URL audio tidak tersedia.

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

[posts_like_dislike]
Adi Setiawan, yang akrab disapa Mas Wawan, mengambil langkah politik setelah gagal mengikuti Pilwakot Semarang 2024 dengan mengarahkan dukungan politiknya melalui Relawan Semarang Gumuyu. Dukungan ini didasarkan pada rekam jejak bakal pasangan calon (Bapaslon) yang dinilai mampu membawa perubahan positif bagi Kota Semarang.

Mbak Google

KABAR RASIKA

Gagal Ikut Kontestasi, Mas Wawan Ambil Langkah Politik

Gagal Ikut Kontestasi, Mas Wawan Ambil Langkah Politik

Gagal Ikut Kontestasi, Mas Wawan Ambil Langkah Politik

Adi Setiawan, yang akrab disapa Mas Wawan, mengambil langkah politik setelah gagal mengikuti Pilwakot Semarang 2024 dengan mengarahkan dukungan politiknya melalui Relawan Semarang Gumuyu. Dukungan ini didasarkan pada rekam jejak bakal pasangan calon (Bapaslon) yang dinilai mampu membawa perubahan positif bagi Kota Semarang.
Foto dok IST
Mas Wawan bersama relawan usai acara deklarasi relawan Gumuyu for Jaguar Pilwakot Semarang ydi Rumah Makan Kayarasa, Kota Semarang.
featured-img

RASIKAFM.COM | SEMARANG – Adi Setiawan atau yang akrab dipanggil Mas Wawan mengambil langkah politik pasca gagal ikut kontestasi Pilwakot Semarang 2024. Langkah itu diambil Mas Wawan guna memaksimalkan suara pendukungnya untuk menentukan pilihan dalam turut membangun Kota Semarang 5 tahun kedepan.

Mas Wawan mengatakan, pihaknya ingin terlibat dalam proses demokrasi Pilwakot dengan menitipkan aspirasi dari pendukungnya. Arah dukungan diberikan bukanlah keputusan yang diambil secara tiba-tiba, akan tetapi didasarkan pada rekam jejak bakal pasangan calon yang dinilai bisa membawa perubahan positif bagi Kota Semarang.

“Dengan menyerap aspirasi para relawan Mas Wawan. Kami Relawan Semarang Gumuyu (Guyub Maju Yo Unggul) sepakat mendukung Bapaslon yang memiliki visi dan misi yang sama dengan kami,” kata Mas Wawan usai deklarasi relawan Gumuyu for Jaguar Pilwakot Semarang, Senin (16/9/2024).

Mas Wawan menuturkan, meski dirinya tidak dapat mengikuti kontestasi Pilwakot secara langsung, dukungan relawan masih menjadi tanggung jawabnya. “Kontestasi politik hanyalah instrumen. Kami, Relawan Semarang Gumuyu, tetap mengedepankan visi kami untuk Semarang Gumuyu – Guyub, Maju, Yo Unggul,” tegasnya.

Menurutnya, penting untuk menjaga komitmen atau pakem dalam setiap langkah politik. Ia menilai Bapaslon yang mampu menjaga komitmen terhadap visi-misi yang disusun oleh relawan menjadi fokus utama, terutama bidang pendidikan, kesehatan, lingkungan, infrastruktur dan budaya.

“Deklarasi ini hanya awalan, ini baru para koordinator relawan Mas Wawan dari berbagai kelompok dan komunitas relawan serta perwakilan masing-masing koordinator Kecamatan. Dalam waktu akan melakukan deklarasi akbar Relawan Semarang Gumuyu dengan melibatkan 2000 orang,” ungkapnya.

BACA JUGA :

DPC PPP Kabupaten Semarang mulai menyusun strategi menghadapi Pemilu 2029 dengan memperkuat konsolidasi organisasi dan menyasar generasi milenial serta pemilih pemula. Hal itu disampaikan Sekretaris DPC PPP Kabupaten Semarang Zaenudin di Ungaran, Kamis (16/7/2026), usai kepengurusan baru periode 2026–2031 menerima SK DPP. Langkah tersebut dilakukan melalui pembentukan kepengurusan hingga tingkat desa serta peningkatan pendidikan politik bagi kader muda.
PPP Kabupaten Semarang Bidik Pemuda dan Pemilih Pemula Hadapi Pemilu 2029
Bung Andre Resmi Daftar Bakal Calon Ketua DPC Partai Demokrat Kota Salatiga
Bung Andre Resmi Daftar Bakal Calon Ketua DPC Partai Demokrat Kota Salatiga
DPC PDI Perjuangan Kabupaten Semarang menggelar Musyawarah Anak Cabang (Musancab) serentak di 19 kecamatan di Hotel Wahid Bandungan, Minggu (24/5/2026), untuk menata ulang kepengurusan tingkat kecamatan yang masa baktinya berakhir. Melalui penjaringan dan penyaringan calon ketua PAC, partai juga memperkuat keterlibatan perempuan dan kader muda sebagai bagian dari konsolidasi internal menghadapi Pemilu 2029.
Musancab Serentak, PDI Perjuangan Kabupaten Semarang Mulai Panaskan Mesin Menuju Pemilu 2029
Musyawarah Anak Cabang DPC PDI Perjuangan Kota Salatiga memasuki tahap akhir penjaringan pengurus PAC dengan menyisakan 12 kader terbaik dari empat PAC setelah melalui seleksi berjenjang sejak Februari 2026. Penentuan ketua PAC akan diputuskan DPD PDIP Jawa Tengah dari tiga nama terbaik di masing-masing wilayah guna memperkuat soliditas partai dan pembangunan Kota Salatiga.
Jabatan Ketua PAC Ditentukan DPD Jateng, Musancab PDIP Salatiga Sisakan 12 Nama
Penguatan kaderisasi partai ditegaskan Partai Keadilan Sejahtera Jawa Tengah melalui pernyataan Sekretaris Umum Julisa Ramadhan di Kantor DPW PKS, Semarang, Minggu (8/3/2026). Langkah ini dilakukan untuk memperkuat kualitas kader dan memperluas keanggotaan melalui program intensifikasi, ekstensifikasi, serta peningkatan komunikasi dengan media.
PKS Jateng Perkuat Kaderisasi dan Komunikasi dengan Media
Putusan terbaru Mahkamah Konstitusi dimanfaatkan PKS Jawa Tengah untuk memperkuat kemandirian politik. Sekjen Muhammad Kholid menyampaikan hal itu dalam Bimtek di Yogyakarta, menegaskan peluang usung kader tanpa koalisi. Konsolidasi dilakukan menghadapi dinamika pemilu agar PKS makin diperhitungkan di Pilkada dan Pemilu.
Putusan Mahkamah Konstitusi Buka Peluang, PKS Jateng Siap Usung Calon Mandiri

Tinggalkan komentar

Tinggalkan komentar

INFOGRAFIS

Kabar Terkini

POPULER

20 Agustus 2026
Wakil Gubernur Jawa Tengah Taj Yasin Maimoen mengajak masyarakat aktif memeriksa data kesejahteraan dalam Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional (DTSEN), termasuk desil yang tercatat, di Jawa Tengah, Rabu (19/8/2026). Warga dapat menyanggah data yang tidak sesuai melalui laman kementerian agar penyaluran bantuan dan program pemberdayaan lebih tepat sasaran.
Warga Diminta Aktif Cek Data Desil dan Sanggah Data DTSEN
Trans Jateng Menuju Transportasi Publik Hijau, Terjangkau, dan Terintegrasi di Jawa Tengah
Trans Jateng Menuju Transportasi Publik Hijau, Terjangkau, dan Terintegrasi di Jawa Tengah
Warga Dusun Tetep, Kelurahan Randuacir, Argomulyo, Salatiga, menggelar tradisi merti dusun atau sedekah bumi di Sendang Gambir pada 19 Agustus. Kegiatan tersebut menjadi ungkapan syukur sekaligus upaya merawat warisan leluhur, sumber mata air bersejarah, kesenian lokal, serta toleransi antarumat beragama melalui doa bersama dan pertunjukan budaya.
50 Tahun Lebih Warga Dusun Tetep Salatiga Gelar Ritual Tahunan Saparan

Copyright @ rasikafm.com | All rights reserved