URL audio tidak tersedia.

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

[posts_like_dislike]
Dalam menghadapi musim hujan, Wali Kota Semarang, Hevearita Gunaryanti Rahayu, mengajak masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap kesehatan dan melakukan Pemberantasan Jentik Nyamuk (PJN) serta Pemberantasan Sarang Nyamuk (PSN). Meski sudah ada program teknologi nyamuk di beberapa kecamatan, imbauan ini menekankan keterlibatan aktif masyarakat dalam menjaga lingkungan, khususnya lahan kosong dengan genangan air.

Mbak Google

KABAR RASIKA

Memasuki Musim Hujan, Wali Kota Semarang Ajak Warga Jaga Kesehatan dan Lakukan Pemberantasan Nyamuk

Memasuki Musim Hujan, Wali Kota Semarang Ajak Warga Jaga Kesehatan dan Lakukan Pemberantasan Nyamuk

Memasuki Musim Hujan, Wali Kota Semarang Ajak Warga Jaga Kesehatan dan Lakukan Pemberantasan Nyamuk

Foto: Dok. Pemkot Semarang
Wali Kota Semarang, Hevearita Gunaryanti Rahayu.
featured-img

Semarang – Wali Kota Semarang, Hevearita Gunaryanti Rahayu, mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan kesehatan mereka seiring masuknya musim hujan. Selain itu, ia juga mendorong agar masyarakat secara rutin melaksanakan kegiatan Pemberantasan Jentik Nyamuk (PJN) dan Pemberantasan Sarang Nyamuk (PSN).

Meskipun telah diterapkan program Penyelenggaraan Teknologi Nyamuk Aedes Aegypti Ber-Wolbachia di beberapa kecamatan, Hevearita Gunaryanti Rahayu menekankan perlunya masyarakat tetap melakukan PJN dan PSN secara berkala.

“Adanya lahan kosong dengan genangan air perlu diwaspadai. Ini merupakan tanggung jawab bersama untuk menjaga lingkungan. Masyarakat diharapkan aktif dalam Pemberantasan Sarang Nyamuk (PSN) di rumah dan sekitarnya,” ujar Hevearita Gunaryanti Rahayu, atau yang akrab dipanggil Mbak Ita, saat diwawancara baru-baru ini.

Mbak Ita menegaskan pentingnya menjaga kesehatan dengan meningkatkan kewaspadaan terhadap penularan demam berdarah. Ia mengajak masyarakat untuk aktif bergotong royong dalam melaksanakan langkah-langkah pencegahan penularan demam berdarah melalui PJN dan PSN. “Kami mengimbau masyarakat agar menerapkan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) melalui Gerakan Masyarakat Sehat (Germas) dan PSN sebagai antisipasi perubahan musim ini,” tambahnya.

Pemerintah Kota Semarang berkomitmen untuk melibatkan berbagai pihak dalam menggalakkan program PJN dan PSN. Selain memaksimalkan peran personel kelurahan, Pemerintah Kota Semarang juga melibatkan kader PKK di tiap kelurahan, bahkan melibatkan RT dan RW.

“Dalam menghadapi musim hujan, demam berdarah menjadi salah satu ancaman yang harus diantisipasi. Saat hujan, genangan air di tumpukan sampah, kolam, dan pot-pot menjadi tempat berkembang biaknya nyamuk. Melalui PKK, kami berupaya aktif menggerakkan masyarakat dalam Pemberantasan Jentik Nyamuk dan Pemberantasan Sarang Nyamuk. Tentunya, masyarakat juga harus proaktif membersihkan genangan air untuk mencegah penyakit-penyakit tersebut,” kata Mbak Ita.

Kepala Dinas Kesehatan Kota Semarang, M Abdul Hakam, menyoroti bahwa selama masa pancaroba, tubuh manusia cenderung mengalami perubahan respons, termasuk penurunan sistem kekebalan tubuh. Hal ini dapat meningkatkan risiko infeksi atau penyakit lain karena respons tubuh harus beradaptasi dengan perubahan cuaca. Hakam menekankan pentingnya menjaga kebersihan lingkungan dengan mengikuti Protokol Kesehatan 3M Plus dan Program Sanitasi Total Berbasis Masyarakat untuk mencegah penyakit yang dapat disebabkan oleh nyamuk.

BACA JUGA :

BPJS Kesehatan Cabang Ungaran Apresiasi Komitmen PT Gratia Husada Farma Dukung PIPMP JKN
BPJS Kesehatan Cabang Ungaran Apresiasi Komitmen PT Gratia Husada Farma Dukung PIPMP JKN
Komisi A DPRD Salatiga Soroti Tunggakan Biaya Pasien RSUD hingga Milyaran
Komisi A DPRD Salatiga Soroti Tunggakan Biaya Pasien RSUD hingga Milyaran
BPJS Kesehatan mencatat kepesertaan JKN mencapai 282,7 juta jiwa atau 98,62 persen penduduk Indonesia hingga akhir 2025. Dalam Public Expose Laporan Pengelolaan Program dan Laporan Keuangan 2025, Direktur Utama Prihati Pujowaskito menyebut layanan kesehatan dimanfaatkan 725,3 juta kali, didukung penguatan layanan digital, jaringan fasilitas kesehatan, serta kondisi Dana Jaminan Sosial yang tetap sehat untuk menopang SDM produktif.
JKN Catat 725 Juta Layanan Kesehatan Sepanjang 2025, Kepesertaan Tembus 98,62 Persen
Pemerintah Provinsi Jawa Tengah meluncurkan Layanan Online Psikolog Gratis (Logis) di Semarang, Kamis (2/7/2026), untuk memperluas akses pendampingan kesehatan mental tanpa biaya. Masyarakat dapat berkonsultasi secara privat melalui aplikasi JNN Ext 2 pada hari dan jam layanan yang ditetapkan, dengan psikolog dari delapan rumah sakit milik Pemprov Jateng, sebagai langkah deteksi dini masalah psikologis dan pengurangan stigma.
Warga Jateng Kini Bisa Konsultasi Psikolog Gratis Secara Online lewat Logis
Faktor Ekonomi Dorong Minat KB Pria di Kabupaten Semarang
Faktor Ekonomi Dorong Minat KB Pria di Kabupaten Semarang
Pemerintah mengubah strategi penanggulangan tuberkulosis (TBC) dengan melakukan skrining aktif dari rumah ke rumah guna menemukan 1,08 juta kasus sepanjang 2026. Kebijakan tersebut disampaikan Wakil Menteri Kesehatan dr. Benjamin Paulus Octavianus di RS Paru dr. Ario Wirawan Salatiga, Senin (29/6/2026), karena hingga pertengahan tahun baru sekitar 800 ribu penderita terdeteksi sehingga percepatan penemuan kasus diperlukan untuk memutus rantai penularan dan meningkatkan keberhasilan pengobatan.
Lawan TBC! Wamenkes Minta Jangan Tunggu Sakit Baru Periksa

Tinggalkan komentar

Tinggalkan komentar

INFOGRAFIS

Kabar Terkini

POPULER

Pemerintah Kabupaten Semarang meluncurkan tiga proyek perubahan, yakni Pangan Berdikari, Sadewa, dan Gada Krisna di Balai Desa Kemetul, Kecamatan Susukan, Selasa (28/7/2026). Bupati Ngesti Nugraha menyatakan program tersebut dirancang untuk memperkuat ketahanan pangan, meningkatkan kesiapsiagaan masyarakat menghadapi bencana, serta mencegah penyalahgunaan narkoba melalui kolaborasi lintas sektor dan pemberdayaan masyarakat berbasis desa.
Tiga Program Perubahan Diluncurkan, Pemkab Semarang Perkuat Ketahanan Pangan, Mitigasi Bencana hingga Perang Melawan Narkoba
Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Reguler ke-129 Tahun Anggaran 2026 resmi dilaksanakan di Desa Cukil, Kecamatan Tengaran, Kabupaten Semarang, selama 15 Juli hingga 13 Agustus 2026. Komandan Kodim 0714/Salatiga Fajar Hapsari Nugroho menyatakan program ini berfokus pada pembangunan jalan rabat beton sepanjang 1,25 kilometer yang menghubungkan Desa Cukil dan Desa Kemetul, disertai pembangunan rumah tidak layak huni, rehabilitasi fasilitas ibadah, serta pemberdayaan masyarakat guna meningkatkan akses dan kesejahteraan warga.
TMMD Reguler ke-129 di Kabupaten Semarang Resmi Bergulir, Perkuat Infrastruktur dan Ekonomi Warga
Ratusan Warga Meriahkan Gelar Pasar Murah dan Cek Kesehatan di Kejari Salatiga
Ratusan Warga Meriahkan Gelar Pasar Murah dan Cek Kesehatan di Kejari Salatiga

Copyright @ rasikafm.com | All rights reserved