URL audio tidak tersedia.

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

[posts_like_dislike]
Geger, seorang pria tiba-tiba meninggal dunia di ruang tunggu lantai 3 Komisi Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Jawa Tengah (Jateng) pada Senin (18/4/2022)

Mbak Google

KABAR RASIKA

Geger, Seorang Pria Tiba-Tiba Meninggal Dunia di Ruang Tunggu Komisi DPRD Gedung Pemprov Jateng

Geger, Seorang Pria Tiba-Tiba Meninggal Dunia di Ruang Tunggu Komisi DPRD Gedung Pemprov Jateng

Geger, Seorang Pria Tiba-Tiba Meninggal Dunia di Ruang Tunggu Komisi DPRD Gedung Pemprov Jateng

featured-img

SEMARANG – Geger, seorang pria tiba-tiba meninggal dunia di ruang tunggu lantai 3 Komisi Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Jawa Tengah (Jateng) pada Senin (18/4/2022) sekira pukul 10.00 WIB.

Informasi yang diperoleh, korban bernama Suhardi warga Jambanan, Kecamatan Sidoharjo, Kabupaten Sragen. Pria berusia 46 tahun itu memang dikenal sebagai penjual minyak wangi dan jam tangan yang sering berkeliling di sekitar gedung Pemerintahan Provinsi tersebut.

Menurut Saksi mata, Muchib mengatakan pertama kali melihat korban pada pukul 09.45 WIB, keluar dari lift. Setelah itu, korban juga sempat menengok beberapa ruang komisi untuk mencoba menawarkan barang dagangannya. Setelah itu korban duduk di ruang tunggu komisi, sambil menempol seseorang.

“Karena ini masih pada kunjungan jadi sepi. Terus dia kembali duduk di kursi hall, sempat sambil telpon-telponan sekitar 5 menit,” ujarnya di lokasi kejadian.

Ia melanjutkan, setelah beberapa saat tak memperhatikan korban, dirinya sempat mendengar suara orang mendengkur keras di ruang tunggy. Karena penasaran dan curiga dengan suara tersebut, ia memeriksa suara tersebut.

“Saya mendengar orang seperti mengorok (mendengkur) cukup kencang saya lihat masih duduk terus terjatuh tersungkur dilantai,”ujarnya.

Khawatir melihat korban tergeletak di lantai, Muchib bergegas mencari bantuan agar korban diperilsa. Lalu ia menelfon kepada tim kesehatan Pemprov untuk bisa dilakukan pemeriksaan secara cepat kondisi pria tersebut.

“Saya meminta bantuan dari bapak pihak keamanan, terus telpon tim kesehatan, hasilnya dari tim kesehatan sudah tidak ada atau sudah tidak ada denyut nadi,” terangnya.

Menurut surat kematian dari Dinas Kesahatan, korban meninggal dicurigai karena penyakit tidak menular yaitu darah tinggi. Tim Inafis Polrestabes Semarang yang menuju ke lokasi kejadian tidak menemukan tanda-tanda kekerasan usai dilakukan pemeriksaan terhadap jasad korban.

“ini sudah ditangani Inafis. Kita juga tadi sudah mengabari keluarga korban dan tinggal di proses,” tambahnya.

Sementara itu, sang Istri korban mengakui bahwa memang suaminya tersebut memiliki riwayat penyakit darah tinggi dan vertigo.

“Memang udah lama sudah punya penyakit darah tinggi vertigo,” imbuhnya.

BACA JUGA :

Bupati Semarang Ngesti Nugraha
Pertumbuhan Kawasan Industri Picu Permukiman Baru, Pemkab Semarang Siapkan Penataan
Bupati Semarang Ngesti Nugraha melantik 118 pejabat struktural dan 17 pejabat fungsional di Pendopo Rumah Dinas Bupati Semarang, Ungaran, Kamis (30/7/2026). Pelantikan dilakukan untuk mengisi jabatan yang masih kosong, menyegarkan organisasi, serta meningkatkan kualitas pelayanan publik. Bupati menegaskan seluruh proses mutasi dan promosi dilaksanakan secara profesional tanpa praktik jual beli jabatan.
Lantik 118 Pejabat, Bupati Semarang Tegaskan Tak Ada Jual Beli Jabatan
Stand Gebyar Lelang Serentak Barang Rampasan dan Barang Sitaan Negara milik Seksi Pemulihan Aset dan Pengelolaan Barang Bukti (PAPBB) Kejaksaan Negeri Salatiga dipadati warga di Joglo 3 Kantor Kejari Salatiga, Rabu (29/7/2026), menjelang pelaksanaan lelang pada 11–14 Agustus 2026. Masyarakat memanfaatkan kesempatan tersebut untuk berkonsultasi mengenai tata cara mengikuti lelang melalui portal resmi sekaligus memperoleh informasi aset yang akan dilelang secara legal.
Sosialisasi Gebyar Lelang Barang Rampasan, Stand PAPBB Kejari Salatiga jadi Idola Calon Peserta Lelang
Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Reguler ke-129 Tahun Anggaran 2026 resmi dilaksanakan di Desa Cukil, Kecamatan Tengaran, Kabupaten Semarang, selama 15 Juli hingga 13 Agustus 2026. Komandan Kodim 0714/Salatiga Fajar Hapsari Nugroho menyatakan program ini berfokus pada pembangunan jalan rabat beton sepanjang 1,25 kilometer yang menghubungkan Desa Cukil dan Desa Kemetul, disertai pembangunan rumah tidak layak huni, rehabilitasi fasilitas ibadah, serta pemberdayaan masyarakat guna meningkatkan akses dan kesejahteraan warga.
TMMD Reguler ke-129 di Kabupaten Semarang Resmi Bergulir, Perkuat Infrastruktur dan Ekonomi Warga
Ratusan Warga Meriahkan Gelar Pasar Murah dan Cek Kesehatan di Kejari Salatiga
Ratusan Warga Meriahkan Gelar Pasar Murah dan Cek Kesehatan di Kejari Salatiga
Pilkades Serentak 142 Desa di Kabupaten Semarang Masih Menunggu Lampu Hijau Kemendagri, Rp12,6 Miliar Sudah Disiapkan
Pilkades Serentak 142 Desa di Kabupaten Semarang Masih Menunggu Lampu Hijau Kemendagri, Rp12,6 Miliar Sudah Disiapkan

Tinggalkan komentar

Tinggalkan komentar

INFOGRAFIS

Kabar Terkini

POPULER

Pemerintah Kota Salatiga resmi melakukan soft launching parkir elektronik di Jalan Monginsidi, Senin (27/7/2026), sebagai langkah mempercepat transformasi digital layanan publik. Program hasil kolaborasi dengan Bank Jateng ini menghadirkan sistem pembayaran retribusi parkir non-tunai untuk meningkatkan transparansi, akuntabilitas, efisiensi, dan optimalisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD). Uji coba dimulai di dua ruas jalan sebelum diperluas ke 20 titik pada Oktober 2026 dan ditargetkan menjangkau sekitar 120 titik parkir pada awal 2027.
Berharap PAD Naik, Pemkot Salatiga Luncurkan Uji Coba Parkir Elektronik
Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Reguler ke-129 Tahun Anggaran 2026 resmi dilaksanakan di Desa Cukil, Kecamatan Tengaran, Kabupaten Semarang, selama 15 Juli hingga 13 Agustus 2026. Komandan Kodim 0714/Salatiga Fajar Hapsari Nugroho menyatakan program ini berfokus pada pembangunan jalan rabat beton sepanjang 1,25 kilometer yang menghubungkan Desa Cukil dan Desa Kemetul, disertai pembangunan rumah tidak layak huni, rehabilitasi fasilitas ibadah, serta pemberdayaan masyarakat guna meningkatkan akses dan kesejahteraan warga.
TMMD Reguler ke-129 di Kabupaten Semarang Resmi Bergulir, Perkuat Infrastruktur dan Ekonomi Warga
Ratusan Warga Meriahkan Gelar Pasar Murah dan Cek Kesehatan di Kejari Salatiga
Ratusan Warga Meriahkan Gelar Pasar Murah dan Cek Kesehatan di Kejari Salatiga