URL audio tidak tersedia.

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

[posts_like_dislike]
Empat buruh pabrik sepatu PT SCI (Selalu Cinta Indonesia, ditangkap jajaran Satreskrim Polres Salatiga, setelah terindikasi menjadi komplotan pencuri sepatu di pabrik tempatnya bekerja.

Mbak Google

KABAR RASIKA

Kompak Mencuri Sepatu Ditempatnya Bekerja, 4 Karyawan Ini Terancam Menjadi Mantan

Kompak Mencuri Sepatu Ditempatnya Bekerja, 4 Karyawan Ini Terancam Menjadi Mantan

Kompak Mencuri Sepatu Ditempatnya Bekerja, 4 Karyawan Ini Terancam Menjadi Mantan

featured-img

Empat buruh pabrik sepatu PT SCI (Selalu Cinta Indonesia, ditangkap jajaran Satreskrim Polres Salatiga, setelah terindikasi menjadi komplotan pencuri sepatu di pabrik tempatnya bekerja.

Mereka kini telah ditetapkan tersangka dan dijebloskan ke dalam sel tahanan Polres Salatiga. Para tersangka sehari-hari bekerja sebagai teknisi mekanik di pabrik yang beralamatkan di Jalan Lingkar Salatiga (JLS), Kp Tetep, Kelurahan Randuacir, Kecamatan Argomulyo, Kota Salatiga.

Kapolres Salatiga, AKBP Indra Mardiana saat menggelar pres release di pendopo Mapolres setempat, Jumat (18/11/2022) mengatakan, keempat pelaku tersebut yakni NR (22) warga Bulung, Kecamatan Jekulo, Kabupaten Kudus, SS (44) warga Kp Cengkok, Desa Sentu, Kecamatan Balaraja, Kabupaten Tanggerang, MS (52) warga Sriwulan, Kecamatan Sayung, Kabupaten Demak dan RS (34) warga Prigi Kecamatan Kebonagung, Kabupaten Demak.

“Dalam menjalankan aksinya para pelaku ini mempunyai peran masing masing,”kata Kapolres di dampingi Kasat Reskrim AKP Nanung Nugroho dan Kasi Humas IPTU Henri Widyoriani.

AKBP Indra menjelaskan, penangkapan ini bermula dari laporan pihak pabrik kemudian melakukan penyelidikan hingga mengarah kepada para tersangka.

“Modus operandi pelaku mengambil sepatu dari atas mesin conveyor (Mesin perakit sepatu) sebelum quality control (QC) tanpa seizin PT SCI. Kemudian sepatu sepatu tersebut dibawa keluar dari area PT SCI dengan cara disimpan atau disembunyikan didalam jok sepeda motor,”papar AKBP Indra.

Para pelaku, lanjut AKBP Indra, mencuri sebanyak 200 pasang sepatu merek Converse dan Nike. Satu pasangnya oleh pelaku dijual seharga Rp 500 ribu.

“Akibat hal ini pihak PT SCI menderita kerugian hingga Rp 400 juta rupiah,”tutur AKBP Indra.

AKBP Indra membeberkan, komplotan ini diotaki oleh SS. Ia berperan membeli sepatu hasil curian dari rekanya seharga Rp 220 ribu setiap pasangnya. Lalu setelah membeli, SS menyimpan dan menawarkan melalui media sosial.

“SS menawarkan promosi bahwa sepatu tidak dijual di Indonesia. Dan NR total mengambil sepatu sebanyak 17 pasang,”terang AKBP Indra.

Ia menerima uang Rp 4 juta 960 ribu dari hasil pencurian sepatu dan sepatu yang dicuri dilakukan secara acak, ada yang sebelah kiri semua, lalu pada kesempatan selanjutnya, mengambil yang bagian kanan.

Sedangkan untuk tersangka MS mencuri sepatu selanjutnya dimasukan ke kotak perkakas kerja, dan dibawa ke luar gedung.

“Sepatu yang berhasil dibawa keluar gedung, dimasukkan ke jok sepeda motor lalu diserahkan kepada SS. Untuk tersangka RS tugasnya juga sama,” kata Indra.

Sementara SS mengaku bahwa ia nekat melakukan pencurian karena gaji yang diterimanya tidak cukup untuk memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari.

“Saya melakukan pencurian sejak September, kami berlangsung natural, jadi tidak ada yang saling mengajak. Semua butuh tambahan uang,”akunya.

BACA JUGA :

Rest Area Pendopo KM 456 Tol Semarang–Solo di Pabelan, Kabupaten Semarang, dipadati pengunjung pada Minggu (12/7/2026) bertepatan dengan hari terakhir libur sekolah. Ribuan pengguna jalan tol memanfaatkan rest area untuk beristirahat, menikmati kuliner UMKM, dan menggunakan berbagai fasilitas, sementara pengelola mencatat lonjakan sekitar 5.000 pengunjung di masing-masing sisi A dan B selama masa liburan.
Hari Terakhir Liburan, Rest Area Pendopo KM 456 Jadi Titik Singgah Favorit Keluarga
PT Mitra Anugerah Bumi Agung (MABA) menyatakan telah memenuhi tuntutan warga terkait aktivitas tambang galian C di Dusun Banyuurip, Desa Delik, Kecamatan Tuntang, Kabupaten Semarang, dengan memperbaiki 18 titik jalan, mengatur operasional kendaraan, dan melakukan penyiraman jalan. Perbaikan yang dimulai sejak 8 Juli 2026 itu dilakukan lebih cepat dari target sebagai tindak lanjut hasil audiensi bersama warga dan pemerintah.
PT MABA Klaim Penuhi Tuntutan Warga, Perbaiki 18 Titik Jalan di Jalur Tambang Delik–Tlompakan
Jallu Nusantara dan Fatayat NU Salatiga Jalin Kerja Sama Cegah Kekerasan
Jallu Nusantara dan Fatayat NU Salatiga Jalin Kerja Sama Cegah Kekerasan
Masuki Musim Kemarau PDAM Salatiga Pastikan Ketersediaan Air bagi Pelanggan
Masuki Musim Kemarau PDAM Salatiga Pastikan Ketersediaan Air bagi Pelanggan
Sekretaris Daerah Kabupaten Semarang Valeanto Soekendro dikukuhkan sebagai Ketua Korpri Kabupaten Semarang periode 2026–2031 di Pendopo Rumah Dinas Bupati Semarang, Kamis (9/7/2026). Ia akan mengusulkan penempatan ASN lebih dekat dengan domisili melalui Baperjakat untuk menekan biaya transportasi, sekaligus mendorong transformasi digital, solidaritas anggota, dan optimalisasi aset Korpri.
Ketua Korpri Kabupaten Semarang Usulkan ASN Bekerja Dekat Rumah demi Tekan Biaya Hidup
Pertamina Patra Niaga Regional Jawa Bagian Tengah memastikan antrean kendaraan di sejumlah SPBU Jawa Tengah dan DIY tidak disebabkan kelangkaan Biosolar. Stok Biosolar tercatat mencapai 13,5 kali konsumsi harian normal dan Pertalite 11,5 kali, sementara perusahaan memantau persediaan secara real-time serta mengirim pasokan tambahan dari depot terdekat saat stok menurun.
Antrean Biosolar di Sejumlah SPBU, Pertamina Tegaskan Bukan karena Kelangkaan

Tinggalkan komentar

Tinggalkan komentar

INFOGRAFIS

Kabar Terkini

POPULER

Masuki Musim Kemarau PDAM Salatiga Pastikan Ketersediaan Air bagi Pelanggan
Masuki Musim Kemarau PDAM Salatiga Pastikan Ketersediaan Air bagi Pelanggan
Polres Salatiga menangkap sejumlah pelaku tawuran yang diduga terlibat dalam penyiraman air keras terhadap anak berusia 14 tahun di Jembatan depan Makam Ngemplak, Jalan Lingkar Selatan, Kamis (2/7/2026) dini hari. Empat pemuda ditetapkan sebagai tersangka kepemilikan senjata tajam tanpa izin setelah bentrokan yang dipicu tantangan melalui Instagram itu menyebabkan satu korban meninggal dunia.
Remaja Luar Kota Salatiga Tawuran di JLS, Anak 14 Tahun Meninggal usai Disiram Air Keras
Dua rumah warga milik Asfiah dan Tumadi di Dusun Cabean Kulon, Desa Karangduren, Kecamatan Tengaran, Kabupaten Semarang, hangus terbakar pada Rabu (8/7/2026) sekitar pukul 11.30 WIB. Kebakaran diduga dipicu korsleting listrik dan cepat membesar karena bangunan berbahan kayu serta tiupan angin, sebelum tiga unit mobil pemadam berhasil melokalisasi api tanpa korban jiwa maupun luka.
Dua Rumah Kayu di Karangduren Tengaran Terbakar, Diduga karena Korsleting