URL audio tidak tersedia.

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

[posts_like_dislike]
Akibat hujan deras yang melanda Kota Salatiga sejak siang, dua pengendara mobil mengalami kecelakaan di Jalan Lingkar Selatan (JLS) Salatiga pada sore hari, 9 Maret 2024. Menurut Kasi Humas Polres Salatiga Iptu Henri Widyoriani, kecelakaan tersebut terjadi di dekat area Sumur Wali, Kecamatan Sidomukti, Kota Salatiga.

Mbak Google

KABAR RASIKA

Imbas Hujan Deras, Dua Mobil Alami Kecelakaan di JLS Salatiga

Imbas Hujan Deras, Dua Mobil Alami Kecelakaan di JLS Salatiga

Imbas Hujan Deras, Dua Mobil Alami Kecelakaan di JLS Salatiga

Petugas laka saat evakuasi mobil yang terguling
featured-img

RASIKAFM.COM | SALATIGA – Akibat Hujan deras yang mengguyur Kota Salatiga sejak siang menyebabkan dua pengendara mobil mengalami kecelakaan di Jalan Lingkar Selatan (JLS) Salatiga, (9/3/2024) sore.

Dalam konfirmasinya, Kasi Humas Polres Salatiga Iptu Henri Widyoriani mengatakan peristiwa kecelakaan yang membuat salah satu mobil bannya terlepas tepatnya terjadi di dekat area Sumur Wali, Kecamatan Sidomukti, Kota Salatiga.

“Tidak ada korban jiwa dalam kecelakaan itu, kedua pengemudi berhasil selamat dan mengalami luka-luka. Sehingga langsung mendapatkan perawatan di Rumah Sakit Ario Wirawan Salatiga,” terangnya kepada wartawan (9/3/2024).

Ia menambahkan, akibat kecelakaan yang melibatkan mobil Toyota Corona ber-nomor polisi G-8144-MB yang dikemudikan I Gusti Komang Widi warga Kota Semarang dengan Suzuki Baleno dengan nomor polisi AD-1127-ZE yang dikendarai Agus Triyanto, warga Kota Semarang membuat body mobil ringsek.

Iptu Henri menjelaskan, kecelakaan itu bermula saat kedua mobil melaju beriringan depan belakang dari arah Tingkir menuju Kecandran dalam kondisi hujan deras.

Sesampainya di lokasi, karena jalan licin dan menikung kedua mobil tersebut sama-sama tergelincir.

“Kemudian terjadi benturan. Selanjutnya setelah terjadi benturan kemudian mobil terguling dan terjadilah kecelakaan lalu lintas jalan raya,” katanya.

Akibat kecelakaan itu, kedua pengemudi I Gusti Komang Widi dan Agus Triyanto mengalami luka pada bagian kepala, namun dalam kondisi sadar dan sempat dirawat di RS Ario Wirawan Kota Salatiga.

“Kedua korban sudah diperbolehkan pulang untuk rawat jalan. Hanya saja tadi, sempat menimbulkan kemacetan panjang karena ban mobil terlepas setelah benturan. Akibat kecelakaan tersebut kerugian materiil ditaksir mencapai Rp 20 juta,” jelasnya. (RIEF)

BACA JUGA :

Sebanyak 70 pedagang daging sapi di Pasar Raya Salatiga menghentikan aktivitas jual beli selama lima hari, 22–26 Juni 2026, akibat kelangkaan pasokan sapi yang memicu kenaikan harga daging hingga Rp140.000 per kilogram. Pedagang mengaku penjualan menurun karena konsumen beralih ke bahan pangan lain, sehingga mereka meminta pemerintah turun tangan untuk menstabilkan harga dan menjaga keberlangsungan usaha.
Puluhan Pedagang Daging Sapi di Pasar Raya Kota Salatiga Sepakat Tidak Berjualan
Sekitar 50 pedagang daging sapi di Kota Salatiga sepakat menghentikan aktivitas penjualan pada 22–26 Juni 2026 akibat kelangkaan pasokan dan kenaikan harga yang terus terjadi. Kesepakatan itu diambil dalam pertemuan paguyuban pedagang di Pasar Raya I Salatiga pada 21 Juni. Aksi mogok dilakukan sebagai bentuk aspirasi agar pemerintah segera mencari solusi untuk menjaga ketersediaan pasokan dan stabilitas harga daging sapi di pasaran.
Mulai Senin ini, Pedagang Daging Salatiga Mogok Jualan Lima Hari, Akibat Pasokan Langka
Seorang pengendara sepeda motor Honda Scoopy berinisial AF (21) meninggal dunia setelah mengalami kecelakaan tunggal di Jalan Lingkar Selatan (JLS) Salatiga, tepatnya di kawasan Kumpulrejo, Argomulyo, Sabtu pagi (20/6/2026). Kecelakaan diduga terjadi karena korban kurang konsentrasi saat berkendara hingga motornya oleng ke kiri dan masuk ke parit. Korban sempat dirawat di RSUD dr. Soebarkat Tjitrodarmodjo sebelum dinyatakan meninggal dunia.
Alami Laka Tunggal di JLS, Pengendara Scoopy Meninggal Dunia
Tingkatkan Kemampuan Personel, Damkar Salatiga Gelar Bimtek Kebakaran dan Evakuasi Korban
Tingkatkan Kemampuan Personel, Damkar Salatiga Gelar Bimtek Kebakaran dan Evakuasi Korban
Orang Tua Siswa Pertanyakan Mekanisme Penerimaan Siswa Baru di SMAN 3 Salatiga
Orang Tua Siswa Pertanyakan Mekanisme Penerimaan Siswa Baru di SMAN 3 Salatiga
Mahasiswa Fakultas Syariah dan Hukum dari berbagai daerah di Indonesia yang tergabung dalam DEMFASNA menyoroti pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG) dan Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) saat Silaturahmi Nasional di UIN Salatiga, Kamis (18/6/2026). Mereka meminta pemerintah mengevaluasi program prioritas agar tepat sasaran, transparan, akuntabel, serta memberi manfaat nyata bagi masyarakat menuju Indonesia Emas 2045.
Gelar Silaturahmi Nasional di Salatiga, Mahasiswa Soroti Berbagai Program

Tinggalkan komentar

Tinggalkan komentar

INFOGRAFIS

Kabar Terkini

POPULER

Pemerintah Kabupaten Semarang melalui Dinas Sosial akan menyalurkan Bantuan Langsung Tunai (BLT) DBHCHT 2026 kepada 2.393 warga di 92 desa dan kelurahan mulai Juni 2026. Bantuan diberikan kepada buruh tani tembakau, buruh dan petani cengkih, serta warga kurang mampu untuk mendukung kesejahteraan dan produktivitas mereka.
2.393 Buruh dan Petani Tembakau di Kabupaten Semarang Terima BLT DBHCHT Rp600 Ribu
Seorang pengendara sepeda motor Honda Scoopy berinisial AF (21) meninggal dunia setelah mengalami kecelakaan tunggal di Jalan Lingkar Selatan (JLS) Salatiga, tepatnya di kawasan Kumpulrejo, Argomulyo, Sabtu pagi (20/6/2026). Kecelakaan diduga terjadi karena korban kurang konsentrasi saat berkendara hingga motornya oleng ke kiri dan masuk ke parit. Korban sempat dirawat di RSUD dr. Soebarkat Tjitrodarmodjo sebelum dinyatakan meninggal dunia.
Alami Laka Tunggal di JLS, Pengendara Scoopy Meninggal Dunia
Dieng Caldera Race 2026 yang berlangsung pada 19–21 Juni di kawasan Dieng, Jawa Tengah, menarik ribuan pelari dari berbagai daerah dan mancanegara. Kategori 25K menjadi favorit karena menghadirkan rute baru menuju puncak Gunung Sindoro yang lebih menantang. Peserta harus menghadapi elevasi ekstrem dan suhu dingin pegunungan, namun tetap disuguhi panorama alam khas Dieng yang memukau sepanjang lintasan.
Menembus Dingin 14 Derajat, Ribuan Pelari Serbu Dieng Caldera Race 2026