URL audio tidak tersedia.

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

[posts_like_dislike]
Harga komoditas bawang di Pasar Blauran, Kota Salatiga, Jawa Tengah, meroket seminggu setelah Lebaran, dengan harga bawang merah mencapai Rp 65.000 per kilogram. Kenaikan harga ini disebabkan oleh menipisnya stok bawang dari petani. Sebelumnya, harga bawang merah hanya sekitar Rp 25.000 per kilogram sebelum Lebaran.

Mbak Google

KABAR RASIKA

Seminggu Pasca Lebaran, Harga Bawang di Salatiga Tembus Rp65 Ribu/Kilogram

Seminggu Pasca Lebaran, Harga Bawang di Salatiga Tembus Rp65 Ribu/Kilogram

Seminggu Pasca Lebaran, Harga Bawang di Salatiga Tembus Rp65 Ribu/Kilogram

Harga komoditas bawang di Pasar Blauran, Kota Salatiga, Jawa Tengah meroket setelah Lebaran, sabtu 20 April 2024.
featured-img

RASIKAFM.COM | SALATIGA – Harga komoditas bawang di Pasar Blauran, Kota Salatiga, Jawa Tengah meroket seminggu setelah Lebaran. Harga bawang merah menyentuh angka Rp 65.000 per kilogram.

Tingginya harga komoditas bawang di pasar disebabkan oleh stok dari petani mulai menipis.

Harga bawang merah saat ini mencapai Rp 65.000 per kilogram. Sebelum Lebaran, harga bawang merah hanya Rp 25.000 per kilogram.

Adapun harga bawang putih saat ini mencapai Rp 45.000 per kilogram. Sebelumnya hanya berkisar Rp 37.000 per kilogram

Seorang pedagang, Suyantiningsih mengatakan, harga kebutuhan bumbu dapur saat ini belum ada yang menurun. Hal ini disebabkan stok bawang di petani menipis.

“Dari sebelum Lebaran sampai sekarang belum ada penurunan harga. Barangnya juga belum banyak,” kata Suyamtiningsihsabtu (20/4/2024).

Tingginya harga komoditas bawang di pasaran mengakibatkan sepinya pembeli sehingga pedagang mengalami penurunan omzet.

“Sudah dua hari ini belum ramai pembeli. Padahal sebelum-sebelumnya itu ramai seperti Lebaran,” jelasnya.

Seorang pembeli, Hesty, mengaku tidak mempermasalahkan harga meski harga bawang saat ini tinggi.

Dia berharap, meski harga komoditas bawang di pasar tinggi, pasokan bawang tetap terpenuhi.

“Tidak masalah asalkan stoknya di pasaran masih ada. Kalau stoknya tidak ada terus harga tinggi barang susah dicari juga repot. Namun, harapannya semoga semua kembali normal,” kata Hesty.

BACA JUGA :

Sebanyak 70 pedagang daging sapi di Pasar Raya Salatiga menghentikan aktivitas jual beli selama lima hari, 22–26 Juni 2026, akibat kelangkaan pasokan sapi yang memicu kenaikan harga daging hingga Rp140.000 per kilogram. Pedagang mengaku penjualan menurun karena konsumen beralih ke bahan pangan lain, sehingga mereka meminta pemerintah turun tangan untuk menstabilkan harga dan menjaga keberlangsungan usaha.
Puluhan Pedagang Daging Sapi di Pasar Raya Kota Salatiga Sepakat Tidak Berjualan
Pimpinan Cabang GP Ansor Kota Salatiga resmi dilantik di Pondok Pesantren Sunan Giri, Argomulyo, pada 21 Juni 2026. Pelantikan ini menjadi momentum penguatan kaderisasi dan peran pemuda dalam menghadapi tantangan sosial-ekonomi. Melalui pameran UMKM dan penguatan pilar ekonomi, politik, serta sosial, Ansor didorong untuk berkontribusi nyata dalam pemberdayaan masyarakat dan pembangunan daerah.
Resmi Dilantik, GP Ansor Salatiga Didorong Perkuat Sinergi Ekonomi
Sekitar 50 pedagang daging sapi di Kota Salatiga sepakat menghentikan aktivitas penjualan pada 22–26 Juni 2026 akibat kelangkaan pasokan dan kenaikan harga yang terus terjadi. Kesepakatan itu diambil dalam pertemuan paguyuban pedagang di Pasar Raya I Salatiga pada 21 Juni. Aksi mogok dilakukan sebagai bentuk aspirasi agar pemerintah segera mencari solusi untuk menjaga ketersediaan pasokan dan stabilitas harga daging sapi di pasaran.
Mulai Senin ini, Pedagang Daging Salatiga Mogok Jualan Lima Hari, Akibat Pasokan Langka
Dieng Caldera Race 2026 menghasilkan perputaran ekonomi lebih dari Rp20 miliar dan mendorong sektor wisata, kuliner, penginapan, serta UMKM Wonosobo.
Dingin-Dingin Cuan! Dieng Caldera Race 2026 Putar Uang Lebih dari Rp20 Miliar di Wonosobo
Tingkatkan Kemampuan Personel, Damkar Salatiga Gelar Bimtek Kebakaran dan Evakuasi Korban
Tingkatkan Kemampuan Personel, Damkar Salatiga Gelar Bimtek Kebakaran dan Evakuasi Korban
Orang Tua Siswa Pertanyakan Mekanisme Penerimaan Siswa Baru di SMAN 3 Salatiga
Orang Tua Siswa Pertanyakan Mekanisme Penerimaan Siswa Baru di SMAN 3 Salatiga

Tinggalkan komentar

Tinggalkan komentar

INFOGRAFIS

Kabar Terkini

POPULER

Seorang pengendara sepeda motor Honda Scoopy berinisial AF (21) meninggal dunia setelah mengalami kecelakaan tunggal di Jalan Lingkar Selatan (JLS) Salatiga, tepatnya di kawasan Kumpulrejo, Argomulyo, Sabtu pagi (20/6/2026). Kecelakaan diduga terjadi karena korban kurang konsentrasi saat berkendara hingga motornya oleng ke kiri dan masuk ke parit. Korban sempat dirawat di RSUD dr. Soebarkat Tjitrodarmodjo sebelum dinyatakan meninggal dunia.
Alami Laka Tunggal di JLS, Pengendara Scoopy Meninggal Dunia
Pemerintah Kabupaten Semarang melalui Dinas Sosial akan menyalurkan Bantuan Langsung Tunai (BLT) DBHCHT 2026 kepada 2.393 warga di 92 desa dan kelurahan mulai Juni 2026. Bantuan diberikan kepada buruh tani tembakau, buruh dan petani cengkih, serta warga kurang mampu untuk mendukung kesejahteraan dan produktivitas mereka.
2.393 Buruh dan Petani Tembakau di Kabupaten Semarang Terima BLT DBHCHT Rp600 Ribu
Puluhan Knalpot Brong di Salatiga Dijadikan Monumen Edukasi Pelajar
Puluhan Knalpot Brong di Salatiga Dijadikan Monumen Edukasi Pelajar