URL audio tidak tersedia.

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

[posts_like_dislike]
Polres Salatiga melaksanakan Operasi Kepolisian Terpusat dengan sandi "Ketupat Candi-2023" untuk memberikan perlindungan, pengayoman dan pelayanan kepada masyarakat pada perayaan Idul Fitri 1444 H Tahun 2023. Operasi ini akan berlangsung selama 14 hari sejak 18 April sampai 1 Mei 2023. Pihak Polres Salatiga mempersiapkan sekitar 295 personil dari TNI-Polri, satpol PP, dishub, dan dinkes, serta bekerja sama dengan pramuka dan ormas untuk mengantisipasi kerawanan dan ketidaknyamanan pemudik saat berada di Salatiga.

Mbak Google

KABAR RASIKA

Jelang Arus Mudik, Polres Salatiga Jamin Pengamanan Mudik dan Lebaran 2023

Jelang Arus Mudik, Polres Salatiga Jamin Pengamanan Mudik dan Lebaran 2023

Jelang Arus Mudik, Polres Salatiga Jamin Pengamanan Mudik dan Lebaran 2023

Pj. Walikota Salatiga Drs. Sinoeng Noegroho, didampingi Dandim 0714 Letkol Inf Ade Pribadi Siregar dan Kapolres Salatiga AKBP Feria Kurniawan cek Pasukan dalam rangka Operasi Ketupat Candi Tahun 2023, di Halaman Polres Salatiga, Senin (17/04/2023).
featured-img

RASIKAFM.COM | SALATIGA - Dalam rangka memberikan perlindungan, pengayoman dan pelayanan kepada masyarakat sehingga masyarakat dapat merayakan Idul Fitri 1444 H Tahun 2023 dengan rasa aman dan nyaman, Polres Salatiga melaksanakan Operasi Kepolisian Terpusat dengan Sandi “Ketupat Candi-2023”, apel gelar pasukan dilaksanakan di Lapangan Bhayangkara Polres Salatiga pada hari Senin, 17/04/2023.

Pimpinan Apel Pj. Walikota Salatiga Sinoeng Noegroho, membacakan amanat dari Kapolri, bahwa apel gelar pasukan merupakan bentuk pengecekan akhir kesiapan pelaksanaan Operasi Ketupat Candi 2023. Kegiatan ini juga merupakan wujud nyata sinergisitas Polri dengan stakeholder terkait dalam rangka mengamankan mudik dan perayaan hari raya Idul Fitri 1444 H.

Operasi Ketupat 2023 akan dilaksanakan selama 14 hari sejak 18 April sampai 1 Mei 2023.
Khusus bagi rumah yang ditinggal mudik, imbau masyarakat agar melapor ke ketua RT/ RW maupun Bhabinkamtibmas setempat dan lakukan penguatan patroli, serta aktifkan siskamling dengan menerapkan one gate system.

Menurut Sinoeng, pihaknya akan mendorong kesiapan semua pihak dalam menghadapi arus mudik maupun balik lebaran yang datang ke Kota Salatiga. Hal ini penting untuk mengantisipasi kerawanan, ketidaknyamanan pemudik saat berada di Salatiga

“Hari ini, Polres Salatiga mengelar apel gelar pasukan, untuk kesiapan operasi ketupat candi untuk lebaran 2023 yakni menghadapi arus mudik, arus balik jelang Idul Fitri nanti. Sudah ada sekitar 295 personil yang disiapkan bersama TNI Polri. Kita juga akan tambah personil dari satpol pp, dishub, dinkes juga akan kita dorong. Selain itu, pramuka dan ormas juga menjadi mitra stategis kamtibmas seperti Banser,”kata Sinoeng.

Dirinya menghimbau agar petugas parkir juga membatasi lama parkir bagi kendaraan yang datang.
“Bagaimana membatasi parkir pemudik untuk istirahat hanya selama 1 – 1,5 jam saja. Sehingga memberikan kesempatan kepada mobil lain yang datang. Sehingga tidak berjubel. Selain itu, himbauan ini juga harus disampaikan kepada pemilik warung makan dan pengelola rest area agar meminimalisir kepadatan pada rest area tersebut, “jelas Sinoeng.

Penjabat Wali Kota Salatiga Sinoeng N Rachmadi saat diwawancarai Rasika FM

BACA JUGA :

Tingkatkan Kemampuan Personel, Damkar Salatiga Gelar Bimtek Kebakaran dan Evakuasi Korban
Tingkatkan Kemampuan Personel, Damkar Salatiga Gelar Bimtek Kebakaran dan Evakuasi Korban
Orang Tua Siswa Pertanyakan Mekanisme Penerimaan Siswa Baru di SMAN 3 Salatiga
Orang Tua Siswa Pertanyakan Mekanisme Penerimaan Siswa Baru di SMAN 3 Salatiga
Puluhan Knalpot Brong di Salatiga Dijadikan Monumen Edukasi Pelajar
Puluhan Knalpot Brong di Salatiga Dijadikan Monumen Edukasi Pelajar
Polres Salatiga memusnahkan 74 knalpot tidak sesuai spesifikasi teknis hasil razia cipta kondisi dan penertiban lalu lintas periode 16–31 Mei 2026 di depan Pendopo Polres Salatiga. Kapolres Salatiga AKBP Ade Papa Rihi menegaskan langkah tersebut dilakukan untuk menjaga ketertiban, mengurangi kebisingan, serta meningkatkan keamanan dan kenyamanan masyarakat di jalan raya.
Razia Seminggu, 74 Knalpot Tidak Sesuai Teknis Ditindak Jajaran Satlantas Salatiga
Polda Jawa Tengah akan menggelar Operasi Patuh Candi 2026 pada 8-21 Juni 2026 untuk meningkatkan disiplin dan keselamatan berlalu lintas. Selain edukasi dan pencegahan, polisi juga menindak pelanggaran melalui ETLE dan tilang manual, termasuk penggunaan pelat nomor kendaraan yang ditutup, dilipat, atau dimodifikasi demi menghindari kamera pengawas lalu lintas.
Operasi Patuh Candi 2026 Dimulai 8 Juni, Pelat Nomor yang Dimodifikasi Jadi Sasaran Utama
Polres Salatiga Tindak 24 Motor Berknalpot Tidak Standar
Polres Salatiga Tindak 24 Motor Berknalpot Tidak Standar

Tinggalkan komentar

Tinggalkan komentar

INFOGRAFIS

Kabar Terkini

POPULER

Seorang pengendara sepeda motor Honda Scoopy berinisial AF (21) meninggal dunia setelah mengalami kecelakaan tunggal di Jalan Lingkar Selatan (JLS) Salatiga, tepatnya di kawasan Kumpulrejo, Argomulyo, Sabtu pagi (20/6/2026). Kecelakaan diduga terjadi karena korban kurang konsentrasi saat berkendara hingga motornya oleng ke kiri dan masuk ke parit. Korban sempat dirawat di RSUD dr. Soebarkat Tjitrodarmodjo sebelum dinyatakan meninggal dunia.
Alami Laka Tunggal di JLS, Pengendara Scoopy Meninggal Dunia
Pemerintah Kabupaten Semarang melalui Dinas Sosial akan menyalurkan Bantuan Langsung Tunai (BLT) DBHCHT 2026 kepada 2.393 warga di 92 desa dan kelurahan mulai Juni 2026. Bantuan diberikan kepada buruh tani tembakau, buruh dan petani cengkih, serta warga kurang mampu untuk mendukung kesejahteraan dan produktivitas mereka.
2.393 Buruh dan Petani Tembakau di Kabupaten Semarang Terima BLT DBHCHT Rp600 Ribu
Puluhan Knalpot Brong di Salatiga Dijadikan Monumen Edukasi Pelajar
Puluhan Knalpot Brong di Salatiga Dijadikan Monumen Edukasi Pelajar