URL audio tidak tersedia.

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

[posts_like_dislike]
Talud milik warga di Plompongan, Kauman Kidul, Salatiga, longsor pada Kamis (4/12/2025) setelah hujan deras memicu pergeseran tanah. Polisi, BPBD, dan warga mengevakuasi material serta mengamankan lokasi. Wali Kota Robby Hernawan meninjau kerusakan dan memastikan penanganan cepat demi keselamatan warga.

Mbak Google

KABAR RASIKA

Hujan Sebentar, Dua Talud di Salatiga Longsor

Hujan Sebentar, Dua Talud di Salatiga Longsor

Hujan Sebentar, Dua Talud di Salatiga Longsor

Talud milik warga di Plompongan, Kauman Kidul, Salatiga, longsor pada Kamis (4/12/2025) setelah hujan deras memicu pergeseran tanah. Polisi, BPBD, dan warga mengevakuasi material serta mengamankan lokasi. Wali Kota Robby Hernawan meninjau kerusakan dan memastikan penanganan cepat demi keselamatan warga.
Foto dok IST
Lokasi longsor akibat hujan
featured-img

RASIKAFM.COM | SALATIGA – Hujan deras yang mengguyur wilayah Kota Salatiga pada Kamis (4.12.2025) siang, mengakibatkan talud milik warga di Kampung Plompongan RT 02 RW 01 Kelurahan Kauman Kidul, Kecamatan Sidorejo, mengalami longsor.

Talud sepanjang 7 meter tinggi 2,5 meter tersebut diketahui tiba-tiba mengalami kemiringan sebelum akhirnya runtuh dan menimpa area belakang rumah milik warga setempat. Beruntung dalam kejadian ini tidak ada korban jiwa maupun luka, namun kerugian ditaksir mencapai Rp 7.000.000,- (Tujuh juta rupiah)

Kapolsek Sidorejo, AKP Sarwoko, menjelaskan bahwa longsornya talud diduga dipicu tingginya intensitas hujan yang menyebabkan beban air meningkat dan memicu pergeseran tanah pada struktur talud.

“Setelah menerima laporan, personil langsung menuju TKP, mengamankan lokasi, melakukan pendataan saksi, serta berkoordinasi dengan BPBD untuk penanganan lebih lanjut. Keselamatan warga menjadi prioritas utama,” ungkap Sarwoko.

Anggota Polres Salatiga bersama warga dibantu BPBD melakukan evakuasi material yang menimpa area teras salah satu rumah warga.

Kapolsek Sidorejo juga memberikan imbauan kepada masyarakat untuk tetap waspada terhadap potensi bencana susulan, mengingat curah hujan yang masih tinggi dalam beberapa hari terakhir.

“Kita himbau warga senantiasa waspada, apabila ada potensi bencana alam segera lapor agar dapat segera diantisipasi”, pesanya.

Sementara itu usai kejadian Wali Kota Salatiga, Robby Hernawan, disampingi Asisten Perekonomian dan Pembangunan Setda serta Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) juga meninjau langsung dua lokasi rumah warga yang terdampak longsor.

Hal ini dilakukan untuk memastikan kondisi warga, menilai tingkat kerusakan, sekaligus mengoordinasikan langkah penanganan cepat bersama perangkat daerah terkait.

Lokasi pertama yang ditinjau berada di wilayah Sinoman Tempel, Kelurahan Sidorejo Lor. Kemudian peninjauan kedua rumah salah satu warga di Plumpungan, Kauman Kidul. Di area ini, bencana longsor mengakibatkan bagian rumah warga mengalami kerusakan pada struktur dinding dan belakang rumah.

Wali Kota menegaskan bahwa keselamatan warga menjadi prioritas utama. “Alhamdulillah, tidak ada korban yang terluka. Untuk penanganan selanjutnya, Pemkot melalui Dinas Perkim akan menormalisasi talud yang ambrol agar kondisi lingkungan kembali aman dan stabil,” ujar Robby.

Wali kota meminta agar pengamanan lokasi dan upaya pencegahan longsor susulan dilakukan secepatnya, termasuk pemasangan penahan sementara serta pembersihan material.

BACA JUGA :

Polres Semarang memastikan laporan titik panas di kawasan hutan Watu Gajah, Desa Candirejo, Kecamatan Pringapus, Kabupaten Semarang, bukan merupakan kebakaran hutan maupun lahan. Kasat Reskrim Polres Semarang Bodia Teja Lelana menjelaskan hasil verifikasi lapangan pada Jumat (1/8/2026) menunjukkan hotspot berasal dari bekas pembakaran rumput di lahan warga yang telah padam, sehingga kondisi dinyatakan aman dan terkendali.
Titik Panas di Pringapus Terekam Satelit NASA, Polres Semarang Temukan Bekas Pembakaran Rumput
Istiono Tertabrak Sepeda Motor Di Jalan Lingkar Salatiga saat Berjalan Kaki
Pejalan Kaki Tertabrak Sepeda Motor di Jalan Lingkar Salatiga
Sebuah rumah milik Sarwoto di Dusun Siroto, Kelurahan Susukan, Kecamatan Ungaran Timur, Kabupaten Semarang, terbakar pada Kamis (30/7/2026) pagi. Kebakaran diduga dipicu bara api yang masih tersisa di tungku kayu setelah digunakan memasak air sebelum pemilik rumah pergi ke pasar. Petugas Damkar dan BPBD berhasil memadamkan api, tidak ada korban jiwa, sementara kerugian material diperkirakan mencapai sekitar Rp15 juta.
Lupa Matikan Tungku Api Saat ke Pasar, Rumah Warga Susukan Ungaran Timur Terbakar
Sebuah truk bernomor polisi N 9906 UE diduga gagal menanjak dan mengalami kecelakaan di Jalan Raya Karanggede, Dusun Bawangan, Desa Reksosari, Kecamatan Suruh, Kabupaten Semarang, Rabu (29/7/2026) sekitar pukul 11.20 WIB. Truk yang melaju dari Klego menuju Salatiga itu mundur setelah kehilangan tekanan angin pada kompresor, diduga menyenggol sepeda motor sebelum menghantam bangunan. Polisi masih menyelidiki penyebab pasti kecelakaan dan mendata dampak yang ditimbulkan.
Gagal Nanjak, Truk alami Laka di Reksosari Suruh, Motor dan Bangunan jadi Korban
Pemerintah Kabupaten Semarang melalui Kepala Kesbangpol Suyana mengungkapkan Kabupaten Semarang menempati peringkat ketujuh kasus narkoba tertinggi di Jawa Tengah berdasarkan data BNN Jawa Tengah. Pernyataan itu disampaikan di Ungaran, Rabu (29/7/2026), menyusul meningkatnya penyalahgunaan narkoba yang menyasar pelajar dan ditemukannya kasus penanaman ganja oleh seorang warga. Pemkab pun memperkuat pencegahan melalui program Gada Krisna dengan membentuk relawan antinarkoba hingga tingkat desa.
Kabupaten Semarang Peringkat Ketujuh Kasus Narkoba di Jateng, Petani Kedapatan Tanam Ganja dalam Pot
Sebuah truk box Isuzu bernomor polisi B-9973-TCH terguling di Jalan Lingkar Selatan (JLS) Salatiga, tepatnya dekat Hotel Family, Kelurahan Dukuh, Kecamatan Sidomukti, Senin (27/7/2026) malam. Kecelakaan tunggal diduga dipicu ban selip saat melintasi jalan menurun dan menikung yang licin akibat hujan. Pengemudi dan seorang penumpang mengalami luka ringan hingga fraktur, kemudian dilarikan ke RSU dr Soebarkat Tjitrodiatmodjo untuk mendapat perawatan.
Truk Box Terguling di JLS Salatiga Saat Hujan, Dua Orang Luka-luka

Tinggalkan komentar

Tinggalkan komentar

INFOGRAFIS

Kabar Terkini

POPULER

Pemerintah Kota Salatiga resmi melakukan soft launching parkir elektronik di Jalan Monginsidi, Senin (27/7/2026), sebagai langkah mempercepat transformasi digital layanan publik. Program hasil kolaborasi dengan Bank Jateng ini menghadirkan sistem pembayaran retribusi parkir non-tunai untuk meningkatkan transparansi, akuntabilitas, efisiensi, dan optimalisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD). Uji coba dimulai di dua ruas jalan sebelum diperluas ke 20 titik pada Oktober 2026 dan ditargetkan menjangkau sekitar 120 titik parkir pada awal 2027.
Berharap PAD Naik, Pemkot Salatiga Luncurkan Uji Coba Parkir Elektronik
Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Reguler ke-129 Tahun Anggaran 2026 resmi dilaksanakan di Desa Cukil, Kecamatan Tengaran, Kabupaten Semarang, selama 15 Juli hingga 13 Agustus 2026. Komandan Kodim 0714/Salatiga Fajar Hapsari Nugroho menyatakan program ini berfokus pada pembangunan jalan rabat beton sepanjang 1,25 kilometer yang menghubungkan Desa Cukil dan Desa Kemetul, disertai pembangunan rumah tidak layak huni, rehabilitasi fasilitas ibadah, serta pemberdayaan masyarakat guna meningkatkan akses dan kesejahteraan warga.
TMMD Reguler ke-129 di Kabupaten Semarang Resmi Bergulir, Perkuat Infrastruktur dan Ekonomi Warga
Ratusan Warga Meriahkan Gelar Pasar Murah dan Cek Kesehatan di Kejari Salatiga
Ratusan Warga Meriahkan Gelar Pasar Murah dan Cek Kesehatan di Kejari Salatiga