URL audio tidak tersedia.

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

[posts_like_dislike]
Gubernur Ganjar Pranowo mulai melakukan pantauan jalur mudik di Jawa Tengah. Sebelum melaksanakan kunjungan kerja ke Grobogan, Ganjar mengecek simpang Pasar Mranggen dan Fly Over Ganefo, Senin (18/4).

Mbak Google

KABAR RASIKA

FO Ganefo Direncanakan Selesai Agustus, Ganjar: Kita Siapkan Rekayasa Lalu Lintas Saat Mudik

FO Ganefo Direncanakan Selesai Agustus, Ganjar: Kita Siapkan Rekayasa Lalu Lintas Saat Mudik

FO Ganefo Direncanakan Selesai Agustus, Ganjar: Kita Siapkan Rekayasa Lalu Lintas Saat Mudik

featured-img

DEMAK – Gubernur Ganjar Pranowo mulai melakukan pantauan jalur mudik di Jawa Tengah. Sebelum melaksanakan kunjungan kerja ke Grobogan, Ganjar mengecek simpang Pasar Mranggen dan Fly Over Ganefo, Senin (18/4).

Di jalan depan Pasar Mranggen, arus lalu lintas tampak ramai lancar. Titik tersebut, sering terjadi kemacetan karena adanya pasar tumpah yang memadati sepanjang jalan.

Ganjar didampingi Kepala Dinas PU, Bina Marga dan Cipta Karya Jateng Hanung Triyanto dan Kepala Dinas Perhubungan, Henggar Budi Anggoro saat pengecekan. Dari situ, Ganjar lanjut mengecek proyek Fly Over Ganefo.

“Kita pantau daerah yang coba kita mitigasi ya, potensi kemacetan yang cukup tinggi pertama karena keputusan mudik pasti mesti kita ikuti dengan persiapan daerah, terutama mengatur lalu lintasnya. Ini dengan dishub kita sudah mulai ngecek di jalan semarang demak,” kata Ganjar.

Proyek Fly Over Ganefo, kata Ganjar, belum bisa selesai pada lebaran 2022. Masih ada satu bagian yang belum terpasang.

“Ini tinggal satu aja pemasangan bentangan baja yang melintasi kereta dan ini cukup panjang, rasa-rasanya tidak mungkin kita bereskan sebelum lebaran. Sehingga mungkin akan dipasang setelah lebaran agar lebih lancar,” ujarnya.

Target penyelesaian proyek Fly Over Ganefo, lanjut Ganjar, diperkirakan selesai pada Agustus mendatang.

“Target selesai mudah-mudahan agustus, mau dipaskan sama ultah Jateng dan RI kira-kira,” ucap Ganjar.

Ganjar mengatakan, jelang Lebaran 2022 pihaknya mulai menyiapkan jalur-jalur alternatif dan rekayasa lalu lintas. Ganjar juga meminta Dishub Jateng untuk segera mengujicoba jalur alternatif yang ada.

“Kalau kita melihat jelang besok libur lebaran kita mesti buat rekayasa lalu lintas, maka tadi juga dibuatkan jalur alternatif. Tinggal diujicobakan, biar kemudian kita bisa kerjasama dengan pemerintah kabupaten demak termasuk kepolisian,” tandasnya.

BACA JUGA :

pilkades 2026
Pilkades Kabupaten Semarang Tahap Pertama Digelar 14 Desember 2026, 140 Desa Bersiap
Ada Pemeliharaan Tol Semarang ABC, Sejumlah Lajur Arah Jatingaleh Terdampak
Ada Pemeliharaan Tol Semarang ABC, Sejumlah Lajur Arah Jatingaleh Terdampak
Seniman asal Bergas, Kabupaten Semarang, Sidik Gunawan, menuangkan keinginan menenangkan diri melalui karya pari corek bergambar Buddha yang sedang bersemedi di lahan sawah seluas 1.200 meter persegi. Ia memanfaatkan padi hijau dan Black Madras untuk membentuk gambar sekaligus mengembangkan potensi wisata dan ekonomi petani tanpa mengalihfungsikan lahan.
Keinginan Bersemedi yang Belum Terwujud, Dituangkan Sidik Gunawan Lewat Pari Corek Bergambar Sang Buddha
Ratusan warga dari sembilan desa dan empat kelurahan memadati Kantor Kecamatan Bergas, Kabupaten Semarang, Selasa (25/8/2026), untuk mengikuti Kesenian Rakyat dan Expo Kecamatan Bergas serta KKN UPGRIS Berdampak 2026. Kegiatan tersebut menghadirkan produk UMKM lokal sekaligus memperkuat kolaborasi UPGRIS dan Pemerintah Kabupaten Semarang melalui program KKN.
Tanggal Merah! Ratusan Warga Bergas Meriahkan Expo KKN UPGRIS Berdampak 2026
Rencana pemindahan Lapas Kelas IIA Ambarawa, Kabupaten Semarang, ke lokasi baru di kawasan Jalan Lingkar Ambarawa belum terealisasi karena lahan masih berstatus zona hijau. Sembari menunggu kepastian pemanfaatan lahan, lapas tetap beroperasi dengan 507 warga binaan, jauh melebihi kapasitas ideal 222 orang.
Relokasi Lapas Ambarawa Terkendala Status Lahan, 507 Warga Binaan Masih Berdesakan
Karang Taruna Dharma Remaja Desa Manggihan, Getasan, Kabupaten Semarang, mengolah limbah sayuran dan buah menjadi biogas untuk memasak serta pupuk organik cair. Inovasi berbasis pengelolaan sampah dan energi alternatif tersebut mengantarkan mereka meraih juara pertama Lomba Karang Taruna Berprestasi 2026 tingkat Jawa Tengah dan mewakili Jateng di tingkat nasional.
Karang Taruna Manggihan Getasan Sulap Limbah Sayur Jadi Biogas, Juara 1 Jateng dan Melaju Nasional

Tinggalkan komentar

Tinggalkan komentar

INFOGRAFIS

Kabar Terkini

POPULER

20 Agustus 2026
Rencana pemindahan Lapas Kelas IIA Ambarawa, Kabupaten Semarang, ke lokasi baru di kawasan Jalan Lingkar Ambarawa belum terealisasi karena lahan masih berstatus zona hijau. Sembari menunggu kepastian pemanfaatan lahan, lapas tetap beroperasi dengan 507 warga binaan, jauh melebihi kapasitas ideal 222 orang.
Relokasi Lapas Ambarawa Terkendala Status Lahan, 507 Warga Binaan Masih Berdesakan
Trans Jateng Menuju Transportasi Publik Hijau, Terjangkau, dan Terintegrasi di Jawa Tengah
Trans Jateng Menuju Transportasi Publik Hijau, Terjangkau, dan Terintegrasi di Jawa Tengah
Warga Desa Pakopen, Kecamatan Bandungan, Kabupaten Semarang, menemukan bayi perempuan yang masih hidup di bawah pohon mahoni, Senin (24/8/2026) sekitar pukul 16.40 WIB. Bayi ditemukan Slamet (73) saat mencari kayu bakar dan botol bekas di depan makam desa, lalu mendapat pertolongan medis dari bidan setempat. Polisi kini menyelidiki identitas orang tua dan pihak yang meninggalkannya.
Cari Kayu Bakar, Warga Bandungan Temukan Bayi Perempuan Terbungkus Plastik Di Bawah Pohon