KAWAN PEMANDU JALAN

KABAR RASIKA

Kadisdik Salatiga Minta Maaf soal Insentif Rp 500 Ribu per Bulan untuk Ribuan Guru

Kadisdik Salatiga Minta Maaf soal Insentif Rp 500 Ribu per Bulan untuk Ribuan Guru

Kadisdik Salatiga Minta Maaf soal Insentif Rp 500 Ribu per Bulan untuk Ribuan Guru

Suasana KBM di salah satu sekolah di Salatiga

RASIKAFM.COM | SALATIGA – Muh Nasiruddin,Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Salatiga, menyampaikan permohonan maaf atas tidak teralokasinya dana insentif kesejahteraan pendidik dan tenaga kependidikan pada APBD Tahun Anggaran 2026. Permohonan maaf tersebut disampaikan secara terbuka melalui sebuah video.

Dalam pernyataannya, Muh Nasiruddin menyampaikan permohonan maaf yang sebesar-besarnya kepada masyarakat Kota Salatiga, khususnya para pendidik dan tenaga kependidikan di sekolah swasta, terkait terbitnya Surat Edaran Kepala Dinas Nomor 800.1.12/45 tentang insentif kesejahteraan pendidik dan tenaga kependidikan tahun anggaran 2026.

Dia juga menyampaikan permohonan maaf kepada Wali Kota Salatiga atas kehilafan yang terjadi serta memohon arahan lebih lanjut.

Dirinya menyadari belum dapat memberikan pelayanan yang terbaik dan berkomitmen untuk terus memberikan pelayanan maksimal di bidang pendidikan.

“Mohon maaf, belum dapat memberikan yang terbaik. Kami senantiasa akan memberikan pelayanan dalam bidanh pendidikan,” tuturnya, melalui video.

Dia juga meminta para pendidik dan tenaga kependidikan untuk bersabar menunggu hasil peninjauan ulang yang dilakukan Pemerintah Kota Salatiga terkait dengan insentif kesejahteraan bagi pendidik dan tenaga kependidikan non aparatur sipil negara (non ASN).

“Kami mohon kesabaran menunggu hasil tinjau ulang Pemerintah Kota salatiga. Kami terimakasig atas kesabaran dan pengertian yang diberikan. Mohon maaf dan dukungan dari semua pihak untuk kelancaran dan dukungan,” tuturnya.

Sebelumnya diberitakan, DPRD Kota Salatiga menilai hilangnya anggaran insentif kesejahteraan pendidik dalam postur APBD 2026 merupakan bentuk keteledoran jajaran eksekutif. Pasalnya, anggaran tersebut selama ini bersifat rutin dan telah berjalan selama beberapa tahun.

Muh Nasiruddin permohonan maaf

INFOGRAFIS

Kabar Terkini

POPULER

DPRD Kabupaten Semarang meminta sosialisasi rencana pengembangan geothermal Gunung Ungaran tidak menjadi formalitas agar masyarakat dapat menyatakan menerima atau menolak proyek tersebut. Wakil Ketua Komisi B DPRD Kabupaten Semarang Said Riswanto menyampaikan hal itu di Ungaran, Kamis (10/9/2026), karena suara warga dinilai penting dalam proses pembangunan dan pengelolaan lingkungan.
DPRD Kabupaten Semarang Ingatkan Sosialisasi Geothermal Jangan Dianggap Persetujuan Warga
Masyarakat dapat mengecek status desil dalam Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional (DTSEN) secara online melalui laman dtsen-form.bps.go.id menggunakan NIK. Pemeriksaan dapat dilakukan untuk mengetahui kesesuaian data sosial ekonomi yang menjadi salah satu acuan penentuan sasaran bantuan. Jika data tidak sesuai, masyarakat dapat mengajukan sanggahan atau meminta bantuan desa maupun kelurahan.
Cara Cek Desil DTSEN dengan HP
Menag MTQ Nasional di Semarang Jadi Pesta Rakyat Lintas Agama
Menag: MTQ Nasional di Semarang Jadi Pesta Rakyat Lintas Agama
Tim sepak bola Popda Kota Salatiga berhasil menjadi juara Popda Jawa Tengah 2026 setelah mengalahkan Kabupaten Wonogiri 1-0 pada partai final. Sebelumnya, Salatiga menyingkirkan Kota Semarang melalui adu penalti 5-3 di semifinal. Gelar ini diraih berkat konsistensi, kekompakan, dan mental bertanding para pemain muda sepanjang kompetisi.
Skuad Muda Juara, Perjuangan Tim Sepak Bola Salatiga di ajang Popda Jateng Berbuah Manis