URL audio tidak tersedia.

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

[posts_like_dislike]
Dalam Kegiatan Locus Intelektual KAHMI Salatiga, dialog mengenai transformasi politik generasi muda dipusatkan pada Kaesang Pangarep, Ketua Umum PSI. Narasumber dari berbagai organisasi pemuda seperti HMI, PMII, dan GMKI mengeksplorasi peran dan dampak fenomena Kaesang dalam konteks politik Indonesia.

Mbak Google

KABAR RASIKA

Kaesang Pangarep Dalam Sorotan, Transformasi Politik Generasi Muda

Kaesang Pangarep Dalam Sorotan, Transformasi Politik Generasi Muda

Kaesang Pangarep Dalam Sorotan, Transformasi Politik Generasi Muda

Sejumlah elemen mahasiawa dan masyarakat saat ikuti diskusi mendalam mengenai transformasi politik generasi muda yang digelar KAHMI Salatiga
featured-img

RASIKAFM. COM | SALATIGA – Dalam Kegiatan Locus Intelektual KAHMI Salatiga, Kaesang Pangarep, Ketua Umum PSI, menjadi pusat perhatian. Acara ini, yang dipimpin oleh KAHMI Salatiga, berhasil menciptakan dialog mendalam mengenai transformasi politik generasi muda.

“Lokus Intelektual KAHMI Salatiga membangun ulang tradisi akademik melalui curah wacana yang bergulir, membuka wawasan dan memberi pencerahan,” ujar Prof Dr Mukti Ali, M.Hum, selaku koordinator dalam pembukaan acara yang sekaligus merayakan Hari Sumpah Pemuda. Kita yakin para panelis muda dari beberapa utusan organisasi ekstra kemahasiswaan mampu memformulasi gagasannya dalam diskusi ini, lanjut Mukti.

Fahmi Arsyad, Ketua HMI Salatiga, menyampaikan pentingnya pemuda inspiratif, sambil mengungkapkan keprihatinannya terhadap potensi dinasti politik dalam keluarga Jokowi. “Semangat awal Kaesang sebagai representasi pemuda di dunia politik menjadi lebur karena konsep familisme,” ujarnya.

Fahrurrosin, Ketua PMII Salatiga, melihat peristiwa Kaesang menjadi Ketua PSI menciptakan asumsi liar di masyarakat. “Keluarga Pak Jokowi tampaknya memainkan peran penting dalam drama pemilu 2024,” katanya.

Stanley Musa, Ketua GMKI Salatiga, menilai berita viral Kaesang sebagai fenomena biasa dan mengajak generasi muda berpikir logis. “Fenomena bukanlah sesuatu yang luar biasa, kita perlu berpikir menggunakan akal sehat,” ucapnya.

Fahmi Febrianto, perwakilan IMM, melihat fenomena Kaesang sebagai peluang untuk menghidupkan kembali minat politik generasi muda. “Fenomena Kaesang bisa menjadi kebangkitan minat politik generasi muda,” katanya.

Acara dihadiri oleh puluhan mahasiswa Salatiga yang memberikan apresiasi pada akhir acara. “Diskusi ini membawa wawasan baru tentang peran Kaesang dalam transformasi politik generasi muda,” ujar salah seorang peserta.

Para narasumber dan moderator menerima cenderamata sebagai penghargaan dari KAHMI Salatiga. Diskusi ini telah menciptakan dialog kritis dan memberikan perspektif mendalam terkait peran Kaesang Pangarep dalam politik Indonesia.

BACA JUGA :

SMA Sainstek Ahmad Dahlan Salatiga menggelar kegiatan Awalussanah di Gedung DPRD Kota Salatiga, Sabtu (11/7/2026), dengan penyampaian materi menggunakan bahasa Inggris dan Indonesia. Kegiatan ini bertujuan memperkenalkan program sekolah, guru, dan siswa baru sekaligus menegaskan komitmen membangun sekolah modern berbasis sains, teknologi, riset, serta nilai-nilai Al-Qur'an dan Al-Hadits untuk menyiapkan lulusan berdaya saing global.
42 Siswa Baru SMA Sainstek Salatiga ikuti Awalussanah, Penyajian Materi disampaikan dalam Dua Bahasa
Anggota DPR RI Muh Haris bersama Anggota DPRD Jawa Tengah Ida Nurul Farida dan Anggota DPRD Kabupaten Semarang M. Jauhari Mahmud menyerahkan bantuan sembako serta uang tunai kepada korban kebakaran rumah di Desa Karangduren, Kecamatan Tengaran, Kabupaten Semarang. Bantuan diberikan sebagai bentuk kepedulian sekaligus dukungan agar keluarga korban segera pulih dan kembali beraktivitas.
Pasca Musibah, Tiga Anggota Dewan Berikan Bantuan Korban Kebakaran di Tengaran
Masuki Musim Kemarau PDAM Salatiga Pastikan Ketersediaan Air bagi Pelanggan
Masuki Musim Kemarau PDAM Salatiga Pastikan Ketersediaan Air bagi Pelanggan
Bung Andre Resmi Daftar Bakal Calon Ketua DPC Partai Demokrat Kota Salatiga
Bung Andre Resmi Daftar Bakal Calon Ketua DPC Partai Demokrat Kota Salatiga
Rumpun bambu di belakang rumah warga di RT 03 RW 06, Kelurahan Tegalrejo, Kecamatan Argomulyo, Kota Salatiga, terbakar pada Rabu (8/7/2026) sekitar pukul 09.00 WIB. Api diduga berasal dari pembakaran ban sepeda motor bekas di dekat lokasi, lalu berhasil dipadamkan oleh Damkar Kota Salatiga bersama aparat dan warga tanpa menimbulkan korban jiwa.
Aparat Bersatu Padu Padamkan Api yang Menghanguskan Pohon Bambu
Satreskrim Polres Salatiga menangkap buronan yang diduga menjadi otak sindikat pembobolan rekening bank swasta di Kabupaten Sidenreng Rappang, Sulawesi Selatan. Sindikat tersebut diduga menguras saldo nasabah hingga Rp750.747.508 dengan membeli data rekening secara daring, membuat KTP palsu, lalu mengganti kartu ATM korban di kantor cabang bank menggunakan identitas palsu.
Tersangka Pembobolan Rekening Bank Rp750 Juta Ditangkap, Pelaku akui Jualan dari Medsos

Tinggalkan komentar

Tinggalkan komentar

INFOGRAFIS

Kabar Terkini

POPULER

PT Mitra Anugerah Bumi Agung berkomitmen memperbaiki jalan rusak di Desa Tlompakan, Kecamatan Tuntang, Kabupaten Semarang, mulai 12 Juli 2026 setelah audiensi dengan warga dan DPRD Kabupaten Semarang, Jumat (3/7/2026). Warga juga menuntut pembatasan jam operasi, kelayakan armada, perbaikan drainase, dan rambu keselamatan. DPRD akan mendorong penghentian sementara tambang bila komitmen tidak direalisasikan.
DPRD Kabupaten Semarang Ultimatum Tambang Galian C di Tuntang: Taati Kesepakatan atau Operasional Ditutup!
Polres Salatiga menangkap sejumlah pelaku tawuran yang diduga terlibat dalam penyiraman air keras terhadap anak berusia 14 tahun di Jembatan depan Makam Ngemplak, Jalan Lingkar Selatan, Kamis (2/7/2026) dini hari. Empat pemuda ditetapkan sebagai tersangka kepemilikan senjata tajam tanpa izin setelah bentrokan yang dipicu tantangan melalui Instagram itu menyebabkan satu korban meninggal dunia.
Remaja Luar Kota Salatiga Tawuran di JLS, Anak 14 Tahun Meninggal usai Disiram Air Keras
Dua rumah warga milik Asfiah dan Tumadi di Dusun Cabean Kulon, Desa Karangduren, Kecamatan Tengaran, Kabupaten Semarang, hangus terbakar pada Rabu (8/7/2026) sekitar pukul 11.30 WIB. Kebakaran diduga dipicu korsleting listrik dan cepat membesar karena bangunan berbahan kayu serta tiupan angin, sebelum tiga unit mobil pemadam berhasil melokalisasi api tanpa korban jiwa maupun luka.
Dua Rumah Kayu di Karangduren Tengaran Terbakar, Diduga karena Korsleting