URL audio tidak tersedia.

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

[posts_like_dislike]
"Penegakan hukum sifatnya tidak seperti razia di jalan raya. Tapi kalau ada pelanggaran yang kasat mata tetap kita tindak," ungkap Kasat Lantas Polres Semarang AKP Rendi Johan Prasetyo.

Mbak Google

KABAR RASIKA

Inilah Sasaran Operasi Keselamatan Candi Polres Semarang 2022

Inilah Sasaran Operasi Keselamatan Candi Polres Semarang 2022

Inilah Sasaran Operasi Keselamatan Candi Polres Semarang 2022

featured-img

UNGARAN – Operasi Keselamatan Candi 2022 di wilayah hukum Polda Jawa Tengah dilaksanakan serentak selama 14 hari mulai 1 Maret hingga 14 Maret 2022. Operasi keselamatan kali ini mengusung tema “Melalui Operasi Keselamatan 2022 Kita Wujudkan Budaya Tertib Berlalulintas Guna Terciptanya Sitkamseltibcarlantas yang Kondusif Serta dalam Upaya Memutus Rantai Penyebaran Covid-19”.

Kasat Lantas Polres Semarang AKP Rendi Johan Prasetyo menuturkan ada empat hal yang menjadi sasaran operasi kali ini.

“Meliputi masyarakat yang tidak patuh protokol kesehatan (prokes), tidak disiplin berlalulintas, kemudian daerah rawan macet, kecelakaan, kerumunan serta segala aktivitas yang berpotensi menularkan Covid-19,” ujarnya saat ditemui, Selasa (1/3/2022).

Dijelaskan Rendi, untuk cara bertindak dari masing-masing sasaran tersebut telah dibentuk empat satuan tugas (satgas), yakni satgas deteksi, satgas preemtif, satgas preventif dan satgas bantuan.

“Masing-masing bertugas memonitor segala bentuk aktivitas masyarakat, terutama di ruang publik dan pusat keramaian. Termasuk percepatan vaksinasi dan penegakan disiplin prokes. Harapannya masyarakat kembali memedomani prokes, baik pengguna jalan, pedagang dan penyelenggara usaha kecil lainnya,” jelasnya.

Terkait penegakan hukum bagi para pelanggar, Rendi menuturkan sedikit berbeda dengan razia kendaraan pada umumnya. Sedangkan yang berhubungan dengan prokes, pihaknya berkoordinasi dengan Satreskrim yang memiliki wewenang.

“Jadi sifatnya bukan razia kendaraan secara langsung, basisnya adalah tilang elektronik saja. Tapi bukan berarti kalau nggak pakai helm terus aman. Pelanggaran kasat mata seperti knalpot brong, overloading, pokoknya yang kita lihat langsung maka tetap ditindak,” tegasnya.

Sementara mengenai percepatan vaksinasi, Rendi menambahkan Polres Semarang sudah merampungkan capaian 7,6 persen vaksinasi dosis ketiga. Hal itu menurut Rendi sudah melampaui target yang ditetapkan Mabes Polri sebanyak 5 persen.

“Lima persen itu dihitung dari populasi seluruh orang yang available diberikan vaksin booster. Tentunya itu merupakan target dasar, nanti kalau ada dropping lagi maka target akan kembali ditambah,” timpalnya. (win)

BACA JUGA :

Ratusan warga dari sembilan desa dan empat kelurahan memadati Kantor Kecamatan Bergas, Kabupaten Semarang, Selasa (25/8/2026), untuk mengikuti Kesenian Rakyat dan Expo Kecamatan Bergas serta KKN UPGRIS Berdampak 2026. Kegiatan tersebut menghadirkan produk UMKM lokal sekaligus memperkuat kolaborasi UPGRIS dan Pemerintah Kabupaten Semarang melalui program KKN.
Tanggal Merah! Ratusan Warga Bergas Meriahkan Expo KKN UPGRIS Berdampak 2026
Rencana pemindahan Lapas Kelas IIA Ambarawa, Kabupaten Semarang, ke lokasi baru di kawasan Jalan Lingkar Ambarawa belum terealisasi karena lahan masih berstatus zona hijau. Sembari menunggu kepastian pemanfaatan lahan, lapas tetap beroperasi dengan 507 warga binaan, jauh melebihi kapasitas ideal 222 orang.
Relokasi Lapas Ambarawa Terkendala Status Lahan, 507 Warga Binaan Masih Berdesakan
Karang Taruna Dharma Remaja Desa Manggihan, Getasan, Kabupaten Semarang, mengolah limbah sayuran dan buah menjadi biogas untuk memasak serta pupuk organik cair. Inovasi berbasis pengelolaan sampah dan energi alternatif tersebut mengantarkan mereka meraih juara pertama Lomba Karang Taruna Berprestasi 2026 tingkat Jawa Tengah dan mewakili Jateng di tingkat nasional.
Karang Taruna Manggihan Getasan Sulap Limbah Sayur Jadi Biogas, Juara 1 Jateng dan Melaju Nasional
Mahasiswa KKN Tim II Undip 2026 mengembangkan potensi ekonomi dan pangan lokal di Desa Purworejo, Wonogiri, selama program pengabdian masyarakat. Sebanyak 10 mahasiswa mendampingi UMKM memanfaatkan Google Maps, QRIS, media sosial, dan website untuk pemasaran, sekaligus mengolah singkong dan ikan lele menjadi BoLeSi sebagai alternatif makanan tambahan bergizi bagi balita.
KKN Undip Dorong Transformasi Desa Purworejo Wonogiri melalui Inovasi Pangan dan Digitalisasi Sektor Ekonomi
Rencana pengembangan panas bumi Gunung Ungaran untuk PLTP masih dalam tahap kajian dan belum memasuki pelaksanaan, kata Pemkab Semarang, Kamis (20/8/2026). Pemerintah masih menunggu hasil penelitian potensi geothermal, sekaligus memastikan aspek lingkungan, keamanan, aktivitas warga, dan keberadaan Candi Gedongsongo tetap terlindungi.
Pengembangan Panas Bumi Gunung Ungaran untuk PLTP Bakal Dilanjut, Pemkab Semarang: Masih Tahap Kajian
Satpol PP Kota Salatiga mengedukasi dan mengajak pedagang kaki lima (PKL) bermotor yang berjualan di lingkar dalam Alun-alun Pancasila untuk pindah secara sukarela, Rabu (19/8/2026). Langkah tersebut dilakukan karena aktivitas berjualan dan parkir kendaraan di area tersebut dilarang, sekaligus untuk menjaga ketertiban dan kenyamanan warga dengan pendekatan humanis.
Humanis! Cara Kabid Ketertiban Satpol PP Salatiga Rayu PKL agar Mau Pindah Sukarela

Tinggalkan komentar

Tinggalkan komentar

INFOGRAFIS

Kabar Terkini

POPULER

20 Agustus 2026
Wakil Gubernur Jawa Tengah Taj Yasin Maimoen mengajak masyarakat aktif memeriksa data kesejahteraan dalam Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional (DTSEN), termasuk desil yang tercatat, di Jawa Tengah, Rabu (19/8/2026). Warga dapat menyanggah data yang tidak sesuai melalui laman kementerian agar penyaluran bantuan dan program pemberdayaan lebih tepat sasaran.
Warga Diminta Aktif Cek Data Desil dan Sanggah Data DTSEN
Trans Jateng Menuju Transportasi Publik Hijau, Terjangkau, dan Terintegrasi di Jawa Tengah
Trans Jateng Menuju Transportasi Publik Hijau, Terjangkau, dan Terintegrasi di Jawa Tengah
Warga Dusun Tetep, Kelurahan Randuacir, Argomulyo, Salatiga, menggelar tradisi merti dusun atau sedekah bumi di Sendang Gambir pada 19 Agustus. Kegiatan tersebut menjadi ungkapan syukur sekaligus upaya merawat warisan leluhur, sumber mata air bersejarah, kesenian lokal, serta toleransi antarumat beragama melalui doa bersama dan pertunjukan budaya.
50 Tahun Lebih Warga Dusun Tetep Salatiga Gelar Ritual Tahunan Saparan

Copyright @ rasikafm.com | All rights reserved