KAWAN PEMANDU JALAN

KABAR RASIKA

Polisi Tangkap Pelaku Pembunuhan Istri Di Semarang

Polisi Tangkap Pelaku Pembunuhan Istri Di Semarang

Polisi Tangkap Pelaku Pembunuhan Istri Di Semarang

SEMARANG – Unit Resmob Satreskrim Polrestabes Semarang menangkap pelaku pembunuhan terhadap Indah Safitri warga RT 2 RW 3, Kelurahan Ngemplak Simongan, Kecamatan Semarang Barat.

Wanita berusia 28 tahun itu ditemukan tak bernyawa di indekosnya jalan Srinindito Baru No. 5 Gang 1 RT 11 RW 1, Kelurahan Ngemplak Simongan, Kecamatan Semarang Barat pada Sabtu (15/1/2022) sekira pukul 12.30 WIB.[irp posts=”32781″ name=”Usai Bunuh Istrinya, Andre Sempat Ke Rumah Mertua Untuk Bawa Kabur Anak “]

Kapolrestabes Semarang, Kombes Pol Irwan Anwar didampingi Kasatreskrim Polrestabes Semarang AKBP Donny mengungkapkan, pelaku pembunuhan tersebut yaitu Kanipah alias Andre warga Magetan, Jawa Timur. Ia menyebut pelaku pembunuhannya yaitu suami korban sendiri yang sudah menikah selama 8 tahun.

“Pelaku ditangkap di rumahnya sendiri (kontrakan) pada sore. Ketika itu pelaku hendak memeriksa lebih lanjut jenazah korban,” ujanya saat rilis kasus di Mapolrestabes Semarang, Senin (17/1/2022).

Lebih lanjut, Irwan menjelaskan kasus ini bermula ketika korban yang bekerja di salah satu perusahan konveksi pulang dengan dijemput oleh suaminya untuk melakukan isoma (istirahat, sholat, makan).

Lalu, tiba-tiba tetangga kontrakannya bernama Yuni mendengar suara korban dari dalam rumahnya berteriak untuk meminta pertolongan. Namun, Yuni tak berani untuk menolong korban karena sedang melihat korban dianiaya oleh suaminya sendiri.

Karena merasa khawatir, Yuni lantas meminta tolong kepada warga sekitar agar korban segera bisa diselamatkan. Akan tetapi, pada saat hendak memeriksa rumah korban, warga sudah melihat pelaku keluar rumah dengan membawa pisau dan tangan yang berlumuran darah.

“Suami ini menusuk korban dengan menggunakan senjata pisau lipat,” paparnya.

Sementara itu, Kasatreskrim Polrestabes Semarang, AKBP Donny Lombantoruan mengatakan, dari hasil pemeriksaan autopsi, pelaku dengan tega menusuk korban sebanyak sekitar 14 kali.

Ia menambahkan, menurut keterangan dari beberapa saksi, korban sempat masih hidup ketika pelaku melakukan penusukan di ruang tamunya. Lalu, lantaran takut dan panik diketahui warga, pelaku kemudian menusuk bagian leher korban agar tidak menimbulkan keributan.

“Terakhit terlihat oleh warga itu pelaku sudah pegang pisau. Jadi gak berani mendekat. Korban ditikam dibagian leher keatas,” imbuhnya.

Saat ini pelaku dan barang bukti sudah diamankan di Mapolrestabes Semarang untuk proses lebih lanjut. Untuk mempertanggung jawabkan perbuatannya, pelaku diancam Pasal 44 Ayat 3 UU RI No 23 Tahun 2004 atau Pasal 338 KUHP dengan pidana penjara 15 tahun.

“Termasuk Undang-Undang KDRT (kekerasan dalam rumah tangga) nanti juga akan dimasukan,” tutupnya.

Knowledge

Tidak ada postingan.

Kabar Terkini

POPULER

Kontingen sambo Kota Salatiga meraih tiga medali emas, satu perak, dan satu perunggu pada hari pertama Porprov Jawa Tengah 2026, Kamis (22/10). Medali emas dipersembahkan Michel Angelo, Nanda Bagus Yuniarta, dan Rendi Dwi Kuncoro. Sementara itu, Pradipa Bagaskara Pratama meraih perak dan Surya Adji Nugroho menyumbangkan perunggu.
Sambo Salatiga Borong Tiga Emas dalam Porprov Jateng
Universitas Kristen Satya Wacana (UKSW) menggelar Job Fair ke-49 pada 22–23 Oktober 2026 di Balairung UKSW, Salatiga, pukul 09.00–16.00 WIB. Kegiatan gratis dan terbuka untuk umum ini menghadirkan 393 lowongan dari lebih dari 35 perusahaan dan sekolah, serta menyediakan lokakarya karier, konsultasi kesiapan kerja, dan kesempatan mengikuti tes seleksi secara langsung.
393 Loker dari 35 Perusahaan Tersedia dalam Job Fair UKSW ke-49
IMG-20250513-WA0020
Komunitas Zeusa USA, Tambah Tua Semakin Digdaya
Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi menegaskan peran santri dalam menjaga bangsa dan menyiapkan generasi masa depan saat menghadiri Jateng Bersholawat memperingati Hari Santri Nasional 2026 di Kota Tegal, Rabu (21/10/2026). Pemprov Jateng memperkuat dukungan bagi pesantren melalui beasiswa Rp6,8 miliar, insentif guru agama, tali asih penghafal Al-Qur’an, serta bantuan sarana pendidikan pesantren.
Dari Beasiswa hingga Insentif Guru Ngaji, Ini Dukungan Jateng untuk Pesantren
[pekok2]