URL audio tidak tersedia.

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

[posts_like_dislike]
Harga beras di sejumlah pasar di Kota Salatiga belakangan ini mengalami kenaikan yang signifikan, salah satunya terjadi di Pasar Blauran Kota Salatiga, di mana harga beras telah naik hingga mencapai Rp15.500 per kilogram. Kenaikan ini diduga disebabkan oleh pasokan beras yang terbatas dan beberapa daerah yang mengalami gagal panen karena faktor cuaca dan bencana alam.

Mbak Google

KABAR RASIKA

Faktor Cuaca, Harga Beras di Kota Salatiga Tembus di Atas Rp15.000

Faktor Cuaca, Harga Beras di Kota Salatiga Tembus di Atas Rp15.000

Faktor Cuaca, Harga Beras di Kota Salatiga Tembus di Atas Rp15.000

Harga beras di sejumlah pasar di Kota Salatiga belakangan ini mengalami kenaikan yang signifikan, salah satunya terjadi di Pasar Blauran Kota Salatiga, di mana harga beras telah naik hingga mencapai Rp15.500 per kilogram. Kenaikan ini diduga disebabkan oleh pasokan beras yang terbatas dan beberapa daerah yang mengalami gagal panen karena faktor cuaca dan bencana alam.
Foto dok IST
Pedagang beras di Pasar Blauran Salatiga
featured-img

RASIKAFM.COM | SALATIGA – Harga beras di sejumlah pasar di Kota Salatiga beberapa waktu belakangan ini mengalami kenaikan yang cukup drastis.

Salah satunya di Pasar Blauran Kota Salatiga, di mana harga beras saat ini mengalami kenaikan hingga Rp15.500 per kg.

Diduga Kenaikan harga itu disebabkan karena pasokan beras yang sedikit dan beberapa daerah mengalami gagal panen karena faktor cuaca dan bencana alam.

Salah seorang pedagang beras Rusti mengaku, kenaikan harga sudah terjadi sepekan terakhir. Puncaknya beberapa hari ini harga beras mencapai harga tertinggi yakni Rp15.500 per kilogram untuk beras jenis medium.

“Ini harga (beras) naik terus, sekarang yang medium harganya Rp15.500 kalau yang premium ya Rp16.000 per kilogram. Sebelumnya naik juga tapi hanya sampai Rp14.000,” terangnya Jumat (9/2/2024).

Diakuinya, kenaikan harga beras ini membuat dirinya sering kali diprotes pembeli. Sebab kenaikan terjadi secara terus-menerus. Menurutnya, kenaikan itu disebabkan beberapa daerah yang belum memasuki panen raya dan faktor cuaca.

Hal senada juga diungkapkan pemilik penggilingan padi di Desa Pulutan, Kecamatan Sidorejo, Kota Salatiga, Rosadi menuturkan, harga beras setiap hari mengalami kenaikkan. Beberapa hari lalu, harga beras jenis C4 masih dikisaran Rp13.600 per kilogram.

“Hari ini naik jadi Rp14.000 per kilogram. Kemudian beras jenis GH naik jadi Rp15.000 per kilogram dan Bramo naik jadi Rp14.600 per kilogram,” ungkap Rosadi.

Menurutnya, kenaikan harga beras disebabkan banyak petani yang mengalami gagal panen. Selain itu, saat ini belum memasuki panen raya, sehingga stok gabah kering giling yang dimiliki petani maupun pedagang sedikit.

“Kalau stok gabah sedikit, pasti harga beras naik. Apalagi sekarang curah hujan tinggi, petani maupun pedagang kesulitan mengeringkan gabah sehingga stok beras pun juga sedikit,” ucapnya.

BACA JUGA :

Seorang remaja berinisial MYN (21), warga Kabupaten Purworejo, meninggal dunia setelah tenggelam di dam Sungai Kalimojo, Dusun Manggisan, Desa Tegalwaton, Kecamatan Tengaran, Kabupaten Semarang, Senin (3/8/2026) sore. Korban diduga tenggelam usai melompat ke sungai saat bermain bersama rekannya, kemudian dievakuasi oleh warga, polisi, PMI, dan relawan sebelum dibawa ke rumah sakit.
Berenang di Sungai Kalimojo Tengaran, Remaja asal Purworejo Tenggelam
Sebanyak 250 siswa sekolah dasar dari Solo Raya, Sleman, dan Bantul mengikuti psikotes gratis pemetaan bakat dan minat di Aula Lantai 2 Masjid Raya Sheikh Zayed Solo, Minggu (2/8/2026). Kegiatan kolaborasi Beehive Tumbuh Ngremboko Salatiga, Masyarakat Vokasi (Mavi), dan Takmir Masjid Raya Sheikh Zayed Solo ini bertujuan membantu orang tua mengenali potensi, karakter, dan minat anak sebagai dasar pendampingan serta pengembangan pendidikan yang lebih tepat.
250 Anak Antusias ikuti Psikotes Gratis di Masjid Raya Sheikh Zayed Solo
Pemerintah Kota Salatiga memberikan penghargaan kepada pemenang Lomba Kreativitas dan Inovasi Masyarakat (Krenova) 2026 dalam apel pagi di Kantor Pemerintah Kota Salatiga, Senin (3/8/2026). Penghargaan diserahkan Wali Kota Salatiga, dr. Robby Hernawan, sebagai apresiasi atas inovasi yang mampu menjawab persoalan masyarakat, meningkatkan kualitas pelayanan publik, serta mendorong budaya inovasi yang berkelanjutan.
Pemkot Salatiga Anugerahi Pemenang Krenova 2026, Inovasi harus Jawab Persoalan
Pabrik Pengolahan Triplek di Tengaran Terbakar, Kerugian Milyaran Rupiah
Pabrik Pengolahan Triplek di Tengaran Terbakar, Kerugian Milyaran Rupiah
Pemerintah Provinsi Jawa Tengah bersama Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Jawa Tengah menyiapkan strategi pengembangan pariwisata berkelanjutan dan ekonomi syariah sejak 2026 sebagai penggerak ekonomi 2027. Sekretaris Disbudparekraf Jateng Endro Wicaksa menyebut fokus diarahkan pada penguatan SDM, pengembangan destinasi, dan infrastruktur, sementara BI mendorong investasi yang tetap memperhatikan aspek lingkungan agar kontribusi sektor pariwisata terhadap perekonomian daerah terus meningkat.
Melihat dari Dekat Resep Sukses Bali, Jawa Tengah Siapkan Pariwisata Berkelanjutan sebagai Penggerak Ekonomi 2027
Istiono Tertabrak Sepeda Motor Di Jalan Lingkar Salatiga saat Berjalan Kaki
Pejalan Kaki Tertabrak Sepeda Motor di Jalan Lingkar Salatiga

Tinggalkan komentar

Tinggalkan komentar

INFOGRAFIS

Kabar Terkini

POPULER

Pemerintah Kabupaten Semarang meluncurkan tiga proyek perubahan, yakni Pangan Berdikari, Sadewa, dan Gada Krisna di Balai Desa Kemetul, Kecamatan Susukan, Selasa (28/7/2026). Bupati Ngesti Nugraha menyatakan program tersebut dirancang untuk memperkuat ketahanan pangan, meningkatkan kesiapsiagaan masyarakat menghadapi bencana, serta mencegah penyalahgunaan narkoba melalui kolaborasi lintas sektor dan pemberdayaan masyarakat berbasis desa.
Tiga Program Perubahan Diluncurkan, Pemkab Semarang Perkuat Ketahanan Pangan, Mitigasi Bencana hingga Perang Melawan Narkoba
Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Reguler ke-129 Tahun Anggaran 2026 resmi dilaksanakan di Desa Cukil, Kecamatan Tengaran, Kabupaten Semarang, selama 15 Juli hingga 13 Agustus 2026. Komandan Kodim 0714/Salatiga Fajar Hapsari Nugroho menyatakan program ini berfokus pada pembangunan jalan rabat beton sepanjang 1,25 kilometer yang menghubungkan Desa Cukil dan Desa Kemetul, disertai pembangunan rumah tidak layak huni, rehabilitasi fasilitas ibadah, serta pemberdayaan masyarakat guna meningkatkan akses dan kesejahteraan warga.
TMMD Reguler ke-129 di Kabupaten Semarang Resmi Bergulir, Perkuat Infrastruktur dan Ekonomi Warga
Ratusan Warga Meriahkan Gelar Pasar Murah dan Cek Kesehatan di Kejari Salatiga
Ratusan Warga Meriahkan Gelar Pasar Murah dan Cek Kesehatan di Kejari Salatiga

Copyright @ rasikafm.com | All rights reserved