URL audio tidak tersedia.

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

[posts_like_dislike]
Ratusan warga masyarakat dari wilayah dusun Tugu. Karangbalong, Kadipurwo, Krajan dan Bener serta dari luar kota yang mempunyai ahli kubur di pemakaman Cengklik, atau yang lebih dikenal dengan nama Makam Nyai Ageng Kebo Kanigoro, kawasan dusun Tugu desa Bener Kecamatan Tengaran Kabupaten Semarang

Mbak Google

KABAR RASIKA

Ratusan Warga Bener Gelar Tradisi Nyadran di Makam Cengklik

Ratusan Warga Bener Gelar Tradisi Nyadran di Makam Cengklik

Ratusan Warga Bener Gelar Tradisi Nyadran di Makam Cengklik

featured-img

Ratusan warga masyarakat dari wilayah dusun Tugu. Karangbalong, Kadipurwo, Krajan dan Bener serta dari luar kota yang mempunyai ahli kubur di pemakaman Cengklik, atau yang lebih dikenal dengan nama Makam Nyai Ageng Kebo Kanigoro, kawasan dusun Tugu desa Bener Kecamatan Tengaran Kabupaten Semarang Minggu 20 Maret 2022 pagi, menggelar Kegiatan “nyadran” alias kirim doa dan bersih kubur terhadap anggota keluarga yang telah meninggal.

Kepada rasikafm.com kepala Dusun Krajan Purwanto mengatakan kegiatan ini semata-mata dilakukan sebagai penginggat agar mereka yang masih hidup ingat dengan yang sudah meninggal, serta bersedia ke makam. Apalagi hal ini merupakan kegiatan rutin yang dilakukan setahun 2 kali, yakni setiap bulan Maulud dan menjelang datangnya bulan Suci Ramadhan, “harapannya anggota keluarga bisa birrul walidain, dengan kegiatan ini mereka akan ingat terhadap ahli kubur mereka yang telah meninggal” ungkap Apung panggilan akrab Purwanto.

Sementara itu kegiatan kali ini menghadirkan pembicara KH. Sofiullah dari Ambarawa. Dalam isi ceramahnya Sofiullah mengatakan bahwa makhluk hidup harus selalu ingat akan mati, karena apapun yang hidup di dunia suatu saat akan mati, oleh karena itu manusia harus mengingat tiga hal yakni tua, sakit dan Tiada.

Para Kyai asal Bener, Kyai Muhammad Muhajir dan Kyai Muhsinun saat mendampingi KH.Sofiullah (tengah) sesaat sebelum acara

KH. Sofiullah saat memberikan tauziah

“kebeh wong Neng alam ndunyo kui arep ngalami telung perkoro, yoiku Tuo, loro Lan Lungo, ( semua manusia akan mengalami tiga hal yakni tua, sakit dan pasti akan meninggalkan dunia” ungkap KH. Sofiullah asal Ambarawa ini.

Pantauan Rasika FM kegiatan yang dimulai pukul 7 pagi tersebut berakhir pukul 9. Jamaah yang datang bahkan tidak sedikit yang membawa makanan dan minuman untuk dimakan bersama usai acara.

Kegiatan berjalan lancar karena adanya pengawalan dari Banser Bener dan juga Serda Ribut Wuryanto selaku Babinsa Bener Koramil 06/Tengaran.

Sementara itu pihak desa Bener rencanaya juga akan mengelar kegiatan serupa di makam Bibis yang pelaksanaannya akan dilangsungkan besuk hari Minggu Pahing tanggal 27 Maret jam 06.30 dengan pembicara KH.Amin Mustofa dari Sukoharjo

BACA JUGA :

Masuki Musim Kemarau PDAM Salatiga Pastikan Ketersediaan Air bagi Pelanggan
Masuki Musim Kemarau PDAM Salatiga Pastikan Ketersediaan Air bagi Pelanggan
Sekretaris Daerah Kabupaten Semarang Valeanto Soekendro dikukuhkan sebagai Ketua Korpri Kabupaten Semarang periode 2026–2031 di Pendopo Rumah Dinas Bupati Semarang, Kamis (9/7/2026). Ia akan mengusulkan penempatan ASN lebih dekat dengan domisili melalui Baperjakat untuk menekan biaya transportasi, sekaligus mendorong transformasi digital, solidaritas anggota, dan optimalisasi aset Korpri.
Ketua Korpri Kabupaten Semarang Usulkan ASN Bekerja Dekat Rumah demi Tekan Biaya Hidup
Pertamina Patra Niaga Regional Jawa Bagian Tengah memastikan antrean kendaraan di sejumlah SPBU Jawa Tengah dan DIY tidak disebabkan kelangkaan Biosolar. Stok Biosolar tercatat mencapai 13,5 kali konsumsi harian normal dan Pertalite 11,5 kali, sementara perusahaan memantau persediaan secara real-time serta mengirim pasokan tambahan dari depot terdekat saat stok menurun.
Antrean Biosolar di Sejumlah SPBU, Pertamina Tegaskan Bukan karena Kelangkaan
Pertamina Patra Niaga Regional Jawa Bagian Tengah memastikan pasokan BBM di Jawa Tengah dan DIY aman dengan ketahanan stok gasoline mencapai 12,5 hari dan gasoil 14 hari konsumsi normal. Pertamina memantau stok SPBU secara real-time, menambah pasokan dari terminal terdekat bila diperlukan, serta mengimbau masyarakat membeli BBM sesuai kebutuhan agar distribusi tetap lancar.
Stok BBM di Jateng-DIY Aman, Pertamina Imbau Masyarakat Tak Panic Buying

Tinggalkan komentar

Tinggalkan komentar

INFOGRAFIS

TERKINI

Pendapatan Kabupaten Semarang 2027 Diproyeksi Turun Rp399,89 Miliar, Pemkab Siapkan APBD dengan Defisit Rp20 Miliar
Pendapatan Kabupaten Semarang 2027 Diproyeksi Turun Rp399,89 Miliar, Pemkab Siapkan APBD dengan Defisit Rp20 Miliar
Pemerintah Kabupaten Semarang memproyeksikan pendapatan daerah 2027 sebesar Rp1,92 triliun, turun Rp399,89 miliar dari APBD 2026 akibat berkurangnya pendapatan asli daerah dan transfer pemerintah. Bupati...
Mozza Axillia Gunarsa, remaja 18 tahun asal Desa Gebugan, Bergas, Kabupaten Semarang, belum ditemukan setahun setelah meninggalkan rumah pada 25 Juni 2025. Keluarga bersama polisi telah menelusuri sejumlah petunjuk di Semarang, Yogyakarta, Jombang, Indramayu, hingga Solo, tetapi belum menemukan keberadaannya dan berharap Mozza segera pulang.
Setahun Hilang, Keberadaan Gadis Asal Bergas Masih Misterius. Ayahanda: "Pulang, Nak. Katanya mau kuliah di Undip"
Mozza Axillia Gunarsa, remaja 18 tahun asal Desa Gebugan, Bergas, Kabupaten Semarang, belum ditemukan setahun setelah meninggalkan rumah pada 25 Juni 2025. Keluarga bersama polisi telah menelusuri sejumlah...
Masuki Musim Kemarau PDAM Salatiga Pastikan Ketersediaan Air bagi Pelanggan
Masuki Musim Kemarau PDAM Salatiga Pastikan Ketersediaan Air bagi Pelanggan
PDAM Kota Salatiga memastikan pasokan air bersih bagi pelanggan tetap aman pada musim kemarau meski debit Umbul Senjoyo mulai menurun. Direktur Utama PDAM Salatiga Imron Cahyadi menyampaikan hal itu saat...
10 Juli 2026 Pasang Laut Semarang Puncak Pukul 05.00–08
10 Juli 2026: Pasang Laut Semarang Puncak Pukul 05.00–08.00 WIB, Tinggi Air Capai 0,8 Meter
BMKG Stasiun Meteorologi Maritim Tanjung Emas Semarang memprakirakan pasang laut di Semarang mencapai 0,8 meter pada Jumat, 10 Juli 2026, pukul 05.00–08.00 WIB. Kenaikan muka air laut pada pagi hari berpotensi...
10 Juli 2026 Cuaca Semarang Cerah, BMKG Ingatkan Risiko Kebakaran Hutan dan Lahan di Jawa Tengah
10 Juli 2026: Cuaca Semarang Cerah, BMKG Ingatkan Risiko Kebakaran Hutan dan Lahan di Jawa Tengah
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprakirakan cuaca Semarang dan Jawa Tengah pada Jumat, 10 Juli 2026, didominasi kondisi cerah hingga cerah berawan. Pengamatan pukul 05.30 WIB mencatat...
Muat Lebih

POPULER

Polres Salatiga menangkap sejumlah pelaku tawuran yang diduga terlibat dalam penyiraman air keras terhadap anak berusia 14 tahun di Jembatan depan Makam Ngemplak, Jalan Lingkar Selatan, Kamis (2/7/2026) dini hari. Empat pemuda ditetapkan sebagai tersangka kepemilikan senjata tajam tanpa izin setelah bentrokan yang dipicu tantangan melalui Instagram itu menyebabkan satu korban meninggal dunia.
Remaja Luar Kota Salatiga Tawuran di JLS, Anak 14 Tahun Meninggal usai Disiram Air Keras
Dua rumah warga milik Asfiah dan Tumadi di Dusun Cabean Kulon, Desa Karangduren, Kecamatan Tengaran, Kabupaten Semarang, hangus terbakar pada Rabu (8/7/2026) sekitar pukul 11.30 WIB. Kebakaran diduga dipicu korsleting listrik dan cepat membesar karena bangunan berbahan kayu serta tiupan angin, sebelum tiga unit mobil pemadam berhasil melokalisasi api tanpa korban jiwa maupun luka.
Dua Rumah Kayu di Karangduren Tengaran Terbakar, Diduga karena Korsleting
Satreskrim Polres Semarang menangkap seorang pelatih taekwondo berinisial R (52) atas dugaan pencabulan terhadap muridnya yang masih berusia 13 tahun di sebuah tempat latihan di Kecamatan Ambarawa, Kabupaten Semarang. Peristiwa yang terjadi pada 30 Maret 2026 itu dilaporkan keluarga korban ke polisi hingga berujung penangkapan tersangka pada Selasa (30/6/2026). Polisi menjerat tersangka dengan Undang-Undang Tindak Pidana Kekerasan Seksual dan KUHP dengan ancaman hukuman maksimal 12 tahun penjara yang dapat diperberat karena adanya relasi kuasa.
Aksi Bejat Pelatih Taekwondo di Ambarawa: Cabuli Muridnya Lalu Beri Uang Tutup Mulut