URL audio tidak tersedia.

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

[posts_like_dislike]
Empat pelaku merampas handphone, para korban hanya pasrah lantaran pelaku mengancam akan menembak manakala tidak menyerahkan handphone. Setidaknya ada tiga handphone termasuk milik korban yang dirampas pelaku.

Mbak Google

KABAR RASIKA

Polisi Selidiki Kasus Begal Dengan Modus Ngaku Menjadi Anggota Polisi Di Semarang

Polisi Selidiki Kasus Begal Dengan Modus Ngaku Menjadi Anggota Polisi Di Semarang

Polisi Selidiki Kasus Begal Dengan Modus Ngaku Menjadi Anggota Polisi Di Semarang

featured-img

SEMARANG – Satreskrim Polrestabes Semarang menyelidiki kasus begal dengan modus berpura-pura mengaku menjadi polisi lalu mengancam korbannya.

Kasatreskrim Polrestabes Semarang, AKBP Donny Lombantoruan mengatakan, tindak kejahatan itu terjadi di jembatan Candi Golf Jangli, Kecamatan Tembalang pada Senin (17/1/2022) sekira pukul 00.50 WIB.

Korban atas nama Prayoga Putra Nugraha harus kehilangan sepeda motor honda bernomor polisi H-6132-GJ dan 4 unit handphone karena dibegal oleh empat orang tak dikenal yang mengaku-ngaku sebagai polisi.

“Kasus 368 (pasal) pemerasan mengaku menjadi polisi ada sekitar empat orang tersangka tapo korban tidak tahu siapa tersangkanya,” ujarnya.

Informasi yang diperoleh, kasus ini bermula saat korban sedang bertemu dengan dua temannya, di Taman Indonesia Kaya, sekitaran depan SMA Negeri 1 Semarang, Minggu (16/1) sekitar pukul 22.00. Dua orang temannya masing-masing bernama Beauty arinal Haque dan Luthfillah Riendra Madjid.

Setelah kurang lebih dua jam mengobrol, kemudian tiga orang ini mengakhiri cerita dan sepakat pulang. Korban mengendarai sepeda motor dan berboncengan mengantarkan dua rekannya pulang ke Semarang daerah atas.

Namun sesampai di Jembatan Candi Golf Jangli, Kecamatan Tembalang dan berhenti, tiba-tiba didatangi empat orang tak dikenal yang masing-masing berboncengan naik sepeda motor. Dua orang pelaku kemudian turun dan mengaku sebagai anggota Polri.

Seketika itu, empat tersangka itu langsung merampas handphone. Para korban hanya pasrah lantaran pelaku mengancam akan menembak manakala tidak menyerahkan handphone. Setidaknya ada tiga handphone termasuk milik korban yang dirampas pelaku.

Selanjutnya, korban dipaksa untuk mengikuti para pelaku. Namun sesampai di Jalan Jangli Raya, korban diminta turun sembari diancam menggunakan senjata tajam. Setelah itu, motor korban dibawa kabur. Karena merasa menjadi korban kejahatan, Prayoga Putra Nugraha melaporkan kejadian yang dialaminya ke Polrestabes Semarang.

Terkait kejadian ini, Donny mengatakan masih melakukan serangkaian penyelidikan untuk mengungkap dan menangkap para pelakunya.

“Ini masih kita dalami juga, empat pelaku masih dalam pengejaran semua,” pungkasnya.

BACA JUGA :

Bupati Semarang Ngesti Nugraha
Pertumbuhan Kawasan Industri Picu Permukiman Baru, Pemkab Semarang Siapkan Penataan
Bupati Semarang Ngesti Nugraha melantik 118 pejabat struktural dan 17 pejabat fungsional di Pendopo Rumah Dinas Bupati Semarang, Ungaran, Kamis (30/7/2026). Pelantikan dilakukan untuk mengisi jabatan yang masih kosong, menyegarkan organisasi, serta meningkatkan kualitas pelayanan publik. Bupati menegaskan seluruh proses mutasi dan promosi dilaksanakan secara profesional tanpa praktik jual beli jabatan.
Lantik 118 Pejabat, Bupati Semarang Tegaskan Tak Ada Jual Beli Jabatan
Stand Gebyar Lelang Serentak Barang Rampasan dan Barang Sitaan Negara milik Seksi Pemulihan Aset dan Pengelolaan Barang Bukti (PAPBB) Kejaksaan Negeri Salatiga dipadati warga di Joglo 3 Kantor Kejari Salatiga, Rabu (29/7/2026), menjelang pelaksanaan lelang pada 11–14 Agustus 2026. Masyarakat memanfaatkan kesempatan tersebut untuk berkonsultasi mengenai tata cara mengikuti lelang melalui portal resmi sekaligus memperoleh informasi aset yang akan dilelang secara legal.
Sosialisasi Gebyar Lelang Barang Rampasan, Stand PAPBB Kejari Salatiga jadi Idola Calon Peserta Lelang
Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Reguler ke-129 Tahun Anggaran 2026 resmi dilaksanakan di Desa Cukil, Kecamatan Tengaran, Kabupaten Semarang, selama 15 Juli hingga 13 Agustus 2026. Komandan Kodim 0714/Salatiga Fajar Hapsari Nugroho menyatakan program ini berfokus pada pembangunan jalan rabat beton sepanjang 1,25 kilometer yang menghubungkan Desa Cukil dan Desa Kemetul, disertai pembangunan rumah tidak layak huni, rehabilitasi fasilitas ibadah, serta pemberdayaan masyarakat guna meningkatkan akses dan kesejahteraan warga.
TMMD Reguler ke-129 di Kabupaten Semarang Resmi Bergulir, Perkuat Infrastruktur dan Ekonomi Warga
Ratusan Warga Meriahkan Gelar Pasar Murah dan Cek Kesehatan di Kejari Salatiga
Ratusan Warga Meriahkan Gelar Pasar Murah dan Cek Kesehatan di Kejari Salatiga
Pilkades Serentak 142 Desa di Kabupaten Semarang Masih Menunggu Lampu Hijau Kemendagri, Rp12,6 Miliar Sudah Disiapkan
Pilkades Serentak 142 Desa di Kabupaten Semarang Masih Menunggu Lampu Hijau Kemendagri, Rp12,6 Miliar Sudah Disiapkan

Tinggalkan komentar

Tinggalkan komentar

INFOGRAFIS

Kabar Terkini

POPULER

Pemerintah Kota Salatiga resmi melakukan soft launching parkir elektronik di Jalan Monginsidi, Senin (27/7/2026), sebagai langkah mempercepat transformasi digital layanan publik. Program hasil kolaborasi dengan Bank Jateng ini menghadirkan sistem pembayaran retribusi parkir non-tunai untuk meningkatkan transparansi, akuntabilitas, efisiensi, dan optimalisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD). Uji coba dimulai di dua ruas jalan sebelum diperluas ke 20 titik pada Oktober 2026 dan ditargetkan menjangkau sekitar 120 titik parkir pada awal 2027.
Berharap PAD Naik, Pemkot Salatiga Luncurkan Uji Coba Parkir Elektronik
Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Reguler ke-129 Tahun Anggaran 2026 resmi dilaksanakan di Desa Cukil, Kecamatan Tengaran, Kabupaten Semarang, selama 15 Juli hingga 13 Agustus 2026. Komandan Kodim 0714/Salatiga Fajar Hapsari Nugroho menyatakan program ini berfokus pada pembangunan jalan rabat beton sepanjang 1,25 kilometer yang menghubungkan Desa Cukil dan Desa Kemetul, disertai pembangunan rumah tidak layak huni, rehabilitasi fasilitas ibadah, serta pemberdayaan masyarakat guna meningkatkan akses dan kesejahteraan warga.
TMMD Reguler ke-129 di Kabupaten Semarang Resmi Bergulir, Perkuat Infrastruktur dan Ekonomi Warga
Ratusan Warga Meriahkan Gelar Pasar Murah dan Cek Kesehatan di Kejari Salatiga
Ratusan Warga Meriahkan Gelar Pasar Murah dan Cek Kesehatan di Kejari Salatiga