KAWAN PEMANDU JALAN

KABAR RASIKA

Pengamat Tak Kaget Hendi Terus Dikaitkan Dengan Sejumlah Posisi Penting

Pengamat Tak Kaget Hendi Terus Dikaitkan Dengan Sejumlah Posisi Penting

Pengamat Tak Kaget Hendi Terus Dikaitkan Dengan Sejumlah Posisi Penting

Meski akhir periode jabatannya masih terbilang lama, namun nama Hendrar Prihadi yang saat ini menjabat sebagai Wali Kota Semarang sudah terus dikaitkan pada sejumlah posisi penting. Terbaru, nama Wali Kota Semarang yang akrab disapa Hendi tersebut kembali mencuat dalam bursa Pilgub DKI Jakarta mendatang, pasca pertemuannya dengan rombongan Fraksi PDI Perjuangan DPRD DKI Jakarta di Kota Semarang. Melihat hal tersebut, sejumlah pengamat politik pun menyatakan tidak kaget dengan berbagai kabar yang berkembang.

Salah satunya, Dr. Muhammad Junaidi, yang menilai karena Hendi memang memiliki kompetensi yang tak banyak dimiliki oleh kepala daerah di Indonesia. “Kalau saya sebagai ahli politik kok tidak kaget, karena beliau memang memiliki suatu bentuk kompetensi yang tidak dimiliki kepala daerah dalam melakukan pembangunan,” ujar Wakil Rektor III Universitas Semarang tersebut. “Sehingga kemudian menjadi wajar ketika potensi tersebut coba ditangkap oleh banyak pihak, termasuk Fraksi PDIP DKI Jakarta,” imbuhnya.

Namun secara spesifik, Junaidi menilai bahwa Hendi adalah sosok dengan gaya komunikasi yang menarik, sehingga bisa dekat dengan berbagai unsur dan lapisan. “Saya melihat mas Hendi ini kan memiliki gaya komunikasi tersendiri yang baik. Saya kira beliau selalu mampu memiliki langkah cerdas, termasuk kemudian bagaimana Fraksi PDIP DKI Jakarta bisa datang ke Kota Semarang untuk bertemu dengan mas Hendi,” terang Junaidi.

Di sisi lain, terlepas dari potensi kemungkinan Hendi dimajukan dalam sejumlah posisi, Junaidi mengatakan bahwa dengan berbagai pemberitaan yang berkembang, masyarakat Kota Semarang seharusnya bangga. Pasalnya Hendi merupakan tokoh asli Kota Semarang, yang lahir, besar, dan bahkan merintis karirnya dari bawah di kota lunpia, hingga kini akhirnya terus mendapat sorotan di tingkat nasional.

“Saya rasa masyarakat Kota Semarang ini perlu bersyukur, karena pemimpinnya hari ini ada yang lahir menjadi sorotan publik nasional. Kalau kemudian mas Hendi berhasil ada di posisi lain yang lebih tinggi, tentu saja gagasannya yang dibawa adalah gagasannya yang berasal dari Semarang,” pungkas Junaidi. “Artinya kemanfaatan mas Hendi juga bisa dimanfaatkan juga di daerah lain, bukan hanya di Kota Semarang, tapi juga misal di Jakarta,” tambahnya.

Sementara itu, seperti yang sudah diberitakan, Hendi sendiri tetap tak bergeming meski dirinya terus pada sejumlah posisi, termasuk pencalonan Pilgub DKI Jakarta. Ketua PDI Perjuangan Kota Semarang tersebut berkali-kali menyebutkan tak punya niatan melakukan manuver politik di luar yang diperintahkan pimpinan partainya, terutama Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri. “Saya sudah sampaikan, kalau cara saya berpolitik tidak seperti itu. Hari ini saya fokus pada tugas saya di Kota Semarang,” ujarnya saat ditemui belum lama ini.

Knowledge

Kabar Terkini

POPULER

Polres Semarang menyiapkan satuan tugas penegakan hukum untuk mengantisipasi perjudian atau praktik botoh dalam Pilkades serentak 2026. Pengamanan juga mencakup potensi konflik antarcalon dan isu lokal di 140 desa pada 19 kecamatan. Sebanyak 787 personel disiapkan dan diperkuat personel BKO serta satu SST Brimob dengan sistem rayonisasi.
Cegah Pilkades di Kabupaten Semarang Jadi Arena Judi, Polisi Siapkan Satgas Penegakan Hukum
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprakirakan cuaca Semarang dan Jawa Tengah pada Selasa, 6 Oktober 2026, didominasi kondisi cerah hingga berawan. Hasil pengamatan pukul 05.30 WIB mencatat suhu udara Semarang 27,7°C dengan kelembapan 75%. Suhu harian diprakirakan berkisar 27–36°C dengan kelembapan 40–75%, sedangkan hujan ringan berpotensi terjadi di sebagian pegunungan Jawa Tengah bagian tengah.
09 Oktober 2026: Cuaca Semarang Berawan, Hujan Ringan Berpotensi Terjadi di Pegunungan
Pemkab Semarang memperpanjang jatuh tempo pembayaran PBB-P2 hingga 31 Oktober 2026. Wajib pajak yang membayar sampai batas waktu tersebut tidak dikenai sanksi administrasi keterlambatan sebesar 1 persen. Kebijakan ini diambil untuk meringankan beban masyarakat sekaligus mendukung kesehatan fiskal dan likuiditas keuangan daerah.
Bayar PBB-P2 Sebelum 31 Oktober, Warga Kabupaten Semarang Bebas Denda
Persoalan pengelolaan dan lelang tanah Bondo Deso di Desa Semowo, Kecamatan Pabelan, Kabupaten Semarang, berujung pada pengaduan ke Ditreskrimum Polda Jawa Tengah. Pengaduan diajukan terkait masuknya tanah bengkok Kepala Dusun Borangan Heny Affandi dalam daftar lelang. Kedua pihak menyatakan siap memberikan keterangan dan dokumen kepada aparat penegak hukum.
Polemik Tanah Bondo Deso, Kadus Borangan, Mulai Babak Baru. Seperti apa?
[pekok2]