KAWAN PEMANDU JALAN

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

KABAR RASIKA

Pemilik Batik Gemawang Keberatan Jadi Bagian Materi Kampanye Paslon Pilbup Semarang

Pemilik Batik Gemawang Keberatan Jadi Bagian Materi Kampanye Paslon Pilbup Semarang

Pemilik Batik Gemawang Keberatan Jadi Bagian Materi Kampanye Paslon Pilbup Semarang

Abdul Kholiq Fauzi, pemilik Batik Gemawang saat ditemui di galeri batik miliknya di Desa Gemawang, Jambu, Rabu (20/11/2024). Foto: win

RASIKAFM.COM | UNGARAN – Pemilik Batik Gemawang, yang beralamat di Desa Gemawang, Kecamatan Jambu, Kabupaten Semarang, Abdul Kholiq Fauzi melayangkan surat pernyataan terkait keberatan atas penggunaan cuplikan video dirinya dan produknya dalam materi kampanye pasangan calon (paslon) nomor urut 02, Nurul Huda-Yarmuji, pada Pilkada Kabupaten Semarang 2024.

Fauzi, sapaan akrabnya, mengaku terkejut saat mengetahui video dirinya dan produk Batik Gemawang digunakan dalam kampanye paslon tersebut. Ia mengetahui hal ini setelah diberi tahu oleh rekannya yang menyaksikan debat publik Cabup-Cawabup Semarang beberapa waktu lalu.

“Iya, betul. Kami mengajukan keberatan karena video saya dan produk Batik Gemawang dimunculkan tanpa izin dalam kampanye paslon 02,” ujarnya saat dikonfirmasi di galeri batik miliknya, Rabu (20/11/2024).

Menurutnya, cuplikan video itu diambil saat kunjungan Nurul Huda ke galeri Batik Gemawang beberapa waktu lalu. Fauzi menyebut bahwa pertemuan tersebut berlangsung secara informal, seperti halnya menyambut tamu biasa. Namun, tidak ada permintaan izin untuk merekam video untuk tujuan kampanye.

“Kami menyayangkan, kenapa tidak ada pemberitahuan sebelumnya. Kami menyambut baik kunjungan mereka, tapi ternyata video tersebut digunakan untuk kampanye tanpa sepengetahuan kami. Selain itu, kami tidak setuju jika produk kami dijadikan alat politik,” tegasnya.

Ia juga berharap paslon 02 meminta maaf secara terbuka atas insiden ini. Fauzi menekankan bahwa produk Batik Gemawang tidak boleh dimanfaatkan untuk kepentingan politik.

“Semoga insiden ini dapat menjadi pembelajaran tentang pentingnya menghormati etika dan izin dalam memanfaatkan konten pribadi maupun usaha kecil,” urainya.

Koordinator Daerah Pemilihan (Kordapil) Paslon 02, Zainudin, mengaku belum mengetahui adanya insiden ini. Ia segera akan berkoordinasi dengan tim pemenangan untuk menentukan langkah selanjutnya.

“Dihapus atau tidaknya (video), kami tidak bisa memutuskan. Nanti akan kami koordinasikan dengan tim kampanye,” paparnya.

Sementara menanggapi hal ini Nurul Huda menyampaikan permintaan maaf dan berjanji akan menghapus video tersebut.

“Tanggapan saya, cukup akan kami hapus dan kami meminta maaf kepada Pak Fauzi kalau tim kami sudah mengunggah video yang memuat konten mengenai Batik Gemawang tersebut,” ungkapnya. (win)

Kabar Terkini

POPULER

Menag MTQ Nasional di Semarang Jadi Pesta Rakyat Lintas Agama
Menag: MTQ Nasional di Semarang Jadi Pesta Rakyat Lintas Agama
Kota Semarang menjadi pusat pelaksanaan MTQ Nasional XXXI 2026 selama 10 hari, 11–20 September. Rangkaian dimulai dengan kedatangan kafilah dan Malam Ta’aruf, dilanjutkan pembukaan pada 12 September yang dijadwalkan dihadiri Presiden Prabowo Subianto. Kompetisi berlangsung 13–18 September, sebelum city tour, penutupan, dan kepulangan kafilah ke daerah masing-masing.
Catat Jadwalnya, MTQ Nasional XXXI Digelar 11-20 September di Semarang
Tri Susena (43), warga Gayamsari, Kota Semarang, rutin datang ke Ungaran setiap Jumat untuk menerima bantuan dalam program Jumat Berkah. Kondisi ekonomi dan pekerjaan yang tidak menentu membuat keluarganya kesulitan memenuhi kebutuhan. Pada Jumat (11/9/2026), sebanyak 400 paket sembako dari Alfamart dibagikan kepada masyarakat melalui program Bupati Semarang Ngesti Nugraha.
Tak Masuk Daftar Penerima Bansos, Warga Gayamsari Ini Rela ke Ungaran Berburu Jumat Berkah
Pemkab Semarang menyiapkan pemenuhan kebutuhan air bersih bagi warga di 21 desa pada sembilan kecamatan yang terdampak kemarau panjang. Bupati Semarang Ngesti Nugraha menyampaikan langkah tersebut pada Senin (14/9/2026) dengan memprioritaskan survei geolistrik untuk mencari potensi sumber air tanah sebelum pengeboran dilakukan secara bertahap.
21 Desa Terdampak Kekeringan, Pemkab Semarang Siapkan Geolistrik untuk Pengeboran Sumber Air
[pekok2]