URL audio tidak tersedia.

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

[posts_like_dislike]
Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo memeriksa kesiapan rest area Pendopo KM 456 Salatiga dalam menyambut pemudik lebaran 1444 H. Ganjar mengecek ketersediaan tempat sampah, kebersihan toilet, dan antisipasi penumpukan pemudik di rest area. Ganjar juga meminta pengelola untuk menyiapkan petugas yang siap mengingatkan agar pemudik tidak terlalu lama berada di rest area.

Mbak Google

KABAR RASIKA

Jelang Lebaran, Ganjar Cek Rest Area KM 456, Ternyata Belum Ada SPBU

Jelang Lebaran, Ganjar Cek Rest Area KM 456, Ternyata Belum Ada SPBU

Jelang Lebaran, Ganjar Cek Rest Area KM 456, Ternyata Belum Ada SPBU

Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo memeriksa kesiapan rest area Pendopo KM 456 Salatiga dalam menyambut pemudik lebaran 1444 H. Ganjar mengecek ketersediaan tempat sampah, kebersihan toilet, dan antisipasi penumpukan pemudik di rest area. Ganjar juga meminta pengelola untuk menyiapkan petugas yang siap mengingatkan agar pemudik tidak terlalu lama berada di rest area.
Foto dok
Ganjar berfoto bersama sejumlah pengunjung rest area 456 usai cek jelang lebaran
featured-img

RASIKAFM.COM | SALATIGA - Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo kembali mengecek kesiapan sejumlah tempat menjelang mudik lebaran 1444 H. Kali ini, lokasi yang ia cek adalah rest area Pendopo KM 456 Salatiga.

Ganjar tiba di rest area sekitar pukul 10.30 WIB, Kamis (6/4/2023). Didampingi Property Management Head Rest Area Salatiga, Raymond, Ganjar berkeliling mengecek kesiapan lokasi itu untuk menyambut para pemudik.

Ganjar tampak teliti sekali saat melakukan pengecekan di tempat itu. Termasuk saat mengecek ketersediaan tempat sampah dan kebersihan di toilet.

“Kebersihan saya minta dijaga. Selain kebersihan lingkungan, di toilet juga harus diperhatikan. Terus edukasi masyarakat agar tidak buang sampah sembarangan. Saya juga minta tempat sampah ditambah,” kata Ganjar.

Ganjar juga melihat tidak adanya SPBU di rest area itu. Padahal, itu bagian penting yang harus ada di rest area.

“Tadi dari pengelola mengatakan, Pertamina akan memasang SPBU modular saat mudik balik lebaran. Jadi sudah betul. Intinya semua layanan harus disiapkan dengan baik,” jelasnya.

Terkait antisipasi penumpukan pemudik di rest area, Ganjar meminta pengelola menyiapkan langkah antisipasi. Petugas harus disiapkan untuk keliling dan mengingatkan pada pemudik agar tidak terlalu lama di rest area.

“Sehingga kalau terjadi antrean mengular, ada yang mengingatkan. Saya juga senang karena di rest area ini mereka yang jualan sudah menyiapkan takeaway sehingga bisa melayani dengan cepat,” ucapnya.

BACA JUGA :

Karang Taruna Dharma Remaja Desa Manggihan, Getasan, Kabupaten Semarang, mengolah limbah sayuran dan buah menjadi biogas untuk memasak serta pupuk organik cair. Inovasi berbasis pengelolaan sampah dan energi alternatif tersebut mengantarkan mereka meraih juara pertama Lomba Karang Taruna Berprestasi 2026 tingkat Jawa Tengah dan mewakili Jateng di tingkat nasional.
Karang Taruna Manggihan Getasan Sulap Limbah Sayur Jadi Biogas, Juara 1 Jateng dan Melaju Nasional
Mahasiswa KKN Tim II Undip 2026 mengembangkan potensi ekonomi dan pangan lokal di Desa Purworejo, Wonogiri, selama program pengabdian masyarakat. Sebanyak 10 mahasiswa mendampingi UMKM memanfaatkan Google Maps, QRIS, media sosial, dan website untuk pemasaran, sekaligus mengolah singkong dan ikan lele menjadi BoLeSi sebagai alternatif makanan tambahan bergizi bagi balita.
KKN Undip Dorong Transformasi Desa Purworejo Wonogiri melalui Inovasi Pangan dan Digitalisasi Sektor Ekonomi
Sebanyak 165 warga binaan Rutan Kelas IIB Salatiga mengikuti Sensus Ekonomi 2026 (SE2026) yang digelar BPS Kota Salatiga di Aula Rutan, Kamis (20/8/2026). Pendataan tersebut dilakukan untuk memperoleh data ekonomi yang akurat dan komprehensif sebagai dasar perencanaan pembangunan, sekaligus memperkuat sinergi antara BPS dan jajaran pemasyarakatan.
Sensus Ekonomi 2026 Sasar Rutan Salatiga
Sebuah kios perlengkapan pakaian muslim di Pasar Raya II, Jalan Jenderal Sudirman, Kota Salatiga, terbakar pada Kamis (20/8/2026) sekitar pukul 11.00 WIB. Kebakaran diduga dipicu korsleting listrik pada lampu bagian atas ruko yang digunakan sebagai gudang. Tiga unit mobil damkar dikerahkan dan api berhasil dipadamkan tanpa korban jiwa.
Tiga Unit Mobil Pemadam Lumpuhkan Api yang Membakar Kios Perlengkapan Muslim di Salatiga
Kejaksaan Negeri Salatiga memberikan penyuluhan hukum kepada siswa SMP Negeri 10 Salatiga melalui program Jaksa Masuk Sekolah (JMS), Kamis (20/8/2026). Kegiatan yang berlangsung di mushola sekolah tersebut membahas perundungan, tawuran, kekerasan, narkotika, pelecehan seksual, pencurian, hingga penggunaan media sosial secara bijak untuk membangun kesadaran hukum sejak dini.
Program JMS di SMP 10 Salatiga, Siswa Diberikan Materi Tentang Hukum dan Konsekuensinya
Kejaksaan Negeri Salatiga menyetorkan Rp150.297.670 hasil lelang 19 lot Barang Rampasan Negara ke Kas Negara, Kamis (20/8/2026). Lelang yang digelar melalui KPKNL Semarang pada 11–12 Agustus itu diikuti 66 peserta dan mencakup berbagai barang, mulai dari mobil, ponsel, pompa, penampungan air hingga tanah.
Eksekusi Tuntas, Kejaksaan Negeri Salatiga Setorkan Uang Ratusan Juta ke Kas Negara

Tinggalkan komentar

Tinggalkan komentar

INFOGRAFIS

Kabar Terkini

POPULER

20 Agustus 2026
Trans Jateng Menuju Transportasi Publik Hijau, Terjangkau, dan Terintegrasi di Jawa Tengah
Trans Jateng Menuju Transportasi Publik Hijau, Terjangkau, dan Terintegrasi di Jawa Tengah
Warga Dusun Tetep, Kelurahan Randuacir, Argomulyo, Salatiga, menggelar tradisi merti dusun atau sedekah bumi di Sendang Gambir pada 19 Agustus. Kegiatan tersebut menjadi ungkapan syukur sekaligus upaya merawat warisan leluhur, sumber mata air bersejarah, kesenian lokal, serta toleransi antarumat beragama melalui doa bersama dan pertunjukan budaya.
50 Tahun Lebih Warga Dusun Tetep Salatiga Gelar Ritual Tahunan Saparan
Kejaksaan Negeri Salatiga menyetorkan Rp150.297.670 hasil lelang 19 lot Barang Rampasan Negara ke Kas Negara, Kamis (20/8/2026). Lelang yang digelar melalui KPKNL Semarang pada 11–12 Agustus itu diikuti 66 peserta dan mencakup berbagai barang, mulai dari mobil, ponsel, pompa, penampungan air hingga tanah.
Eksekusi Tuntas, Kejaksaan Negeri Salatiga Setorkan Uang Ratusan Juta ke Kas Negara