URL audio tidak tersedia.

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

[posts_like_dislike]

Mbak Google

KABAR RASIKA

Terjadi Penurunan Kasus Hingga 40 Persen, Ganjar Apresiasi Penanganan Covid di Rembang

Terjadi Penurunan Kasus Hingga 40 Persen, Ganjar Apresiasi Penanganan Covid di Rembang

Terjadi Penurunan Kasus Hingga 40 Persen, Ganjar Apresiasi Penanganan Covid di Rembang

featured-img

RASIKAFM – Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo mengecek penanganan Covid-19 di Kabupaten Rembang, Rabu (21/7). Sejumlah lokasi ia sambangi, untuk memastikan penanganan berjalan dengan sesuai dengan harapan.

Lokasi pertama yang dicek Ganjar adalah vaksinasi terhadap penyandang disabilitas mental di panti pelayanan sosial Pangrukti Mulyo Rembang. Di lokasi itu, Ganjar yang didampingi Bupati Rembang dan jajaran Forkompimda menyaksikan vaksinasi untuk penyandang disabilitas mental agar mereka terlindungi.

Setelah itu, Ganjar rapat dengan Lurah/Kades se Kabupaten Rembang. Acara Rembug Desa yang dihelat daring itu digunakan Ganjar untuk mengecek penanganan pandemi sampai level desa.

Selesai rapat, Ganjar langsung mengunjungi RSUD Dr R Soetrasno Rembang. Ganjar memastikan penambahan tempat tidur baik isolasi maupun rumah sakit berjalan. Ia juga menyempatkan diri menyapa pasien yang menjalani isolasi terpusat di Hotel Pantura Rembang. Selain memberikan semangat, Ganjar ingin memastikan penanganan pasien isolasi terpusat tak ada yang terlewatkan.

“Dari pantauan saya penanganan Covid-19 di Rembang bagus. Pak Bupati sudah menyampaikan, dan saya cek penurunannya bisa mencapai 40 persen. Ini pertanda baik dalam pengelolaan,” ujarnya.

Partisipasi masyarakat lanjut Ganjar juga sangat bagus. Dari obrolannya dengan para Kades dalam acara Rembug Desa, Ganjar mengatakan semuanya mendukung program pemerintah dalam rangka penanganan pandemi.

“RSUD saya cek juga bagus, dalam dua hari bisa menam bah bed hingga 100 persen lebih. Dan hari ini BOR nya sangat aman, berada di angka 43 persen. Kalau angkanya di bawah 50 persen, artinya aman,” imbuhnya.

Ganjar berharap kondisi seperti ini tetap dijaga. Daerah sekitar Rembang seperti Blora, Pati diminta juga mendukung dengan saling menjaga dan mengamankan daerahnya masing-masing.

“Saya cek RSUDnya ada ruang-ruang yang bisa dioptimalkan untuk situasi paling darurat. Mudah-mudahan tidak naik lagi, tapi kesiapan rumah sakit bagus,” jelasnya.

Sebagai daerah perbatasan, kemungkinan besar pasien luar daerah bahkan Provinsi datang ke Rembang untuk berobat. Ada pasien dari Sidoarjo dan sekitarnya.

“Pasien dari luar provinsi masih ada, nggak tahu berapa jumlahnya. Tapi intinya saya titip, seandainya Kabupaten/Kota sekitar Rembang terjadi peningkatan dan rumah sakit penuh, saya minta Rembang membantu. Kerjasama semacam inilah yang kita harapkan untuk bisa saling menguatkan,” pungkasnya.

Sementara itu, Bupati Rembang Abdul Hafidz mengatakan, keberhasilan penurunan angka kasus Covid-19 sampai 40 persen tidak mungkin terjadi tanpa adanya kerjasama seluruh pihak. TNI/Polri, masyarakat, komunitas, kades dan semuanya bahu membahu bergerak untuk menyukseskan program pemerintah.

“Semuanya kita gerakkan untuk saling memberi informasi. Misinya hanya satu, jangan sampai ada pemahaman yang salah, ini yang kadang-kadang mengganggu. Misalnya ada yang pemahamannya salah dengan menganggap Covid tidak ada, hanya akal-akalan dan mereka abai protokol kesehatan,” katanya.

Meski berhasil menurunkan kasus cukup besar, namun Hafidz tetap berupaya menyiapkan rumah sakit. Saat ini, BOR di rumah sakit rembang masih aman, karena berada di bawah 50 persen.

“Bornya kita ada 240, saat ini baru terpakai 92,” pungkasnya.

BACA JUGA :

Pemerintah Provinsi Jawa Tengah menyiapkan konsep aglomerasi wisata lintas daerah untuk menghubungkan berbagai destinasi unggulan dalam satu paket perjalanan terintegrasi. Gubernur Ahmad Luthfi menyampaikan rencana tersebut pada Rembug Pembangunan Provinsi Jawa Tengah 2026 di Kota Tegal, Senin (22/6/2026), guna memperluas dampak ekonomi pariwisata melalui konektivitas destinasi, penguatan infrastruktur, pengembangan 1.000 desa wisata, serta dukungan platform digital terpadu.
Liburan Sekali Jalan, Destinasi Banyak! Jateng Siapkan Paket Wisata Lintas Daerah untuk Dongkrak Ekonomi
Pemerintah Provinsi Jawa Tengah mengalokasikan puluhan miliar rupiah untuk pemeliharaan, rehabilitasi, dan peningkatan ruas jalan provinsi di kawasan Pantura Barat pada 2026. Kebijakan yang disampaikan Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi saat Rembug Pembangunan di Kota Tegal, Senin (22/6/2026), bertujuan memulihkan kemantapan jalan yang menurun akibat curah hujan tinggi sekaligus mendukung konektivitas dan pertumbuhan ekonomi daerah.
Jalan Pantura Barat Jadi Prioritas, Pemprov Jateng Gelontorkan Puluhan Miliar Rupiah untuk Perbaikan dan Pemeliharaan
Pemerintah Provinsi Jawa Tengah memperkuat pencegahan dan penanganan perundungan di sekolah melalui program Sekolah Ramah Anak, pembentukan Tim Pencegahan dan Penanganan Kekerasan (TPPK), serta pelatihan bagi pelajar bersama Polda Jateng. Dalam Rembug Pembangunan Provinsi Jawa Tengah 2026 di Kota Tegal, Senin (22/6/2026), Ahmad Luthfi menegaskan tidak ada toleransi terhadap praktik bullying dan mendorong pelaporan serta pendampingan korban secara berkelanjutan.
Ini Upaya Gubernur Ahmad Luthfi Menuju Zero Bullying di Jawa Tengah
Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi bergerak mencari solusi bagi masyarakat pesisir yang terdampak rob dengan menghubungi Menteri Kelautan dan Perikanan Sakti Wahyu Trenggono saat Rembug Pembangunan Provinsi Jawa Tengah 2026 di Kota Tegal, Senin (22/6/2026). Langkah ini dilakukan untuk mengembangkan budidaya nila salin di lahan terdampak rob agar tetap produktif dan mampu menjaga sumber penghasilan masyarakat pesisir.
Lahan Terendam Rob, Ahmad Luthfi Langsung Telepon Menteri KKP: Minta Nila Salin untuk Selamatkan Ekonomi Warga
Kalau Ada Pungutan, Laporkan! Pesan Tegas Luthfi untuk Nelayan Jateng
"Kalau Ada Pungutan, Laporkan!" Pesan Tegas Luthfi untuk Nelayan Jateng
SPBUN Sempat Mati Suri 3 Bulan, Ahmad Luthfi Turun Tangan, Nelayan Tegal Kini Bisa Melaut Lagi- 2
SPBUN Sempat Mati Suri 3 Bulan, Ahmad Luthfi Turun Tangan, Nelayan Tegal Kini Bisa Melaut Lagi

Tinggalkan komentar

Tinggalkan komentar

INFOGRAFIS

Kabar Terkini

POPULER

Seorang pengendara sepeda motor Honda Scoopy berinisial AF (21) meninggal dunia setelah mengalami kecelakaan tunggal di Jalan Lingkar Selatan (JLS) Salatiga, tepatnya di kawasan Kumpulrejo, Argomulyo, Sabtu pagi (20/6/2026). Kecelakaan diduga terjadi karena korban kurang konsentrasi saat berkendara hingga motornya oleng ke kiri dan masuk ke parit. Korban sempat dirawat di RSUD dr. Soebarkat Tjitrodarmodjo sebelum dinyatakan meninggal dunia.
Alami Laka Tunggal di JLS, Pengendara Scoopy Meninggal Dunia
Pemerintah Kabupaten Semarang melalui Dinas Sosial akan menyalurkan Bantuan Langsung Tunai (BLT) DBHCHT 2026 kepada 2.393 warga di 92 desa dan kelurahan mulai Juni 2026. Bantuan diberikan kepada buruh tani tembakau, buruh dan petani cengkih, serta warga kurang mampu untuk mendukung kesejahteraan dan produktivitas mereka.
2.393 Buruh dan Petani Tembakau di Kabupaten Semarang Terima BLT DBHCHT Rp600 Ribu
Sebanyak 70 pedagang daging sapi di Pasar Raya Salatiga menghentikan aktivitas jual beli selama lima hari, 22–26 Juni 2026, akibat kelangkaan pasokan sapi yang memicu kenaikan harga daging hingga Rp140.000 per kilogram. Pedagang mengaku penjualan menurun karena konsumen beralih ke bahan pangan lain, sehingga mereka meminta pemerintah turun tangan untuk menstabilkan harga dan menjaga keberlangsungan usaha.
Puluhan Pedagang Daging Sapi di Pasar Raya Kota Salatiga Sepakat Tidak Berjualan