URL audio tidak tersedia.

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

[posts_like_dislike]
Kiromal Katibin, atlet panjat tebing Indonesia asal Batang menjadi satu contoh yang disampaikan Gubernur Ganjar Pranowo saat sambutan pada pembukaan Pekan Olahraga Pelajar Daerah (Popda) Jateng 2022, Selasa (12/7).

Mbak Google

KABAR RASIKA

Popda Jateng 2022 Dimulai, Ganjar: Semoga Atlet Pencatat Rekor Dunia Muncul Dari Sini

Popda Jateng 2022 Dimulai, Ganjar: Semoga Atlet Pencatat Rekor Dunia Muncul Dari Sini

Popda Jateng 2022 Dimulai, Ganjar: Semoga Atlet Pencatat Rekor Dunia Muncul Dari Sini

Gubernur Ganjar Pranowo saat sambutan pada pembukaan Pekan Olahraga Pelajar Daerah (Popda) Jateng 2022, Selasa (12/7).
featured-img

SEMARANG – Kiromal Katibin, atlet panjat tebing Indonesia asal Batang menjadi satu contoh yang disampaikan Gubernur Ganjar Pranowo saat sambutan pada pembukaan Pekan Olahraga Pelajar Daerah (Popda) Jateng 2022, Selasa (12/7).

“Betapa senangnya saya ketika kemarin melihat mendengar videonya dari temenmu, namanya Kiromal dari Batang. Kemarin menjadi juara dunia panjat tebing yang sangat cepat sekali,” ucap Ganjar mengawali sambutannya.

Ganjar mengatakan, para atlet yang akan berkompetisi di Popda Jateng 2022 telah mempersiapkan diri sebaik mungkin. Proses panjang dilewati, tawa hingga tangis mengiringi.

“Kita semua akan melihat bagaimana para pelajar menunjukkan prestasinya, kemampuannya, sportivitasnya,” katanya.

Pada Popda Jateng 2022 ini, Ganjar berharap para atlet maksimal menunjukkan prestasi dan kemampuannya. Sehingga bisa mengharumkan tak hanya diri sendiri, tapi juga sekolah, daerah, provinsi bahkan Indonesia.

“Saya berharap betul di antara yang hadir hari ini kelak akan memecahkan rekor-rekor. Kelak akan tumbuh menjadi atlet level provinsi, nasional dan berkiprah di dunia,” ujarnya disambut riuh tepuk tangan.

Mantan anggota DPR RI itu menegaskan, mental juara itu harus dipelihara dan disiapkan untuk para atlet pelajar menjadi anak-anak hebat yang membanggakan Indonesia.

“Dan akan mengibarkan sang saka Merah Putih di langit penjuru dunia. Itu adalah kebanggaan kita semuanya,” tegas Ganjar.

Ditemui usai acara, Ganjar menegaskan harapannya pada ajang Popda Jateng 2022 akan melahirkan bibit atlet unggul yang membanggakan bagi Indonesia di level internasional.

“Event ini menjadi ladang berlatih, berjuang dan menguji diri, sehingga kalau nanti mereka bertanding dia akan tahu persis bagaimana mengatasi kekurangan-kekurangan itu,” ujarnya.

Pemprov, kata Ganjar, terus mendukung pendampingan para atlet dengan beragam upaya. Selain ajang kompetisi popda, ada Pusat Pendidikan dan Latihan Olahraga Pelajar (PPLP) untuk membina atlet pelajar berpotensi.

“Dengan cara itu kita bisa melihat atau melakukan talent scouting, dari apa-apa yng dimiliki bakat anak kita. Ya itulah proses pendampingannya kita siapkan nanti mereka bisa terus saja untuk bisa bertanding di banyak event,” tandasnya.

Sebagai informasi, Popda Jateng 2022 akan berlangsung mulai 12 Juli hingga 19 Juli. Pelaksanaannya dibagi dua tahap karena masih suasana pandemi. Total 27 Cabang Olahraga (Cabor) resmi dan lima cabor eksebisi.

Sebanyak 3.333 atlet pelajar se Jawa Tengah turut serta. Mereka akan memperebutkan 195 emas, 195 perak dan 311 perunggu. Selain di Kota Semarang, nantinya ada beberapa cabang olahraga yang digelar di Kabupaten Pati.

BACA JUGA :

Jallu Nusantara dan Fatayat NU Salatiga Jalin Kerja Sama Cegah Kekerasan
Jallu Nusantara dan Fatayat NU Salatiga Jalin Kerja Sama Cegah Kekerasan
Masuki Musim Kemarau PDAM Salatiga Pastikan Ketersediaan Air bagi Pelanggan
Masuki Musim Kemarau PDAM Salatiga Pastikan Ketersediaan Air bagi Pelanggan
Sekretaris Daerah Kabupaten Semarang Valeanto Soekendro dikukuhkan sebagai Ketua Korpri Kabupaten Semarang periode 2026–2031 di Pendopo Rumah Dinas Bupati Semarang, Kamis (9/7/2026). Ia akan mengusulkan penempatan ASN lebih dekat dengan domisili melalui Baperjakat untuk menekan biaya transportasi, sekaligus mendorong transformasi digital, solidaritas anggota, dan optimalisasi aset Korpri.
Ketua Korpri Kabupaten Semarang Usulkan ASN Bekerja Dekat Rumah demi Tekan Biaya Hidup
Pertamina Patra Niaga Regional Jawa Bagian Tengah memastikan antrean kendaraan di sejumlah SPBU Jawa Tengah dan DIY tidak disebabkan kelangkaan Biosolar. Stok Biosolar tercatat mencapai 13,5 kali konsumsi harian normal dan Pertalite 11,5 kali, sementara perusahaan memantau persediaan secara real-time serta mengirim pasokan tambahan dari depot terdekat saat stok menurun.
Antrean Biosolar di Sejumlah SPBU, Pertamina Tegaskan Bukan karena Kelangkaan
Pertamina Patra Niaga Regional Jawa Bagian Tengah memastikan pasokan BBM di Jawa Tengah dan DIY aman dengan ketahanan stok gasoline mencapai 12,5 hari dan gasoil 14 hari konsumsi normal. Pertamina memantau stok SPBU secara real-time, menambah pasokan dari terminal terdekat bila diperlukan, serta mengimbau masyarakat membeli BBM sesuai kebutuhan agar distribusi tetap lancar.
Stok BBM di Jateng-DIY Aman, Pertamina Imbau Masyarakat Tak Panic Buying
Kampung Keluarga Berkualitas Manggar Lestari di Desa Lerep, Kecamatan Ungaran Barat, Kabupaten Semarang, meraih predikat terbaik nasional 2026 berkat inovasi wisata edukatif “Super Daddy”. Penghargaan diserahkan Bupati Semarang Ngesti Nugraha kepada Kepala Desa Lerep Sumaryadi saat Harganas 2026, Rabu (8/7/2026), sebagai apresiasi atas program kebersamaan ayah dan anak yang telah diikuti sekitar 500 keluarga.
Kampung KB Lerep Jadi Terbaik Nasional, Paket Wisata "Super Daddy" Antar Ayah Lebih Dekat dengan Anak

Tinggalkan komentar

Tinggalkan komentar

INFOGRAFIS

Kabar Terkini

POPULER

Polres Salatiga menangkap sejumlah pelaku tawuran yang diduga terlibat dalam penyiraman air keras terhadap anak berusia 14 tahun di Jembatan depan Makam Ngemplak, Jalan Lingkar Selatan, Kamis (2/7/2026) dini hari. Empat pemuda ditetapkan sebagai tersangka kepemilikan senjata tajam tanpa izin setelah bentrokan yang dipicu tantangan melalui Instagram itu menyebabkan satu korban meninggal dunia.
Remaja Luar Kota Salatiga Tawuran di JLS, Anak 14 Tahun Meninggal usai Disiram Air Keras
Dua rumah warga milik Asfiah dan Tumadi di Dusun Cabean Kulon, Desa Karangduren, Kecamatan Tengaran, Kabupaten Semarang, hangus terbakar pada Rabu (8/7/2026) sekitar pukul 11.30 WIB. Kebakaran diduga dipicu korsleting listrik dan cepat membesar karena bangunan berbahan kayu serta tiupan angin, sebelum tiga unit mobil pemadam berhasil melokalisasi api tanpa korban jiwa maupun luka.
Dua Rumah Kayu di Karangduren Tengaran Terbakar, Diduga karena Korsleting
Satreskrim Polres Semarang menangkap seorang pelatih taekwondo berinisial R (52) atas dugaan pencabulan terhadap muridnya yang masih berusia 13 tahun di sebuah tempat latihan di Kecamatan Ambarawa, Kabupaten Semarang. Peristiwa yang terjadi pada 30 Maret 2026 itu dilaporkan keluarga korban ke polisi hingga berujung penangkapan tersangka pada Selasa (30/6/2026). Polisi menjerat tersangka dengan Undang-Undang Tindak Pidana Kekerasan Seksual dan KUHP dengan ancaman hukuman maksimal 12 tahun penjara yang dapat diperberat karena adanya relasi kuasa.
Aksi Bejat Pelatih Taekwondo di Ambarawa: Cabuli Muridnya Lalu Beri Uang Tutup Mulut