URL audio tidak tersedia.

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

[posts_like_dislike]
Pemkot Salatiga melalui Dinas Perdagangan dan Bulog menggelar operasi pasar di Kecamatan Argomulyo Salatiga pada Senin, 19 Februari 2024, sebagai respons terhadap lonjakan harga beras. Dalam kegiatan tersebut, setidaknya 20 ton beras didistribusikan di empat kecamatan, dengan harga Rp 104 ribu per 10 kilogram untuk beras medium.

Mbak Google

KABAR RASIKA

Harga Beras Meroket, Pemkot Salatiga Akhirnya Gelar Operasi Pasar

Harga Beras Meroket, Pemkot Salatiga Akhirnya Gelar Operasi Pasar

Harga Beras Meroket, Pemkot Salatiga Akhirnya Gelar Operasi Pasar

Pemkot Salatiga melalui Dinas Perdagangan dan Bulog menggelar operasi pasar di Kecamatan Argomulyo Salatiga pada Senin, 19 Februari 2024, sebagai respons terhadap lonjakan harga beras. Dalam kegiatan tersebut, setidaknya 20 ton beras didistribusikan di empat kecamatan, dengan harga Rp 104 ribu per 10 kilogram untuk beras medium.
Foto dok iST
Pj wali kota Yasip Khasani menyerahkan secara simbolis beras ke warga Argomulyo. disaksikan kepala dinas perdagangan Kusumo Aji.
featured-img

RASIKAFM.COM | SALATIGA – Harga beras yang melonjak menjadi perhatian pemerintah. Pemkot Salatiga melalui dinas Perdagangan dan Bulog menggelar operasi pasar, dikecamatan Argomulyo Salatiga Senin, 19 Februari 2024.

Dalam kegiatan ini setidaknya 20 ton beras di gelontorkan di empat kecamatan. Beras medium dijual dengan harga Rp 104 ribu per 10 kilo. Operasi pertama dilakukan di kecamatan Argomulyo.

Kepala dinas perdagangan Kusumo Aji menjelaskan, operasi pasar dilakukan dalam rangka mengantisipasi inflasi.

“Masing-masing kecamatan lima ton. Dibagi selama empat hari,” ujar Kusumo Aji.

Pj wali kota Yasip Khasani menyerahkan secara simbolis beras ke warga Argomulyo.

Menurutnya, operasi ini diharapkan bisa berimbas cukup baik yakni menurunkan harga beras.

Pantauan wartawan, Puluhan warga melakukan antrean. Ada yang ditolak karena membawa kupon cukup banyak.

Warga itu mengaku jika kupon itu merupakan titipan tetangga yang tidak bisa datang ke kegiatan ini.

BACA JUGA :

Sebanyak 70 pedagang daging sapi di Pasar Raya Salatiga menghentikan aktivitas jual beli selama lima hari, 22–26 Juni 2026, akibat kelangkaan pasokan sapi yang memicu kenaikan harga daging hingga Rp140.000 per kilogram. Pedagang mengaku penjualan menurun karena konsumen beralih ke bahan pangan lain, sehingga mereka meminta pemerintah turun tangan untuk menstabilkan harga dan menjaga keberlangsungan usaha.
Puluhan Pedagang Daging Sapi di Pasar Raya Kota Salatiga Sepakat Tidak Berjualan
Pimpinan Cabang GP Ansor Kota Salatiga resmi dilantik di Pondok Pesantren Sunan Giri, Argomulyo, pada 21 Juni 2026. Pelantikan ini menjadi momentum penguatan kaderisasi dan peran pemuda dalam menghadapi tantangan sosial-ekonomi. Melalui pameran UMKM dan penguatan pilar ekonomi, politik, serta sosial, Ansor didorong untuk berkontribusi nyata dalam pemberdayaan masyarakat dan pembangunan daerah.
Resmi Dilantik, GP Ansor Salatiga Didorong Perkuat Sinergi Ekonomi
Sekitar 50 pedagang daging sapi di Kota Salatiga sepakat menghentikan aktivitas penjualan pada 22–26 Juni 2026 akibat kelangkaan pasokan dan kenaikan harga yang terus terjadi. Kesepakatan itu diambil dalam pertemuan paguyuban pedagang di Pasar Raya I Salatiga pada 21 Juni. Aksi mogok dilakukan sebagai bentuk aspirasi agar pemerintah segera mencari solusi untuk menjaga ketersediaan pasokan dan stabilitas harga daging sapi di pasaran.
Mulai Senin ini, Pedagang Daging Salatiga Mogok Jualan Lima Hari, Akibat Pasokan Langka
Dieng Caldera Race 2026 menghasilkan perputaran ekonomi lebih dari Rp20 miliar dan mendorong sektor wisata, kuliner, penginapan, serta UMKM Wonosobo.
Dingin-Dingin Cuan! Dieng Caldera Race 2026 Putar Uang Lebih dari Rp20 Miliar di Wonosobo
Tingkatkan Kemampuan Personel, Damkar Salatiga Gelar Bimtek Kebakaran dan Evakuasi Korban
Tingkatkan Kemampuan Personel, Damkar Salatiga Gelar Bimtek Kebakaran dan Evakuasi Korban
Orang Tua Siswa Pertanyakan Mekanisme Penerimaan Siswa Baru di SMAN 3 Salatiga
Orang Tua Siswa Pertanyakan Mekanisme Penerimaan Siswa Baru di SMAN 3 Salatiga

Tinggalkan komentar

Tinggalkan komentar

INFOGRAFIS

Kabar Terkini

POPULER

Seorang pengendara sepeda motor Honda Scoopy berinisial AF (21) meninggal dunia setelah mengalami kecelakaan tunggal di Jalan Lingkar Selatan (JLS) Salatiga, tepatnya di kawasan Kumpulrejo, Argomulyo, Sabtu pagi (20/6/2026). Kecelakaan diduga terjadi karena korban kurang konsentrasi saat berkendara hingga motornya oleng ke kiri dan masuk ke parit. Korban sempat dirawat di RSUD dr. Soebarkat Tjitrodarmodjo sebelum dinyatakan meninggal dunia.
Alami Laka Tunggal di JLS, Pengendara Scoopy Meninggal Dunia
Pemerintah Kabupaten Semarang melalui Dinas Sosial akan menyalurkan Bantuan Langsung Tunai (BLT) DBHCHT 2026 kepada 2.393 warga di 92 desa dan kelurahan mulai Juni 2026. Bantuan diberikan kepada buruh tani tembakau, buruh dan petani cengkih, serta warga kurang mampu untuk mendukung kesejahteraan dan produktivitas mereka.
2.393 Buruh dan Petani Tembakau di Kabupaten Semarang Terima BLT DBHCHT Rp600 Ribu
Puluhan Knalpot Brong di Salatiga Dijadikan Monumen Edukasi Pelajar
Puluhan Knalpot Brong di Salatiga Dijadikan Monumen Edukasi Pelajar