URL audio tidak tersedia.

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

[posts_like_dislike]
Sekretaris Daerah Kota Salatiga berharap Kampung Singkong Ngaglik menjadi terkenal di tingkat nasional. Rapat koordinasi dan kunjungan ke kampung dilakukan untuk memulai pengembangan desa wisata di Salatiga dan membutuhkan data penduduk serta potensi ekonomi.

Mbak Google

KABAR RASIKA

Sekda Salatiga Berharap Kampung Singkong Ngaglik Bergema di Tingkat Nasional

Sekda Salatiga Berharap Kampung Singkong Ngaglik Bergema di Tingkat Nasional

Sekda Salatiga Berharap Kampung Singkong Ngaglik Bergema di Tingkat Nasional

Salatiga Wuri Pujiastuti, saat Rapat Koordinasi dan On Site Visit Kampung Singkong sebagai Desa Pilot Projecting Implementasi Program Ekosistem Keuangan Inklusif (EKI) di Ruang Rapat Sekda, Selasa (05/03/2023).
featured-img

RASIKAFM.COM | SALATIGA - Harapan itu disampaikan oleh Sekretaris Daerah Kota Salatiga IR. Wuri Pujiastuti, MM. Pihaknya berharap Kampung Singkong Ngaglik digaungkan di tingkat Nasional. Harapan tersebut disampaikan dalam arahan dalam Rapat Koordinasi dan On Site Visit Kampung Singkong sebagai Desa Pilot Projecting Implementasi Program Ekosistem Keuangan Inklusif (EKI) di Ruang Rapat Sekda, Selasa (05/03/2023).

Hadir dalam rapat tersebut Otoritas Jasa Keuangan (OJK), Bank Jateng, BRI, Deputi Kanwil Pegadaian Jawa Tengah, serta OPD terkait, termasuk Camat Argomulyo dan Lurah Ledok.

“Kami sudah koordinasi dengan OPD terkait untuk menyambut kedatangan bapak-ibu beserta rombongan. Nanti dalam kunjungan bapak-ibu, kami akan arahan ke Kampung Singkong tepatnya di D9. Semoga kolaborasi antara Pemerintah Kota Salatiga bisa mencapai kesepakatan, dan nanti akan membawa Kota Salatiga ke kancah Nasional. Terima kasih kepada bapak-ibu semua telah memilih Kota Salatiga menjadi lokasi atau Kampung Singkong sebagai pilot projek. Arahan dan masukan sangat kami butuhkan dalam suksesnya program,” tutur Ir. Wuri Pujiastuti.

Bertindak menjadi narasumber Rapat adalah Agus Yayan Cahyan Kepala Sub Bagian Kemitraan, Pengembangan Ekonomi dan Keuangan Daerah OJK. Usai rapat peserta langsung berkunjung ke D9 Ngaglik, berkenan mengikuti Kepala Regional 3 Jawa Tengah dan DIY Sumarjono, Kepala Bagian Kemitraan, Pengembangan Ekonomi dan Keuangan Daerah Gatot Yulianto.

Agus Yayan Cahyan memaparkan bahwa tujuan dari kegiatan adalah profiling dan kunjungan ke Kampung Singkong. “Rapat ini adalah sebagai awalan pertemuan dengan perangkat kelurahan serta masyarakat di Kampung Singkong. Selanjutnya akan terwujud pengembangan desa wisata di Salatiga, khususnya di Kampung Singkong. Kemudian kami juga membutuhkan data penduduk, BUMDes, potensi ekonomi, termasuk memutuskan kebutuhan pelatihan,” ungkapnya.

BACA JUGA :

Rest Area Pendopo KM 456 Tol Semarang–Solo di Pabelan, Kabupaten Semarang, dipadati pengunjung pada Minggu (12/7/2026) bertepatan dengan hari terakhir libur sekolah. Ribuan pengguna jalan tol memanfaatkan rest area untuk beristirahat, menikmati kuliner UMKM, dan menggunakan berbagai fasilitas, sementara pengelola mencatat lonjakan sekitar 5.000 pengunjung di masing-masing sisi A dan B selama masa liburan.
Hari Terakhir Liburan, Rest Area Pendopo KM 456 Jadi Titik Singgah Favorit Keluarga
PT Mitra Anugerah Bumi Agung (MABA) menyatakan telah memenuhi tuntutan warga terkait aktivitas tambang galian C di Dusun Banyuurip, Desa Delik, Kecamatan Tuntang, Kabupaten Semarang, dengan memperbaiki 18 titik jalan, mengatur operasional kendaraan, dan melakukan penyiraman jalan. Perbaikan yang dimulai sejak 8 Juli 2026 itu dilakukan lebih cepat dari target sebagai tindak lanjut hasil audiensi bersama warga dan pemerintah.
PT MABA Klaim Penuhi Tuntutan Warga, Perbaiki 18 Titik Jalan di Jalur Tambang Delik–Tlompakan
SMA Sainstek Ahmad Dahlan Salatiga menggelar kegiatan Awalussanah di Gedung DPRD Kota Salatiga, Sabtu (11/7/2026), dengan penyampaian materi menggunakan bahasa Inggris dan Indonesia. Kegiatan ini bertujuan memperkenalkan program sekolah, guru, dan siswa baru sekaligus menegaskan komitmen membangun sekolah modern berbasis sains, teknologi, riset, serta nilai-nilai Al-Qur'an dan Al-Hadits untuk menyiapkan lulusan berdaya saing global.
42 Siswa Baru SMA Sainstek Salatiga ikuti Awalussanah, Penyajian Materi disampaikan dalam Dua Bahasa
Jallu Nusantara dan Fatayat NU Salatiga Jalin Kerja Sama Cegah Kekerasan
Jallu Nusantara dan Fatayat NU Salatiga Jalin Kerja Sama Cegah Kekerasan
Anggota DPR RI Muh Haris bersama Anggota DPRD Jawa Tengah Ida Nurul Farida dan Anggota DPRD Kabupaten Semarang M. Jauhari Mahmud menyerahkan bantuan sembako serta uang tunai kepada korban kebakaran rumah di Desa Karangduren, Kecamatan Tengaran, Kabupaten Semarang. Bantuan diberikan sebagai bentuk kepedulian sekaligus dukungan agar keluarga korban segera pulih dan kembali beraktivitas.
Pasca Musibah, Tiga Anggota Dewan Berikan Bantuan Korban Kebakaran di Tengaran
Masuki Musim Kemarau PDAM Salatiga Pastikan Ketersediaan Air bagi Pelanggan
Masuki Musim Kemarau PDAM Salatiga Pastikan Ketersediaan Air bagi Pelanggan

Tinggalkan komentar

Tinggalkan komentar

INFOGRAFIS

Kabar Terkini

POPULER

PT Mitra Anugerah Bumi Agung berkomitmen memperbaiki jalan rusak di Desa Tlompakan, Kecamatan Tuntang, Kabupaten Semarang, mulai 12 Juli 2026 setelah audiensi dengan warga dan DPRD Kabupaten Semarang, Jumat (3/7/2026). Warga juga menuntut pembatasan jam operasi, kelayakan armada, perbaikan drainase, dan rambu keselamatan. DPRD akan mendorong penghentian sementara tambang bila komitmen tidak direalisasikan.
DPRD Kabupaten Semarang Ultimatum Tambang Galian C di Tuntang: Taati Kesepakatan atau Operasional Ditutup!
Polres Salatiga menangkap sejumlah pelaku tawuran yang diduga terlibat dalam penyiraman air keras terhadap anak berusia 14 tahun di Jembatan depan Makam Ngemplak, Jalan Lingkar Selatan, Kamis (2/7/2026) dini hari. Empat pemuda ditetapkan sebagai tersangka kepemilikan senjata tajam tanpa izin setelah bentrokan yang dipicu tantangan melalui Instagram itu menyebabkan satu korban meninggal dunia.
Remaja Luar Kota Salatiga Tawuran di JLS, Anak 14 Tahun Meninggal usai Disiram Air Keras
Dua rumah warga milik Asfiah dan Tumadi di Dusun Cabean Kulon, Desa Karangduren, Kecamatan Tengaran, Kabupaten Semarang, hangus terbakar pada Rabu (8/7/2026) sekitar pukul 11.30 WIB. Kebakaran diduga dipicu korsleting listrik dan cepat membesar karena bangunan berbahan kayu serta tiupan angin, sebelum tiga unit mobil pemadam berhasil melokalisasi api tanpa korban jiwa maupun luka.
Dua Rumah Kayu di Karangduren Tengaran Terbakar, Diduga karena Korsleting