URL audio tidak tersedia.

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

[posts_like_dislike]
Keluarga mengirim surat ke Presiden perihal permintaan agar kasus pembunuhan Iwan Boedi Prasetijo Paulus segera terungkap. Pengacara keluarga Iwan Boedi, Yunantyo Adi Saputro mengaku pesan tersebut telah mendapatkan respon.

Mbak Google

KABAR RASIKA

Surat ke Presiden dari Keluarga Iwan Boedi Direspon

Surat ke Presiden dari Keluarga Iwan Boedi Direspon

Surat ke Presiden dari Keluarga Iwan Boedi Direspon

featured-img

SEMARANG – Keluarga mengirim surat ke Presiden perihal permintaan agar kasus pembunuhan Iwan Boedi Prasetijo Paulus segera terungkap. Pengacara keluarga Iwan Boedi, Yunantyo Adi Saputro mengaku pesan tersebut telah mendapatkan respon.

“Surat kemarin ke Presiden itu ada respon dari Deputi V Kantor Staff Preside, dimana Deputi 5 Kantor Presiden membentuk tim untuk mengusut dan mengumpulkan data mengenai masalah ini,” ujar Yas sapaan akrbanya kepada awak media, Selasa (15/11/2022).

Menurutnya, surat tersebut kemungkinan akan diterukan oleh Presiden kemudian dikoordinasikan dengan Kapolri, Jenderal Listyo Sigit dan Panglima TNI, Jenderal Andika Perkasa. “Supaya nanti dikoordinasikan oleh Presiden dan mungkin setelah itu dikordinasikan dengan Panglima dan Kapolri,” terangnya.

Disisi lain, Yas mengaku akan tetap mengirimkan surat khusus ditujukan kepada Panglima TNI. Namun, dalam proses pembuatannya sedikit mengalami kendala karena anak pertama Iwan Boedi mengalami ada masalah batin setelah membacakan surat untun Presiden.

“Untuk Panglima secara khusus yang harusnya dibuat keluarga diketik mbak Saras (anak pertama Iwan) itu agak terkendala karena setelah mbak Saras membacakan surat ke Presiden ada kendala batin untuk mengungkapkan isi surat,” jelasnya.

“Sehingga mungkin dalam satu dua hari ini kami akan mewakili pihak keluarga untuk menyampaikan surat ke Panglima dan melalui teman relasi yang berkaitan dengan Panglima untuk agar keluarga bisa ketemu Panglima,” lanjutnya.

Sementara itu, dalam proses penanganan kasus pembunuhan Pegawai Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kota Semarang ini, Yas mengaku dari hasil koordinasi dengan kepolisian sudah menemukan titik terang. Dalam pemeriksaan yang dilakukan kepolisian, sudah mengarah kepada pelaku.

“Perkembangan terbaru dari koordinasi dengan Polrestabes sampai dengan akhir minggu lalu itu tampaknya sudah menguat mengarah pada pelaku yang mungkin alat bukti sudah mulai menguat. Hanya secara subtansi alangkah baiknya Polrestabes dari Kapolres atau pak Kasatreskrim yang nanti menyampaikan,” pungkasnya.

Yas menambahkan, pihaknya juga masih yakin kepolisian masin terus bekerja untuk menangani kasus ini. “Intinya mulai ada titik terang dan mudah-mudahan belum ada tiga bulan sudah terungkap. Nanti mungkin bisa koordinasi dengan Kapolres karena selebihnya belum bisa kami sampaikan karena tidak boleh mendahului apa yang menjadi kewenangan dari Polrestabes untuk merilis,” tuturnya.

Lebih lanjut, Yas juga telah melakukan koordinasi dengan Pomdam IV/Diponegoro terkait adanya dugaan keterlibatan prajurit TNI dalam pembunuhan Iwan Boedi. Yas menyebut Kodam IV/Dionegoro telah terbuka dalam memberikan informasi agar kasus pembunuhan ini segera terungkap.

“Hari selasa pekan lalu, saya audiensi dengan Komandan Pomdam IV/diponegoro dan Wapomdam. Pada intinya Pomdam TNI akan terbuka dan akan membantu untuk mencari pelakunya karena nama TNI dipertaruhkan dalam kasus ini,” terangnya.

“Kenapa Pomdam menyatakan demikian, disampaikan bahwa hampir tiap minggu Panglima menanyakan perkembangan kasus ini dan ini harus diungkap bagaimanapun dan ini juga harus membantu mencari pelakunya,” imbuhnya.

BACA JUGA :

Kementerian Agama Kabupaten Semarang meluncurkan Program Pohon Cinta secara serentak di seluruh Kantor Urusan Agama (KUA), Selasa (14/7/2026), dengan mewajibkan setiap calon pengantin menanam sedikitnya satu pohon. Program yang menjadi bagian dari implementasi Ekoteologi ini bertujuan mendorong pelestarian lingkungan, memperkuat nilai keagamaan, sekaligus mendukung penghijauan di Kabupaten Semarang. Hingga kini, sekitar 6.600 bibit pohon telah ditanam melalui program tersebut.
Catin di Kabupaten Semarang Wajib Tanam "Pohon Cinta" Sebelum Menikah
Dinas Perhubungan Kabupaten Semarang bersama PT Jasamarga Jogja Bawen menyempurnakan jalur kanalisasi sepeda motor di Exit Tol Bawen dengan mengubah bentuk pulau jalan menjadi lebih landai. Perbaikan yang dilakukan setelah evaluasi dan koordinasi dengan PT Trans Marga Jateng ini bertujuan meningkatkan keselamatan, kenyamanan, serta memudahkan pengendara sepeda motor bergabung ke lajur utama.
Pulau Jalan Exit Tol Bawen Dibongkar, Kurangi Risiko Manuver Pengendara Motor
Mulai Hari Ini! Sebagian Wilayah Salatiga Padam, PLN Resmi Umumkan Mati Lampu 3 Hari Berturut-turut
Mulai Hari Ini! Sebagian Wilayah Salatiga Padam, PLN Resmi Umumkan Mati Lampu 3 Hari Berturut-turut
Dinas Perhubungan Kabupaten Semarang bersama Satlantas Polres Semarang melakukan monitoring operasional angkutan galian C milik PT Mitra Anugerah Bumi Agung (MABA) di Desa Delik, Kecamatan Tuntang, Senin (13/7/2026). Dalam inspeksi tersebut, petugas menemukan sejumlah truk yang belum memenuhi persyaratan laik jalan. Pengusaha tambang diberi peringatan untuk melengkapi persyaratan teknis dan administrasi kendaraan, serta diminta mengoptimalkan penyiraman jalan, penggunaan terpal, dan pengaturan lalu lintas guna mengurangi dampak terhadap masyarakat.
Dishub Kabupaten Semarang Lakukan Pengawasan Angkutan Galian C di Delik Tuntang, Soroti Kelayakan Kendaraan dan Pengendalian Debu
DPRD Kabupaten Semarang meminta Pemerintah Kabupaten Semarang tidak lagi menjadikan pokok-pokok pikiran (pokir) sebagai prioritas pemangkasan anggaran dalam penyusunan APBD 2027 setelah kemampuan keuangan daerah diperkirakan turun lebih dari Rp400 miliar. Permintaan itu disampaikan Senin (13/7/2026), sementara pemerintah menegaskan seluruh usulan pokir tetap harus memenuhi regulasi dan persyaratan administratif sebelum direalisasikan.
Pokir DPRD Kabupaten Semarang 2027 Terancam Dipangkas, Anggota Dewan Siap-Siap Gigit Jari
Rest Area Pendopo KM 456 Tol Semarang–Solo di Pabelan, Kabupaten Semarang, dipadati pengunjung pada Minggu (12/7/2026) bertepatan dengan hari terakhir libur sekolah. Ribuan pengguna jalan tol memanfaatkan rest area untuk beristirahat, menikmati kuliner UMKM, dan menggunakan berbagai fasilitas, sementara pengelola mencatat lonjakan sekitar 5.000 pengunjung di masing-masing sisi A dan B selama masa liburan.
Hari Terakhir Liburan, Rest Area Pendopo KM 456 Jadi Titik Singgah Favorit Keluarga

Tinggalkan komentar

Tinggalkan komentar

INFOGRAFIS

Kabar Terkini

POPULER

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprakirakan cuaca Semarang dan Jawa Tengah pada Senin, 13 Juli 2026, didominasi kondisi cerah hingga cerah berawan. Hasil pengamatan pukul 06.00 WIB menunjukkan suhu udara di Semarang mencapai 25,4 derajat Celsius dengan kelembapan 65 persen, sementara cuaca kering masih berpotensi meningkatkan risiko kebakaran hutan dan lahan di sejumlah wilayah.
13 Juli 2026: Cuaca Semarang Cerah, BMKG Minta Waspadai Potensi Kebakaran Hutan dan Lahan di Jawa Tengah
Masuki Musim Kemarau PDAM Salatiga Pastikan Ketersediaan Air bagi Pelanggan
Masuki Musim Kemarau PDAM Salatiga Pastikan Ketersediaan Air bagi Pelanggan
ASUS menghadirkan ExpertBook PM5 G2 PM5406 di Indonesia untuk mendukung profesional hybrid dan pelaku usaha kecil-menengah melalui performa AI hingga 50 NPU TOPS, layar 14 inci IPS atau OLED, serta keamanan enterprise. Laptop berbasis AMD Ryzen AI 7 445 ini menawarkan RAM hingga 64GB, dual SSD hingga 3TB, Wi-Fi 7, dan bodi ringan mulai 1,27 kilogram.
ASUS Luncurkan ExpertBook PM5 G2, Laptop Bisnis AI untuk Profesional Hybrid