URL audio tidak tersedia.

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

[posts_like_dislike]
Peresmian jembatan kaca di hutan wisata Tinjomoyo di Kota Semarang ditunda hingga tahun 2024 karena fokus anggaran tahun 2023 untuk penanggulangan banjir di berbagai tempat di Kota Semarang. Meskipun demikian, Anggota Komisi C DPRD Kota Semarang berharap jembatan kaca Tinjomoyo bisa diresmikan secepatnya.

Mbak Google

KABAR RASIKA

Jembatan Kaca Tinjomoyo Ditunda Peresmiannya, Pemkot Semarang Refokusing Anggaran untuk Banjir

Jembatan Kaca Tinjomoyo Ditunda Peresmiannya, Pemkot Semarang Refokusing Anggaran untuk Banjir

Jembatan Kaca Tinjomoyo Ditunda Peresmiannya, Pemkot Semarang Refokusing Anggaran untuk Banjir

featured-img

Semarang – Peresmian jembatan kaca di hutan wisata Tinjomoyo kemungkinan baru akan dilakukan pada tahun 2024 mendatang. Hal ini karena anggaran tahun 2023 akan difokuskan untuk penanggulangan banjir di berbagai tempat di Kota Semarang.

Menurut Anggota Komisi C DPRD Kota Semarang, Wachid Nurmiyanto, meskipun begitu, ia tetap berharap jembatan kaca Tinjomoyo bisa diresmikan secepatnya. “Kita berharap secepatnya, saya melihat prioritas untuk pemerintah kota Semarang di tahun 2023 ini adalah menangani banjir, sehingga perkiraan saya adalah uangnya akan dialokasikan untuk kegiatan yang dapat mengurangi bahkan mencegah terjadinya banjir,” terangnya pada Senin (27/2/2023).

Program penanggulangan banjir dengan melakukan normalisasi sungai-sungai di Semarang didorong penuh oleh pemerintah pusat. Namun Pemkot Semarang tetap harus menyediakan anggaran sendiri.

“Ada program yang didorong oleh pemerintah pusat, yaitu pelebaran sungai Plumbon. Kemungkinan uangnya sebagian besar akan dialokasikan ke sana jika program tersebut dilaksanakan, maka menurut saya ini baik sekali,” tandasnya.

Selain masalah refokusing anggaran, jembatan kaca Tinjomoyo masih harus dilengkapi dengan infrastruktur tambahan seperti jalan penghubung, tempat parkir, dan pusat kuliner. “Namun, beberapa hal yang perlu dipertimbangkan terkait jembatan kaca adalah akses jalan yang belum memungkinkan dari jalan raya menuju ke hutan atau jembatan kaca, dan tempat parkir yang belum representatif,” pungkasnya.

Selain itu, fasilitas pendukung lainnya seperti pos keamanan atau K3, MCK atau toilet, dan pusat UMKM atau oleh-oleh tempatnya juga belum tersedia.

BACA JUGA :

PT Jasamarga Semarang Batang melakukan uji kekesatan (Skid Resistance Test) di Ruas Tol Semarang–Batang sebagai bagian dari pemenuhan Standar Pelayanan Minimal (SPM). Pengujian ini bertujuan mengukur daya cengkeram ban terhadap permukaan jalan agar risiko kendaraan tergelincir dapat diminimalkan, sekaligus menjadi dasar pelaksanaan pemeliharaan demi menjaga keamanan, kenyamanan, dan keselamatan pengguna jalan tol.
Ternyata Jalan Tol Rutin Jalani Uji Kekesatan Jalan, Apa Itu dan Mengapa Penting?
Kementerian Agama Kabupaten Semarang meluncurkan Program Pohon Cinta secara serentak di seluruh Kantor Urusan Agama (KUA), Selasa (14/7/2026), dengan mewajibkan setiap calon pengantin menanam sedikitnya satu pohon. Program yang menjadi bagian dari implementasi Ekoteologi ini bertujuan mendorong pelestarian lingkungan, memperkuat nilai keagamaan, sekaligus mendukung penghijauan di Kabupaten Semarang. Hingga kini, sekitar 6.600 bibit pohon telah ditanam melalui program tersebut.
Catin di Kabupaten Semarang Wajib Tanam "Pohon Cinta" Sebelum Menikah
Dinas Perhubungan Kabupaten Semarang bersama PT Jasamarga Jogja Bawen menyempurnakan jalur kanalisasi sepeda motor di Exit Tol Bawen dengan mengubah bentuk pulau jalan menjadi lebih landai. Perbaikan yang dilakukan setelah evaluasi dan koordinasi dengan PT Trans Marga Jateng ini bertujuan meningkatkan keselamatan, kenyamanan, serta memudahkan pengendara sepeda motor bergabung ke lajur utama.
Pulau Jalan Exit Tol Bawen Dibongkar, Kurangi Risiko Manuver Pengendara Motor
Mulai Hari Ini! Sebagian Wilayah Salatiga Padam, PLN Resmi Umumkan Mati Lampu 3 Hari Berturut-turut
Mulai Hari Ini! Sebagian Wilayah Salatiga Padam, PLN Resmi Umumkan Mati Lampu 3 Hari Berturut-turut
Dinas Perhubungan Kabupaten Semarang bersama Satlantas Polres Semarang melakukan monitoring operasional angkutan galian C milik PT Mitra Anugerah Bumi Agung (MABA) di Desa Delik, Kecamatan Tuntang, Senin (13/7/2026). Dalam inspeksi tersebut, petugas menemukan sejumlah truk yang belum memenuhi persyaratan laik jalan. Pengusaha tambang diberi peringatan untuk melengkapi persyaratan teknis dan administrasi kendaraan, serta diminta mengoptimalkan penyiraman jalan, penggunaan terpal, dan pengaturan lalu lintas guna mengurangi dampak terhadap masyarakat.
Dishub Kabupaten Semarang Lakukan Pengawasan Angkutan Galian C di Delik Tuntang, Soroti Kelayakan Kendaraan dan Pengendalian Debu
DPRD Kabupaten Semarang meminta Pemerintah Kabupaten Semarang tidak lagi menjadikan pokok-pokok pikiran (pokir) sebagai prioritas pemangkasan anggaran dalam penyusunan APBD 2027 setelah kemampuan keuangan daerah diperkirakan turun lebih dari Rp400 miliar. Permintaan itu disampaikan Senin (13/7/2026), sementara pemerintah menegaskan seluruh usulan pokir tetap harus memenuhi regulasi dan persyaratan administratif sebelum direalisasikan.
Pokir DPRD Kabupaten Semarang 2027 Terancam Dipangkas, Anggota Dewan Siap-Siap Gigit Jari

INFOGRAFIS

Kabar Terkini

POPULER

Dinas Perhubungan Kabupaten Semarang bersama Satlantas Polres Semarang melakukan monitoring operasional angkutan galian C milik PT Mitra Anugerah Bumi Agung (MABA) di Desa Delik, Kecamatan Tuntang, Senin (13/7/2026). Dalam inspeksi tersebut, petugas menemukan sejumlah truk yang belum memenuhi persyaratan laik jalan. Pengusaha tambang diberi peringatan untuk melengkapi persyaratan teknis dan administrasi kendaraan, serta diminta mengoptimalkan penyiraman jalan, penggunaan terpal, dan pengaturan lalu lintas guna mengurangi dampak terhadap masyarakat.
Dishub Kabupaten Semarang Lakukan Pengawasan Angkutan Galian C di Delik Tuntang, Soroti Kelayakan Kendaraan dan Pengendalian Debu
SMA Sainstek Ahmad Dahlan Salatiga menggelar kegiatan Awalussanah di Gedung DPRD Kota Salatiga, Sabtu (11/7/2026), dengan penyampaian materi menggunakan bahasa Inggris dan Indonesia. Kegiatan ini bertujuan memperkenalkan program sekolah, guru, dan siswa baru sekaligus menegaskan komitmen membangun sekolah modern berbasis sains, teknologi, riset, serta nilai-nilai Al-Qur'an dan Al-Hadits untuk menyiapkan lulusan berdaya saing global.
42 Siswa Baru SMA Sainstek Salatiga ikuti Awalussanah, Penyajian Materi disampaikan dalam Dua Bahasa
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprakirakan cuaca Semarang dan Jawa Tengah pada Senin, 13 Juli 2026, didominasi kondisi cerah hingga cerah berawan. Hasil pengamatan pukul 06.00 WIB menunjukkan suhu udara di Semarang mencapai 25,4 derajat Celsius dengan kelembapan 65 persen, sementara cuaca kering masih berpotensi meningkatkan risiko kebakaran hutan dan lahan di sejumlah wilayah.
13 Juli 2026: Cuaca Semarang Cerah, BMKG Minta Waspadai Potensi Kebakaran Hutan dan Lahan di Jawa Tengah