URL audio tidak tersedia.

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

[posts_like_dislike]
Letupan senapan semi otomatis menerbangkan puluhan balon di lapangan tembak kompi A Satbrimob Polda Jateng di Pasadena, Semarang. Momen yang dilakukan oleh Kapolda Jateng, Irjen Pol Ahmad Luthfi, itu menandai dibukanya lomba menembak Dansat Brimob Polda Jateng Cup 2021, Jumat (26/11).

Mbak Google

KABAR RASIKA

Kapolda Jateng Buka Lomba Menembak Dansat Brimob Polda Jateng Cup

Kapolda Jateng Buka Lomba Menembak Dansat Brimob Polda Jateng Cup

Kapolda Jateng Buka Lomba Menembak Dansat Brimob Polda Jateng Cup

featured-img

SEMARANG – Letupan senapan semi otomatis menerbangkan puluhan balon di lapangan tembak kompi A Satbrimob Polda Jateng di Pasadena, Semarang. Momen yang dilakukan oleh Kapolda Jateng, Irjen Pol Ahmad Luthfi, itu menandai dibukanya lomba menembak Dansat Brimob Polda Jateng Cup 2021, Jumat (26/11).

Lomba menembak yang juga dikuti para pejabat utama serta Kapolres jajaran Polda Jateng itu, dilaksanakan dalam rangka memperingati HUT Brimob Polri yang ke 76. Adapun kegiatan dilaksanakan tanggal 26 November-5 Desember 2021,

Dalam sambutannya Kapolda Jateng, Irjen Pol Ahmad Luthfi menyatakan menembak bukan hanya hobi namun juga mengandung nilai sportivitas dan melatih mengambil secara cepat dan tepat.

“Sedangkan dalam tugas sehari-hari, menembak adalah kemampuan dasar anggota Polri yang perlu dilatih. Ini penting dilatihkan secara rutin terutama pada anggota opsnal,” kata Luthfi.

Luthfi menerangkan, penggunaan tindakan tegas melalui tembakan adalah langkah terakhir yang dilakukan anggota Polri. Penggunaan senjata harus dapat dipertanggung  jawabkan secara kedinasan.

“Upaya penggunaan senjata dilakukan dalam kondisi overmacht (terpaksa), harus tepat sasaran. Maka itu perlu dipersiapkan dan dilatihkan secara rutin,” bebernya.

Terkait lomba menembak Dansat Brimob Polda Jateng Cup ini, Kabidhumas Polda Jateng, Kombes Pol M Iqbal Alqudusy, menerangkan kegiatan yang dilombakan ada lima event.

“Pada 26 November ini dilaksanakan lomba antar Polres, Satker Mapolda dan Akpol di Kompi Brimob Pasadena, Semarang. Sedangkan empat event lain dilaksanakan di Kompi Brimob Boyolali,” terangnya.

Empat event yang dilaksanakan di Kompi 3/C Brimob Boyolali tersebut antara lain lomba tembak non IPSC TNI/Polri dan lomba tembak IPSC level 2 pada 26-28 November 2021. Sedangkan pada 4-5 Desember 2021, di Kompi Boyolali akan dilaksanakan lomba menembak AA IPSC level 3 dan dan non AA IPSC.

“Di seluruh event, kegiatan lomba menembak ini diikuti ratusan orang petembak, khususnya dari Polri dan TNI,” imbuhnya.

BACA JUGA :

Karang Taruna Dharma Remaja Desa Manggihan, Getasan, Kabupaten Semarang, mengolah limbah sayuran dan buah menjadi biogas untuk memasak serta pupuk organik cair. Inovasi berbasis pengelolaan sampah dan energi alternatif tersebut mengantarkan mereka meraih juara pertama Lomba Karang Taruna Berprestasi 2026 tingkat Jawa Tengah dan mewakili Jateng di tingkat nasional.
Karang Taruna Manggihan Getasan Sulap Limbah Sayur Jadi Biogas, Juara 1 Jateng dan Melaju Nasional
Mahasiswa KKN Tim II Undip 2026 mengembangkan potensi ekonomi dan pangan lokal di Desa Purworejo, Wonogiri, selama program pengabdian masyarakat. Sebanyak 10 mahasiswa mendampingi UMKM memanfaatkan Google Maps, QRIS, media sosial, dan website untuk pemasaran, sekaligus mengolah singkong dan ikan lele menjadi BoLeSi sebagai alternatif makanan tambahan bergizi bagi balita.
KKN Undip Dorong Transformasi Desa Purworejo Wonogiri melalui Inovasi Pangan dan Digitalisasi Sektor Ekonomi
Rencana pengembangan panas bumi Gunung Ungaran untuk PLTP masih dalam tahap kajian dan belum memasuki pelaksanaan, kata Pemkab Semarang, Kamis (20/8/2026). Pemerintah masih menunggu hasil penelitian potensi geothermal, sekaligus memastikan aspek lingkungan, keamanan, aktivitas warga, dan keberadaan Candi Gedongsongo tetap terlindungi.
Pengembangan Panas Bumi Gunung Ungaran untuk PLTP Bakal Dilanjut, Pemkab Semarang: Masih Tahap Kajian
Satpol PP Kota Salatiga mengedukasi dan mengajak pedagang kaki lima (PKL) bermotor yang berjualan di lingkar dalam Alun-alun Pancasila untuk pindah secara sukarela, Rabu (19/8/2026). Langkah tersebut dilakukan karena aktivitas berjualan dan parkir kendaraan di area tersebut dilarang, sekaligus untuk menjaga ketertiban dan kenyamanan warga dengan pendekatan humanis.
Humanis! Cara Kabid Ketertiban Satpol PP Salatiga Rayu PKL agar Mau Pindah Sukarela
Artis nasional Anang Hermansyah dan Ashanty mengunjungi Kota Salatiga pada Selasa (18/8/2026) malam untuk menjajaki pemanfaatan sejumlah lokasi sebagai tempat pengambilan gambar film. Didampingi Wali Kota Salatiga Robby Hernawan, rombongan juga menikmati suasana kota sekaligus mengenal potensi budaya, kuliner, UMKM, dan ekonomi kreatif setempat.
Kenakan Blangkon Pecis dan Syal Motif Khas Salatiga, Artis Anang dan Ashanty Keliling Kota
Mahasiswa KKN-T IDBU 54 UNDIP menjalankan program pemberdayaan masyarakat selama 45 hari di Tanjung Anom, Kabupaten Pekalongan. Kegiatan tersebut meliputi pemanfaatan sampah plastik menjadi ecobrick, pengolahan bunga telang, digitalisasi Bank Sampah Bunga Tanjung Lestari, budidaya ikan nilem, edukasi kesehatan, serta sosialisasi keamanan digital untuk meningkatkan kemandirian dan potensi lokal warga.
45 Hari KKN-T IDBU 54 UNDIP: Dari Ecobrick hingga Digitalisasi Website BSU Tanjung Anom

Tinggalkan komentar

Tinggalkan komentar

INFOGRAFIS

Kabar Terkini

POPULER

20 Agustus 2026
Trans Jateng Menuju Transportasi Publik Hijau, Terjangkau, dan Terintegrasi di Jawa Tengah
Trans Jateng Menuju Transportasi Publik Hijau, Terjangkau, dan Terintegrasi di Jawa Tengah
Warga Dusun Tetep, Kelurahan Randuacir, Argomulyo, Salatiga, menggelar tradisi merti dusun atau sedekah bumi di Sendang Gambir pada 19 Agustus. Kegiatan tersebut menjadi ungkapan syukur sekaligus upaya merawat warisan leluhur, sumber mata air bersejarah, kesenian lokal, serta toleransi antarumat beragama melalui doa bersama dan pertunjukan budaya.
50 Tahun Lebih Warga Dusun Tetep Salatiga Gelar Ritual Tahunan Saparan
Kejaksaan Negeri Salatiga menyetorkan Rp150.297.670 hasil lelang 19 lot Barang Rampasan Negara ke Kas Negara, Kamis (20/8/2026). Lelang yang digelar melalui KPKNL Semarang pada 11–12 Agustus itu diikuti 66 peserta dan mencakup berbagai barang, mulai dari mobil, ponsel, pompa, penampungan air hingga tanah.
Eksekusi Tuntas, Kejaksaan Negeri Salatiga Setorkan Uang Ratusan Juta ke Kas Negara