen membangun sekolah modern berbasis sains, teknologi, riset, serta nilai-nilai Al-Qur'an dan Al-Hadits untuk menyiapkan lulusan berdaya saing global.
42 Siswa Baru SMA Sainstek Salatiga ikuti Awalussanah, Penyajian Materi disampaikan dalam Dua Bahasa
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprakirakan cuaca Semarang dan Jawa Tengah pada Senin, 13 Juli 2026, didominasi kondisi cerah hingga cerah berawan. Hasil pengamatan pukul 06.00 WIB menunjukkan suhu udara di Semarang mencapai 25,4 derajat Celsius dengan kelembapan 65 persen, sementara cuaca kering masih berpotensi meningkatkan risiko kebakaran hutan dan lahan di sejumlah wilayah.
13 Juli 2026: Cuaca Semarang Cerah, BMKG Minta Waspadai Potensi Kebakaran Hutan dan Lahan di Jawa Tengah