URL audio tidak tersedia.

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

[posts_like_dislike]
Ratusan petani di Desa Sraten, Kecamatan Tuntang, Kabupaten Semarang, menggelar gerakan pengendalian hama tikus secara serentak di area persawahan sekitar Rawa Pening pada Minggu, 20 April 2025. Kegiatan ini melibatkan petani dari empat desa serta anak-anak sekolah dasar yang ikut membantu berburu tikus sebagai bentuk edukasi pertanian sejak dini.

Mbak Google

KABAR RASIKA

Ratusan Petani di Sraten Gropyokan Tikus, Anak-Anak SD Juga Ikut Beraksi

Ratusan Petani di Sraten Gropyokan Tikus, Anak-Anak SD Juga Ikut Beraksi

Ratusan Petani di Sraten Gropyokan Tikus, Anak-Anak SD Juga Ikut Beraksi

Ibnu Sabilillah, pelajar SD menunjukkan hasil “buruannya” dalam gerdal hama tikus berupa gropyokan di persawahan Desa Sraten, Tuntang, Minggu (20/4/2025). Foto: win
Ibnu Sabilillah, pelajar SD menunjukkan hasil “buruannya” dalam gerdal hama tikus berupa gropyokan di persawahan Desa Sraten, Tuntang, Minggu (20/4/2025). Foto: win
featured-img

RASIKAFM.COM | UNGARAN – Ratusan petani di Desa Sraten, Kecamatan Tuntang, Kabupaten Semarang, menggelar gerakan pengendalian (gerdal) hama tikus di area persawahan sekitar Rawa Pening, Minggu (20/4/2025). Kegiatan yang dilakukan secara serentak ini berupa gropyokan atau perburuan tikus yang melibatkan seluruh elemen masyarakat, termasuk anak-anak sekolah dasar.

Dalam aksi tersebut, ratusan ekor tikus berhasil ditangkap dan langsung dimusnahkan guna menekan populasi hama yang merusak tanaman padi. Menariknya, anak-anak usia sekolah dasar turut ambil bagian dalam kegiatan ini. Salah satunya adalah Ibnu Sabilillah Setyo (10), siswa kelas 4 SD yang ikut membantu ayahnya berburu tikus.

“Daripada main HP, saya ikut ayah gropyokan tikus. Senang juga karena tiap dapat satu tikus dikasih uang dua ribu rupiah,” ujar Ibnu sambil tersenyum.

Kepala Desa Sraten, Rohmad, menjelaskan bahwa pihaknya memang sengaja melibatkan anak-anak dalam kegiatan ini sebagai bentuk pengenalan dunia pertanian sejak dini.

“Dalam rangka pengenalan pertanian, kami berkomunikasi dengan kepala sekolah SD dan MI agar anak-anak bisa ikut serta. Ternyata mereka senang, ini jadi hiburan tersendiri. Selain itu, mereka jadi paham bahwa hama tikus adalah salah satu faktor alam yang mengganggu pertanian,” ujarnya.

Menurut Rohmad, sebanyak tiga kelompok tani dari empat desa yakni Sraten, Candirejo, Rowosari, dan Jombor ikut terlibat dalam aksi ini. Ia menyampaikan keprihatinannya atas serangan tikus yang terjadi beberapa waktu terakhir akibat luapan air dari Rawa Pening.

“Air Rawa Pening yang meluap membuat habitat tikus tergenang. Akibatnya, tikus berpindah ke sawah-sawah sekitar dan merusak tanaman petani. Tanaman yang diharapkan panen saat Lebaran justru rusak saat puasa. Petani kami sampai merasa putus asa melihat sawah yang dijagakke (diharapkan) justru puso,” ujar Rohmad.

Dari total 60 hektare lahan sawah di wilayah tersebut, sekitar 25 hektare mengalami gagal panen. Sebelumnya, belum ada upaya pengendalian yang dilakukan secara menyeluruh. Namun dengan adanya dukungan dari Dinas Pertanian, TNI-Polri, serta para pemangku kepentingan lainnya, gerakan kali ini dilakukan secara serentak.

“Kalau dilakukan sendiri-sendiri tidak akan efektif. Harus serentak seperti ini agar hasilnya maksimal. Semoga dengan gerdal ini, cita-cita swasembada pangan yang menjadi program Presiden Prabowo bisa terwujud di daerah kami,” tambahnya. (win)

BACA JUGA :

Rencana pemindahan Lapas Kelas IIA Ambarawa, Kabupaten Semarang, ke lokasi baru di kawasan Jalan Lingkar Ambarawa belum terealisasi karena lahan masih berstatus zona hijau. Sembari menunggu kepastian pemanfaatan lahan, lapas tetap beroperasi dengan 507 warga binaan, jauh melebihi kapasitas ideal 222 orang.
Relokasi Lapas Ambarawa Terkendala Status Lahan, 507 Warga Binaan Masih Berdesakan
Karang Taruna Dharma Remaja Desa Manggihan, Getasan, Kabupaten Semarang, mengolah limbah sayuran dan buah menjadi biogas untuk memasak serta pupuk organik cair. Inovasi berbasis pengelolaan sampah dan energi alternatif tersebut mengantarkan mereka meraih juara pertama Lomba Karang Taruna Berprestasi 2026 tingkat Jawa Tengah dan mewakili Jateng di tingkat nasional.
Karang Taruna Manggihan Getasan Sulap Limbah Sayur Jadi Biogas, Juara 1 Jateng dan Melaju Nasional
Mahasiswa KKN Tim II Undip 2026 mengembangkan potensi ekonomi dan pangan lokal di Desa Purworejo, Wonogiri, selama program pengabdian masyarakat. Sebanyak 10 mahasiswa mendampingi UMKM memanfaatkan Google Maps, QRIS, media sosial, dan website untuk pemasaran, sekaligus mengolah singkong dan ikan lele menjadi BoLeSi sebagai alternatif makanan tambahan bergizi bagi balita.
KKN Undip Dorong Transformasi Desa Purworejo Wonogiri melalui Inovasi Pangan dan Digitalisasi Sektor Ekonomi
Rencana pengembangan panas bumi Gunung Ungaran untuk PLTP masih dalam tahap kajian dan belum memasuki pelaksanaan, kata Pemkab Semarang, Kamis (20/8/2026). Pemerintah masih menunggu hasil penelitian potensi geothermal, sekaligus memastikan aspek lingkungan, keamanan, aktivitas warga, dan keberadaan Candi Gedongsongo tetap terlindungi.
Pengembangan Panas Bumi Gunung Ungaran untuk PLTP Bakal Dilanjut, Pemkab Semarang: Masih Tahap Kajian
Satpol PP Kota Salatiga mengedukasi dan mengajak pedagang kaki lima (PKL) bermotor yang berjualan di lingkar dalam Alun-alun Pancasila untuk pindah secara sukarela, Rabu (19/8/2026). Langkah tersebut dilakukan karena aktivitas berjualan dan parkir kendaraan di area tersebut dilarang, sekaligus untuk menjaga ketertiban dan kenyamanan warga dengan pendekatan humanis.
Humanis! Cara Kabid Ketertiban Satpol PP Salatiga Rayu PKL agar Mau Pindah Sukarela
Artis nasional Anang Hermansyah dan Ashanty mengunjungi Kota Salatiga pada Selasa (18/8/2026) malam untuk menjajaki pemanfaatan sejumlah lokasi sebagai tempat pengambilan gambar film. Didampingi Wali Kota Salatiga Robby Hernawan, rombongan juga menikmati suasana kota sekaligus mengenal potensi budaya, kuliner, UMKM, dan ekonomi kreatif setempat.
Kenakan Blangkon Pecis dan Syal Motif Khas Salatiga, Artis Anang dan Ashanty Keliling Kota

Tinggalkan komentar

Tinggalkan komentar

INFOGRAFIS

Kabar Terkini

POPULER

20 Agustus 2026
Trans Jateng Menuju Transportasi Publik Hijau, Terjangkau, dan Terintegrasi di Jawa Tengah
Trans Jateng Menuju Transportasi Publik Hijau, Terjangkau, dan Terintegrasi di Jawa Tengah
Warga Dusun Tetep, Kelurahan Randuacir, Argomulyo, Salatiga, menggelar tradisi merti dusun atau sedekah bumi di Sendang Gambir pada 19 Agustus. Kegiatan tersebut menjadi ungkapan syukur sekaligus upaya merawat warisan leluhur, sumber mata air bersejarah, kesenian lokal, serta toleransi antarumat beragama melalui doa bersama dan pertunjukan budaya.
50 Tahun Lebih Warga Dusun Tetep Salatiga Gelar Ritual Tahunan Saparan
Rencana pemindahan Lapas Kelas IIA Ambarawa, Kabupaten Semarang, ke lokasi baru di kawasan Jalan Lingkar Ambarawa belum terealisasi karena lahan masih berstatus zona hijau. Sembari menunggu kepastian pemanfaatan lahan, lapas tetap beroperasi dengan 507 warga binaan, jauh melebihi kapasitas ideal 222 orang.
Relokasi Lapas Ambarawa Terkendala Status Lahan, 507 Warga Binaan Masih Berdesakan