URL audio tidak tersedia.

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

[posts_like_dislike]
Warga lingkungan Promosan, Kelurahan Kumpulrejo, Kecamatan Argomulyo, Kota Salatiga, Jawa Tengah, melakukan aksi penghadangan terhadap truk-truk sampah yang melintas menuju TPA Ngronggo pada Kamis hingga Jumat, 31 Juli–1 Agustus 2025, sebagai bentuk protes atas bau tidak sedap yang telah lama mengganggu kenyamanan mereka.

Mbak Google

KABAR RASIKA

Terdampak Polusi Bau, Warga Promasan Hadang Truk Sampah

Terdampak Polusi Bau, Warga Promasan Hadang Truk Sampah

Terdampak Polusi Bau, Warga Promasan Hadang Truk Sampah

Warga saat hadang truk Sampah
featured-img

RASIKAFM.COM | SALATIGA – Warga lingkungan Promosan, Kelurahan Kumpulrejo, Kecamatan Argomulyo, Kota Salatiga, Jawa Tengah melakukan penghadangan terhadap truk-truk sampah yang melintas di jalan perkampungan tersebut. Mereka melakukan aksi tersebut karena sampah di TPA Ngronggo menimbulkan bau yang tidak sedap di lingkungan tersebut.

Penghadangan dilakukan oleh warga mulai Kamis (31/7/2025) siang hingga Jumat (1/8/2025). Mereka menghadang truk yang membawa sampah saat melintas di pertigaan kampung tersebut. Terpaksa truk-truk sampah tersebut putar balik dan tidak jadi ke Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Ngronggo.

Ketua RT 04/RW 02, Juremi mengatakan, penghadangan ini dilakukan karena sudah sejak lama warga merasakan bau tidak sedap. Selain itu, pihakmelakukan sudah melaporkan kepada pihak terkait namun tidak ada perhatian dan tindakan yang nyata.

“Jadi kami hanya melakukan aksi biar ada tindakan pemerintah yang lebih untuk kami. Kami biar mendapatkan perhatian,” kata Juremi.

Diakuinya, dampak bau yang ditimbulkan dari TPA Ngronggo dan tempat pengolahan bulu ayam sudah dirasakan warga sejak lama. Namun sekitar 10 tahun terakhir, bau tidak sedap dan menyengat semakin sering dirasakan warga. Hal tersebut membuat aktivitas warga tidak nyaman.

“Masalah bau itu tidak ada senggangnya blas og. Apalagi pada waktu sore hingga pagi hari baunya ada terus. Kami sebagai manusia normal ya butuh udara juga,” ungkap Juremi.

Aksi penghadangan itu sudah dihentikan warga pada Jumat (1/8/2025) siang. Setelah Wali Kota Salatiga bersama forkopimda mendatangi dan melakukan dialog dengan perwakilan warga yang terdampak adanya bau tidak sedap dari TPA Ngronggo.

“Aksinya kami sudahi, karena ada respon dari pemerintah. Kami juga akan berusaha mengikuti peraturan pemerintah,” tandas Juremi.

BACA JUGA :

Seorang pengendara sepeda motor Honda Scoopy berinisial AF (21) meninggal dunia setelah mengalami kecelakaan tunggal di Jalan Lingkar Selatan (JLS) Salatiga, tepatnya di kawasan Kumpulrejo, Argomulyo, Sabtu pagi (20/6/2026). Kecelakaan diduga terjadi karena korban kurang konsentrasi saat berkendara hingga motornya oleng ke kiri dan masuk ke parit. Korban sempat dirawat di RSUD dr. Soebarkat Tjitrodarmodjo sebelum dinyatakan meninggal dunia.
Alami Laka Tunggal di JLS, Pengendara Scoopy Meninggal Dunia
Mahasiswa Fakultas Syariah dan Hukum dari berbagai daerah di Indonesia yang tergabung dalam DEMFASNA menyoroti pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG) dan Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) saat Silaturahmi Nasional di UIN Salatiga, Kamis (18/6/2026). Mereka meminta pemerintah mengevaluasi program prioritas agar tepat sasaran, transparan, akuntabel, serta memberi manfaat nyata bagi masyarakat menuju Indonesia Emas 2045.
Gelar Silaturahmi Nasional di Salatiga, Mahasiswa Soroti Berbagai Program
Pemerintah Kabupaten Semarang akan menata kawasan Gembol di Bawen dan Tegal Panas di Bergas melalui rapat koordinasi lintas sektoral yang melibatkan Forkopimda, tokoh masyarakat, tokoh agama, dan organisasi kemasyarakatan. Penataan dilakukan untuk mengubah kawasan agar lebih bermanfaat bagi masyarakat, termasuk rencana pembangunan masjid di Gembol serta penyusunan konsep pemanfaatan lahan Tegal Panas dengan memperhatikan mekanisme ganti rugi bagi warga terdampak.
Dok! Gembol dan Tegal Panas Bakal Ditutup, Pemkab Semarang Siapkan Penataan
Komisi B DPRD Kabupaten Semarang mempertanyakan keabsahan izin penjualan minuman beralkohol yang dimiliki Over O Bar and Kitchen di Ungaran setelah hasil konfirmasi ke DPMPTSP dan Dinas Perdagangan menyatakan tidak pernah menerbitkan izin tersebut. Dewan meminta penjualan minuman beralkohol dihentikan sementara hingga status perizinan dan kepatuhan terhadap ketentuan jarak lokasi usaha serta kewajiban pajak dapat dipastikan sesuai aturan yang berlaku.
DPRD Kabupaten Semarang Soroti Izin Miras Over O, Penjualan Alkohol Diminta Dihentikan Sementara
Panas Sebentar, Aksi Demo di Gedung DPRD Salatiga Mahasiswa-Polisi Saling Dorong
Panas Sebentar, Aksi Demo di Gedung DPRD Salatiga Mahasiswa-Polisi Saling Dorong
Jalan Rusak Wringinputih Segera Dibeton, Perusahaan Tanggung Biaya Perbaikan
Jalan Rusak Wringinputih Segera Dibeton, Perusahaan Tanggung Biaya Perbaikan

Tinggalkan komentar

Tinggalkan komentar

INFOGRAFIS

Kabar Terkini

POPULER

Pelaksanaan Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) 2026 di Kabupaten Semarang memicu kekhawatiran sejumlah orang tua karena status pendaftaran anak belum terverifikasi hingga hari kedua pelaksanaan, Rabu (3/6/2026). Banyak calon murid mendatangi SMP Negeri 2 Ungaran untuk memastikan proses seleksi, sementara pihak sekolah menyebut verifikasi dilakukan bertahap akibat tingginya jumlah pendaftar dan banyaknya kesalahan administrasi.
Cemas Status Pendaftaran Murid Belum Bergerak, Orang Tua Cari Kepastian ke Sekolah
Pertamina Patra Niaga Regional Jawa Bagian Tengah menambah stok Pertalite hingga 18 persen di seluruh SPBU Jawa Tengah dan Daerah Istimewa Yogyakarta selama libur sekolah 22 Juni hingga 3 Juli 2026 untuk mengantisasi lonjakan konsumsi BBM akibat meningkatnya kunjungan wisatawan. Penambahan pasokan dilakukan di jalur utama dan kawasan wisata, disertai penguatan distribusi, pengaturan antrean, serta koordinasi dengan pemerintah daerah dan kepolisian guna memastikan kebutuhan energi masyarakat tetap terpenuhi.
Wisatawan Membeludak, Pertamina Siapkan Pertalite Ekstra untuk Jateng-DIY