URL audio tidak tersedia.

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

[posts_like_dislike]
Dalam rangka mengimplementasikan Program Penguatan Pelajar Pancasila ( P5), sejumlah siswa kelas 1 dan 4 SD Pedalangan 2 Semarang melakukan kunjungan ke Wisata Edukasi Kampung Telo, Argomulyo Salatiga pada Selasa (13/12/2022 ).

Mbak Google

KABAR RASIKA

Perkuat Program Pelajar Pancasila, Siswa SD Pedalangan 2 Semarang, Wisata Edukasi ke Kampung Telo Salatiga

Perkuat Program Pelajar Pancasila, Siswa SD Pedalangan 2 Semarang, Wisata Edukasi ke Kampung Telo Salatiga

Perkuat Program Pelajar Pancasila, Siswa SD Pedalangan 2 Semarang, Wisata Edukasi ke Kampung Telo Salatiga

featured-img

RASIKAFM.COM|SALATIGA – Dalam rangka mengimplementasikan Program Penguatan Pelajar Pancasila ( P5), sejumlah siswa kelas 1 dan 4 SD Pedalangan 2 Semarang melakukan kunjungan ke Wisata Edukasi Kampung Telo, Argomulyo Salatiga pada Selasa (13/12/2022 ).

Menurut Kepala Sekolah SD Pedalangan 2, Djumaidi, kunjungan ke Kampung Telo kali ini merupakan project sekolah dalam rangka mengimplementasikan kurikulum merdeka di bidang kearifan lokal.

“Disekitar sekolah kami banyak terdapat kebun singkong. Tapi selama ini hanya dimanfaatkan untuk konsumsi pribadi atau ditebaske ( dijual ke pengepul), ” papar Djumaidi.

Sebelumnya murid-murid SD Pedalangan 2 yang terletak di Jalan Jatimulyo 4B Pedalangan Banyumanik Kota Semarang ini sudah diajarkan membuat singkong menjadi berbagai macam olahan seperti keripik dan wingko babat.

“Di sekolah sudah diajarkan. Lalu kita ajak ke sini biar anak-anak melihat langsung proses produksi singkong yang sebenarnya. Melihat bagaimana singkong diolah dan mengenal lebih dalam tentang singkong, bahwa ternyata singkong bisa diolah menjadi berbagai macam wujud makanan. Jadi tidak sekedar dikonsumsi dirumah tapi ternyata juga bisa menjadi bahan produksi yang besar,” imbuh Djumaidi.

Selain melihat langsung proses produksi singkong menjadi berbagai macam olahan makanan, anak-anak juga diajak berkeliling ke kebun singkong untuk praktek menanam singkong, mencabut singkong, outbound hingga diajari cara membuat gemblong lumer.

Antusiasme anak-anak SD Pedalangan 2 ini sangat luar biasa meski cuaca sedikit menyengat. Animo mereka tak pernah surut sejak cooking class hingga berkeliling kebun singkong.

Bahkan anak-anak dengan jenjang umur yang cukup jauh tersebut bisa membaur saat diajak menari tarian caping hingga permainan outbound.

Tak heran, karena Kampung Telo berhasil mengemas blusukan ke kebun singkong yang selama ini tidak pernah dilirik menjadi sebuah atraksi wisata yang sangat menarik.

Toni Anandya, penggagas Wisata Edukasi Kampung Telo ini mengungkapkan bahwa Wisata Kampung Telo mengusung konsep wisata edukasi.

“Kita berdiri sejak tahun 2020 lalu dengan konsep edukasi . Para pengunjung akan kita ajak berkeliling rumah produksi untuk melihat proses pembuatan olahan singkong dari awal hingga matang. Selain itu kita juga ada cooking class gemblong lumer yang hasilnya bisa dibawa pulang. Juga tour kebun singkong untuk praktek cara menanam singkong dan mbedol ( mencabut) singkong. Dikebun kita juga siapkan permainan tradisional dan juga outbound. Kita ingin menambah value yang lebih dari singkong, yaitu dengan wisata edukasi pengenalan singkong sejak usia dini,” pungkas Tony.

 

BACA JUGA :

Rest Area Pendopo KM 456 Tol Semarang–Solo di Pabelan, Kabupaten Semarang, dipadati pengunjung pada Minggu (12/7/2026) bertepatan dengan hari terakhir libur sekolah. Ribuan pengguna jalan tol memanfaatkan rest area untuk beristirahat, menikmati kuliner UMKM, dan menggunakan berbagai fasilitas, sementara pengelola mencatat lonjakan sekitar 5.000 pengunjung di masing-masing sisi A dan B selama masa liburan.
Hari Terakhir Liburan, Rest Area Pendopo KM 456 Jadi Titik Singgah Favorit Keluarga
PT Mitra Anugerah Bumi Agung (MABA) menyatakan telah memenuhi tuntutan warga terkait aktivitas tambang galian C di Dusun Banyuurip, Desa Delik, Kecamatan Tuntang, Kabupaten Semarang, dengan memperbaiki 18 titik jalan, mengatur operasional kendaraan, dan melakukan penyiraman jalan. Perbaikan yang dimulai sejak 8 Juli 2026 itu dilakukan lebih cepat dari target sebagai tindak lanjut hasil audiensi bersama warga dan pemerintah.
PT MABA Klaim Penuhi Tuntutan Warga, Perbaiki 18 Titik Jalan di Jalur Tambang Delik–Tlompakan
Jallu Nusantara dan Fatayat NU Salatiga Jalin Kerja Sama Cegah Kekerasan
Jallu Nusantara dan Fatayat NU Salatiga Jalin Kerja Sama Cegah Kekerasan
Masuki Musim Kemarau PDAM Salatiga Pastikan Ketersediaan Air bagi Pelanggan
Masuki Musim Kemarau PDAM Salatiga Pastikan Ketersediaan Air bagi Pelanggan
Sekretaris Daerah Kabupaten Semarang Valeanto Soekendro dikukuhkan sebagai Ketua Korpri Kabupaten Semarang periode 2026–2031 di Pendopo Rumah Dinas Bupati Semarang, Kamis (9/7/2026). Ia akan mengusulkan penempatan ASN lebih dekat dengan domisili melalui Baperjakat untuk menekan biaya transportasi, sekaligus mendorong transformasi digital, solidaritas anggota, dan optimalisasi aset Korpri.
Ketua Korpri Kabupaten Semarang Usulkan ASN Bekerja Dekat Rumah demi Tekan Biaya Hidup
Pertamina Patra Niaga Regional Jawa Bagian Tengah memastikan antrean kendaraan di sejumlah SPBU Jawa Tengah dan DIY tidak disebabkan kelangkaan Biosolar. Stok Biosolar tercatat mencapai 13,5 kali konsumsi harian normal dan Pertalite 11,5 kali, sementara perusahaan memantau persediaan secara real-time serta mengirim pasokan tambahan dari depot terdekat saat stok menurun.
Antrean Biosolar di Sejumlah SPBU, Pertamina Tegaskan Bukan karena Kelangkaan

Tinggalkan komentar

Tinggalkan komentar

INFOGRAFIS

Kabar Terkini

POPULER

PT Mitra Anugerah Bumi Agung berkomitmen memperbaiki jalan rusak di Desa Tlompakan, Kecamatan Tuntang, Kabupaten Semarang, mulai 12 Juli 2026 setelah audiensi dengan warga dan DPRD Kabupaten Semarang, Jumat (3/7/2026). Warga juga menuntut pembatasan jam operasi, kelayakan armada, perbaikan drainase, dan rambu keselamatan. DPRD akan mendorong penghentian sementara tambang bila komitmen tidak direalisasikan.
DPRD Kabupaten Semarang Ultimatum Tambang Galian C di Tuntang: Taati Kesepakatan atau Operasional Ditutup!
Polres Salatiga menangkap sejumlah pelaku tawuran yang diduga terlibat dalam penyiraman air keras terhadap anak berusia 14 tahun di Jembatan depan Makam Ngemplak, Jalan Lingkar Selatan, Kamis (2/7/2026) dini hari. Empat pemuda ditetapkan sebagai tersangka kepemilikan senjata tajam tanpa izin setelah bentrokan yang dipicu tantangan melalui Instagram itu menyebabkan satu korban meninggal dunia.
Remaja Luar Kota Salatiga Tawuran di JLS, Anak 14 Tahun Meninggal usai Disiram Air Keras
Dua rumah warga milik Asfiah dan Tumadi di Dusun Cabean Kulon, Desa Karangduren, Kecamatan Tengaran, Kabupaten Semarang, hangus terbakar pada Rabu (8/7/2026) sekitar pukul 11.30 WIB. Kebakaran diduga dipicu korsleting listrik dan cepat membesar karena bangunan berbahan kayu serta tiupan angin, sebelum tiga unit mobil pemadam berhasil melokalisasi api tanpa korban jiwa maupun luka.
Dua Rumah Kayu di Karangduren Tengaran Terbakar, Diduga karena Korsleting