URL audio tidak tersedia.

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

[posts_like_dislike]
Palang Merah Indonesia (PMI) bersama Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) dan pemerintah daerah merespons cepat dampak erupsi Gunung Merapi di beberapa kota dan kabupaten di Provinsi Jawa Tengah. PMI mendistribusikan ribuan masker untuk membantu melindungi warga dari abu vulkanik dan melakukan evaluasi kebutuhan bantuan untuk daerah terdampak.

Mbak Google

KABAR RASIKA

PMI Bagikan Ribuan Masker untuk Warga Terdampak Erupsi Gunung Merapi

PMI Bagikan Ribuan Masker untuk Warga Terdampak Erupsi Gunung Merapi

PMI Bagikan Ribuan Masker untuk Warga Terdampak Erupsi Gunung Merapi

Foto: Humas PMI Pusat
featured-img

Palang Merah Indonesia (PMI) telah mendistribusikan sekitar 7.500 masker untuk membantu warga yang terdampak erupsi Gunung Merapi di kota dan kabupaten di Provinsi Jawa Tengah. Hal ini diungkapkan oleh Hasiando, Plt Kepala Biro Humas PMI Pusat, yang mengatakan bahwa abu vulkanik yang terbawa angin dapat berdampak pada kesehatan, sehingga masker sangat penting untuk melindungi warga.

“Hingga saat ini sudah sekitar 7.500 masker kami distribusikan kepada warga untuk membantu melindungi mereka agar tidak menghirup abu vulkanik yang terbawa angin yang bisa berdampak pada kesehatan,” kata Hasiando Plt Kepala Biro Humas PMI Pusat, dilangsir dari Antara, Senin (13/3/2023).

Selain itu, PMI Kabupaten Boyolali, Magelang, Wonosobo, dan Temanggung telah merespons erupsi Gunung Merapi dengan kondisi siaga. Personel PMI sedang melakukan pengkajian cepat atau asesmen terkait untuk mengevaluasi data kebutuhan bantuan yang akan disalurkan ke daerah-daerah terdampak.

PMI juga berkoordinasi dengan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) di daerah terdampak, pemerintah daerah, serta pemangku kepentingan lainnya untuk merespons kejadian bencana ini.

Menurut Arief Setyohadi, Kepala Markas PMI Magelang, dari pendataan yang dilakukan pihaknya, hujan abu melanda sebanyak 41 desa di 11 kecamatan di Magelang. Relawan PMI selain memberikan bantuan evakuasi juga melakukan kaji cepat untuk memetakan situasi serta menyiapkan operasi di daerah terdampak.

PMI berkomitmen untuk terus memantau situasi dan menyiapkan bantuan darurat bagi masyarakat yang membutuhkan, serta membantu pemerintah dalam upaya percepatan penanganan bencana. PMI juga mengimbau masyarakat untuk tetap tenang dan mengikuti instruksi dari pihak berwenang dalam menghadapi situasi darurat seperti ini.

BACA JUGA :

BPBD Kabupaten Semarang mengirim satu tim BKO berisi 12 personel ke Desa Cibeunying, Majenang, Cilacap, pada Jumat (14/11/2025) malam untuk membantu penanganan longsor. Pengiriman dilakukan setelah permintaan resmi BNPB dan BPBD Jateng. Tim berangkat dengan perlengkapan SAR untuk mempercepat pencarian di lokasi terdampak hujan deras.
BPBD Kabupaten Semarang Kirim Tim BKO Bantu Penanganan Longsor di Cilacap
Musim Kemarau, Wilayah di Salatiga Mulai Alami Kekeringan, Mana Saja
Hadapi Perubahan Musim, BPBD Kota Salatiga Siagakan Personel selama 24 jam
PMI Kabupaten Semarang memberikan penghargaan emas Antam 1,5 gram kepada pendonor darah sukarela yang mencapai 75–100 kali donor, Kamis (28/8/2025) di Griya Yodesiya, Bergas. Salah satunya Ignasius Haryanta Nugraha, yang sudah donor 107 kali. Apresiasi ini diberikan sebagai bentuk terima kasih atas aksi kemanusiaan pendonor.
Pendonor Darah di Kabupaten Semarang Diganjar Emas Antam
Dilanda Hujan Lebat dan Angin Kencang, Kabupaten Semarang Dikepung Sejumlah Bencana Hidrometeorologi
Dilanda Hujan Lebat dan Angin Kencang, Kabupaten Semarang Dikepung Sejumlah Bencana Hidrometeorologi
Hadapi Potensi Bencana, BPBD Kabupaten Semarang Siaga 24 Jam
Hadapi Potensi Bencana, BPBD Kabupaten Semarang Siaga 24 Jam
Kepala BPBD Kota Salatiga Roy Anjar
Jelang Musim Hujan, BPBD Salatiga Minta Warga Bersihkan Selokan dan Pangkas Pohon

Tinggalkan komentar

Tinggalkan komentar

INFOGRAFIS

Kabar Terkini

POPULER

Menuju Era Baru Trans Semarang Hijau, Jalur Khusus, dan Berkeadilan
Menuju Era Baru Trans Semarang: Hijau, Jalur Khusus, dan Berkeadilan
Dieng Caldera Race 2026 yang berlangsung pada 19–21 Juni di kawasan Dieng, Jawa Tengah, menarik ribuan pelari dari berbagai daerah dan mancanegara. Kategori 25K menjadi favorit karena menghadirkan rute baru menuju puncak Gunung Sindoro yang lebih menantang. Peserta harus menghadapi elevasi ekstrem dan suhu dingin pegunungan, namun tetap disuguhi panorama alam khas Dieng yang memukau sepanjang lintasan.
Menembus Dingin 14 Derajat, Ribuan Pelari Serbu Dieng Caldera Race 2026
Turunnya Populasi Sapi Potong Berimbas Pasokan di RPH Salatiga Dampaknya Picu Kenaikan Harga Daging
Turunnya Populasi Sapi Potong Berimbas Pasokan di RPH Salatiga Dampaknya Picu Kenaikan Harga Daging