KAWAN PEMANDU JALAN

KABAR RASIKA

Pj Walikota Salatiga, Akan Ganti Kendaraan Dinas Tua dengan Sistem Sewa

Pj Walikota Salatiga, Akan Ganti Kendaraan Dinas Tua dengan Sistem Sewa

Pj Walikota Salatiga, Akan Ganti Kendaraan Dinas Tua dengan Sistem Sewa

Foto dok IST
Sejumlah kendaraan dinas pemkot

RASIKAFM.COM | SALATIGA – Pj Wali Kota Salatiga Yasip Khasani berencana akan mengganti kendaraan dinas dilingkungan Pemkot Salatiga, yang berusia tua atau diatas 15 tahun dengan sistem sewa.

“Evaluasi tahap pertama, mungkin bagi kendaraan dinas usia diatas 15 tahun. Kemudian kalau itu memang masih banyak dibawa itu rusak, ada juga 10 tahun ke atas,” kata Yasip Khasani usai melakukan pengecekan kendaraan dinas di Kecamatan Sidomukti, Salatiga, belum lama ini.

Terkait penerapan menggunakan sistem sewa, ia memiliki beberapa alasan khusus.

Yang pertama, kebutuhan sarana transportasi untuk Aparatur Sipil Negara (ASN) memiliki tusi kewilayahan, tetapi memerlukan biaya sangat besar untuk pengadaannya.

“Selain itu, kondisi kendaraan dinas Pemkot Kota salatiga yang sebagian besar berumur di atas 5 tahun dan tidak layak operasional,” ungkap Yasip.

Beban biaya pemeliharaan aset kendaraan bermotor semakin tinggi ketika usia kendaraan semakin tua, juga menjadi alasan penerapan sistem sewa.

Dengan menggunakan sistem sewa pula, secara otomatis sudah termasuk pemeliharaan. “Sehingga kita tidak dipusingkan lagi dengan pemeliharaan. Semua risiko operasional yang harus ditanggung Pemkot maupun ASN pemegang aset ketika aset kendaraan tersebut mengalami kerusakan parah maupun hilang,” terang Yasip.

Alasan lain mengapa menggunakan sistem sewa, karena tidak menjadi aset nantinya. Sehingga faktor risiko seperti kehilangan, kerusakan tidak ada.

Dengan mengalihkan pengadaan sarana kendaraan dari biaya modal menjadi biaya operasional, yaitu dengan sistem sewa selama waktu tertentu.

“Harapannya dengan siatem ini, akan tersedia kendaraan operasional yang prima dan bebas risiko serta bebas biaya pemeliharaan,” tandasnya.

Tentunya dengan skema baru ini pertimbangan utama adalah kemampuan keuangan Pemkot Salatiga yang tidak cukup untuk membeli baru.

BACA JUGA :

Tri Susena (43), warga Gayamsari, Kota Semarang, rutin datang ke Ungaran setiap Jumat untuk menerima bantuan dalam program Jumat Berkah. Kondisi ekonomi dan pekerjaan yang tidak menentu membuat keluarganya kesulitan memenuhi kebutuhan. Pada Jumat (11/9/2026), sebanyak 400 paket sembako dari Alfamart dibagikan kepada masyarakat melalui program Bupati Semarang Ngesti Nugraha.
Tak Masuk Daftar Penerima Bansos, Warga Gayamsari Ini Rela ke Ungaran Berburu Jumat Berkah
Jaksa Masuk Pesantren, Kejari Salatiga Wanti-wanti Santri agar Tidak Terjerat Kasus Hukum
Jaksa Masuk Pesantren, Kejari Salatiga Wanti-wanti Santri agar Tidak Terjerat Kasus Hukum
Universitas Kristen Satya Wacana (UKSW) Salatiga kembali menggelar Gelar Inovasi Harmoni Nusantara (GIHN) 2026 di Balairung UKSW, Kamis (10/9/2026). Mengusung tema “Lentera Harmoni”, kegiatan tahun keempat ini menampilkan inovasi ramah lingkungan dari 15 fakultas. GIHN juga mendorong kolaborasi perguruan tinggi, pemerintah, industri, dan UMKM agar riset menghasilkan manfaat nyata bagi masyarakat.
GIHN 2026 UKSW, Ubah Inovasi Ramah Lingkungan Menjadi Dampak Nyata bagi Masyarakat
Kehadiran Padi Pot, akankah jadi Solusi Ketahanan Pangan di Salatiga
Kehadiran Padi Pot, akankah jadi Solusi Ketahanan Pangan di Salatiga?
DPRD Kabupaten Semarang meminta sosialisasi rencana pengembangan geothermal Gunung Ungaran tidak menjadi formalitas agar masyarakat dapat menyatakan menerima atau menolak proyek tersebut. Wakil Ketua Komisi B DPRD Kabupaten Semarang Said Riswanto menyampaikan hal itu di Ungaran, Kamis (10/9/2026), karena suara warga dinilai penting dalam proses pembangunan dan pengelolaan lingkungan.
DPRD Kabupaten Semarang Ingatkan Sosialisasi Geothermal Jangan Dianggap Persetujuan Warga
Pemkab Semarang tidak akan melakukan riset mandiri terkait rencana pengembangan geothermal Gunung Ungaran karena kewenangan berada di pemerintah pusat sebagai proyek strategis nasional. Bupati Semarang Ngesti Nugraha menyatakan Pemkab berperan sebagai fasilitator dan mendorong konsultasi publik agar kementerian, pemerintah daerah, stakeholder, serta masyarakat mendapat informasi terbuka mengenai potensi dan dampak proyek.
Pemkab Semarang Tegaskan Tak Akan Lakukan Riset Mandiri Geothermal Gunung Ungaran

KNOWLEDGE

INFOGRAFIS

Kabar Terkini

POPULER

Polres Semarang mengamankan dua tersangka dugaan pencurian kabel dan baterai tower telekomunikasi di sejumlah wilayah Kabupaten Semarang. Salah satu tersangka, BD, merupakan karyawan Telkomsel dan diduga mengajak IY melakukan pencurian di Desa Jambu pada 9 September 2026. Polisi juga mendalami keterlibatan keduanya dalam sedikitnya 12 lokasi pencurian baterai sejak Januari hingga Mei 2026.
Kabel dan Baterai di 12 Tower Milik Telkomsel Digasak Maling, Kerugian Capai Ratusan Juta
Keluarga Mozza Axillia Gunarsa (18), remaja asal Bergas, Kabupaten Semarang, meyakini jasad yang ditemukan merupakan putrinya setelah mengenali pakaian, jepit rambut, rambut ikal, dan ciri gigi korban. Senin (7/9/2026), ayah Mozza meminta proses hukum terhadap tersangka berjalan transparan dan pelaku dihukum berat. Hasil pemeriksaan DNA masih ditunggu keluarga.
Ayah Mozza Minta Pelaku Dihukum Berat, Keluarga Menduga Ada Motif Pembunuhan Berencana
Lapas Kelas IIB Purwodadi bersama Dinas Pertanian memperkuat pembinaan kemandirian warga binaan melalui Program Sekolah Tani. Pada tahap ketiga, warga binaan mempelajari budidaya bayam, kangkung, dan pisang Raja Bulu melalui teori serta praktik langsung di lahan Lapas Purwodadi. Program ini dilakukan untuk membekali warga binaan dengan keterampilan pertanian produktif sebelum kembali ke masyarakat.
Program Integrated Farming, Lapas Purwodadi Gelar Sekolah Tani

Copyright @ rasikafm.com | All rights reserved

Lebar: px

Tinggi: px