URL audio tidak tersedia.

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

[posts_like_dislike]
Sebanyak 21.120 anak di Kota Salatiga, Jawa Tengah, menjalani imunisasi polio secara serentak mulai Senin (15/1/2024). Lokasi imunisasi diantaranya adalah Balai Kelurahan Sidorejo Lor, Kecamatan Sidorejo, dengan partisipasi sekitar 5.217 anak yang didampingi orang tua.

Mbak Google

KABAR RASIKA

Ribuan Anak di Salatiga Diimunisasi Polio

Ribuan Anak di Salatiga Diimunisasi Polio

Ribuan Anak di Salatiga Diimunisasi Polio

Sebanyak 21.120 anak di Kota Salatiga, Jawa Tengah, menjalani imunisasi polio secara serentak mulai Senin (15/1/2024). Lokasi imunisasi diantaranya adalah Balai Kelurahan Sidorejo Lor, Kecamatan Sidorejo, dengan partisipasi sekitar 5.217 anak yang didampingi orang tua.
Foto dok IST
Suasana orang tua mengantarkan anaknya untuk mengikuti imunisasi polio di Balai Kelurahan Sidorejo Lor, Kecamatan Sidorejo, Kota Salatiga
featured-img

RASIKAFM.COM | SALATIGA – Sedikitnya 21.120 anak di Kota Salatiga, Jawa Tengah menjalani imunisasi polio secara serentak mulai Senin (15/1/2024).

salah satu lokasi yang digunakan untuk imunisasi polio di Salatiga adalah Balai Kelurahan Sidorejo Lor, Kecamatan Sidorejo. Ada sekitar 5.217 anak yang mengikuti imunisasi polio di lokasi itu.

Ribuan anak itu datang turut didampingi orang tuanya. Kegiatan yang digelar Puskesmas Sidorejo secara gratis itu bertujuan menanggulangi Kejadian Luar Biasa (KLB) polio menyusul penemuan kasus lumpuh layu di sejumlah wilayah seperti Kabupaten Pamekasan dan Sampang, Jawa Timur (Jatim) serta Klaten, Jawa Tengah (Jateng).

Petugas Koordinator Imunisasi Puskesmas Sidorejo, Dewi Saptarini, menjelaskan imunisasi ini bertujuan untuk mencegah infeksi dan penyebaran penyakit polio yang berakibat kelumpuhan dan bahkan kematian.

Petugas memberikan satu tetes vaksin polio yang dimasukkan lewat mulut. Untuk mencegah penumpukan antrean, petugas imunisasi polio di Kecamatan Sidorejo membagi beberapa titik di enam lokasi dengan total ada 5.217 anak.

Dikatakan, imunisasi ini diikuti oleh anak usia nol hingga usia delapan tahun kurang satu hari. Mereka wajib untuk mendapatkan imunisasi polio untuk mencegah infeksi dan penyebaran penyakit polio.

“Tujuan imunisasi untuk membentuk kekebalan universal health imunity. Health imunity ini tidak terbentuk jika tidak semua anak diimunisasi karena imunisasi itu memberikan kekebalan dengan cara bergandengan tangan, ibaratnya seperti itu,” kata Dewi .

Sementara itu, seorang warga, Putri, mengaku sangat terbantu dengan Sub Pekan Imunisasi Nasional Polio ini karena menjadi tidak khawatir lagi anak terserang virus polio. “Ikut saja yang digelar pemerintah, biar anak jadi lebih sehat,” ujarnya.

Sekadar informasi, Kementerian Kesehatan (Kemenkes) menggelar Sub Pekan Imunisasi Nasional Polio (SUB PIN POLIO) secara serentak mulai 15 Januari 2024 wilayah pemberian imunisasi tambahan adalah seluruh kabupaten/kota di provinsi Jawa Tengah dan Jawa Timur yang merupakan lokasi terjadinya kejadian luar biasa (KLB) polio.

Dewi Saptarini saat diwawancarai wartawan

BACA JUGA :

Tingkatkan Kemampuan Personel, Damkar Salatiga Gelar Bimtek Kebakaran dan Evakuasi Korban
Tingkatkan Kemampuan Personel, Damkar Salatiga Gelar Bimtek Kebakaran dan Evakuasi Korban
Orang Tua Siswa Pertanyakan Mekanisme Penerimaan Siswa Baru di SMAN 3 Salatiga
Orang Tua Siswa Pertanyakan Mekanisme Penerimaan Siswa Baru di SMAN 3 Salatiga
Sukisno (70), warga Kota Salatiga, merasakan manfaat Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) setelah mengalami serangan stroke dan menjalani perawatan intensif serta terapi rutin selama setahun terakhir. Dengan pembiayaan yang dijamin melalui kepesertaan JKN yang ditanggung Pemerintah Kota Salatiga, ia dapat mengakses layanan kesehatan tanpa terbebani biaya hingga kondisinya berangsur pulih dan kembali beraktivitas.
Sukisno: JKN Jadi Penyelamat Saat Stroke, Kini Kembali Berjalan dan Beraktivitas
Stroke Ringan Tak Lagi Jadi Beban, Ngapiyah Rasakan Manfaat JKN di Usia Senja
Stroke Ringan Tak Lagi Jadi Beban, Ngapiyah Rasakan Manfaat JKN di Usia Senja
Hamil Anak Kedua Jadi Lebih Tenang, Rakhma Rasakan Kemudahan Layanan BPJS Kesehatan
Hamil Anak Kedua Jadi Lebih Tenang, Rakhma Rasakan Kemudahan Layanan BPJS Kesehatan
Ratusan warga Desa Bener, Kecamatan Tengaran, Kabupaten Semarang mengikuti sosialisasi Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) di Aula Pinus Park, Minggu (10/5/2026). Kegiatan yang melibatkan BPJS Kesehatan dan Komisi IX DPR RI itu digelar untuk meningkatkan pemahaman masyarakat terkait layanan kesehatan, kepesertaan BPJS, serta akses program JKN secara langsung melalui edukasi dan dialog terbuka.
Ratusan Warga Bener Antusias Ikuti Sosialisasi Layanan JKN dari BPJS Kesehatan

Tinggalkan komentar

Tinggalkan komentar

INFOGRAFIS

Kabar Terkini

POPULER

Seorang pengendara sepeda motor Honda Scoopy berinisial AF (21) meninggal dunia setelah mengalami kecelakaan tunggal di Jalan Lingkar Selatan (JLS) Salatiga, tepatnya di kawasan Kumpulrejo, Argomulyo, Sabtu pagi (20/6/2026). Kecelakaan diduga terjadi karena korban kurang konsentrasi saat berkendara hingga motornya oleng ke kiri dan masuk ke parit. Korban sempat dirawat di RSUD dr. Soebarkat Tjitrodarmodjo sebelum dinyatakan meninggal dunia.
Alami Laka Tunggal di JLS, Pengendara Scoopy Meninggal Dunia
Pemerintah Kabupaten Semarang melalui Dinas Sosial akan menyalurkan Bantuan Langsung Tunai (BLT) DBHCHT 2026 kepada 2.393 warga di 92 desa dan kelurahan mulai Juni 2026. Bantuan diberikan kepada buruh tani tembakau, buruh dan petani cengkih, serta warga kurang mampu untuk mendukung kesejahteraan dan produktivitas mereka.
2.393 Buruh dan Petani Tembakau di Kabupaten Semarang Terima BLT DBHCHT Rp600 Ribu
Sebanyak 70 pedagang daging sapi di Pasar Raya Salatiga menghentikan aktivitas jual beli selama lima hari, 22–26 Juni 2026, akibat kelangkaan pasokan sapi yang memicu kenaikan harga daging hingga Rp140.000 per kilogram. Pedagang mengaku penjualan menurun karena konsumen beralih ke bahan pangan lain, sehingga mereka meminta pemerintah turun tangan untuk menstabilkan harga dan menjaga keberlangsungan usaha.
Puluhan Pedagang Daging Sapi di Pasar Raya Kota Salatiga Sepakat Tidak Berjualan