KAWAN PEMANDU JALAN

KABAR RASIKA

Terminal Tingkir Salatiga dan Cerita di Balik Evaluasi Pelayanan Publik, Kini Masuk 40 Besar Nasional

Terminal Tingkir Salatiga dan Cerita di Balik Evaluasi Pelayanan Publik, Kini Masuk 40 Besar Nasional

Terminal Tingkir Salatiga dan Cerita di Balik Evaluasi Pelayanan Publik, Kini Masuk 40 Besar Nasional

Kepala terminal Tingkir Salatiga Vicky Candra

RASIKAFM.COM | SALATIGA — Terminal Tipe A Tingkir Salatiga menorehkan capaian nasional. Unit pelayanan publik di bawah BPTD Kelas I Jawa Tengah, Kementerian Perhubungan RI ini, berhasil menembus peringkat ke-38 nasional dalam ajang Pemantauan dan Evaluasi Kinerja Penyelenggaraan Pelayanan Publik (PEKPPP).

Berdasarkan Keputusan Menteri PAN-RB Nomor 3 Tahun 2026, Terminal Tingkir meraih Indeks Pelayanan Publik (IPP) 4,44 dengan predikat A-. Penilaian tersebut merupakan hasil evaluasi kinerja pelayanan publik tahun 2025 yang diikuti 639 instansi dari kementerian/lembaga, pemerintah provinsi, kota, hingga kabupaten di seluruh Indonesia.

Kepala Terminal Tipe A Tingkir Salatiga, Vicky Chandra, menyebut capaian ini sebagai hasil dari proses panjang dan seleksi berlapis. “Terminal Tingkir ditunjuk Kemenpan RB untuk mewakili Kementerian Perhubungan setelah melalui seleksi internal dari seluruh sektor perhubungan,” kata Vicky. Selasa (13.1.2026)

Dalam daftar nasional, Kementerian Perhubungan berada di posisi ke-38, tepat di bawah Badan Informasi Geospasial yang meraih indeks 4,45. Nilai Terminal Tingkir juga sejajar dengan Arsip Nasional Republik Indonesia yang memperoleh indeks dan kategori sama.

Ajang PEKPPP sendiri berlangsung bertahap sejak Agustus hingga Desember 2025. Program tahunan Kemenpan RB ini bertujuan mengukur sekaligus memastikan standar pelayanan publik dijalankan secara konsisten oleh unit kerja penyelenggara layanan.

Menurut Vicky, prestasi tersebut menjadi kebanggaan bersama. “Ini berkat doa dan dukungan masyarakat Kota Salatiga, serta kepercayaan pimpinan Kementerian Perhubungan dan BPTD Kelas I Jawa Tengah,” ujarnya.

Ia berharap, penghargaan ini menjadi pemacu semangat untuk meningkatkan mutu layanan. “Prestasi ini harus menjadi motivasi agar Terminal Tingkir terus memberi pelayanan terbaik bagi masyarakat,” Tutupnya.

Knowledge

Kabar Terkini

POPULER

Seorang siswa kelas 4 SD Hj Isriati Moenadi, Ungaran Timur, Kabupaten Semarang, berinisial R diduga menjadi korban perundungan oleh teman sekelas pada Rabu (23/9/2026). R mengalami sejumlah memar, luka di belakang telinga, bibir pecah, serta trauma setelah kejadian. Pihak sekolah mengaku telah memberikan konsekuensi kepada siswa yang terlibat dan menyiapkan pembinaan serta upaya pemulihan kondisi psikologis korban.
Diduga Jadi Korban Perundungan Berulang, Siswa SD Hj Isriati Moenadi Ungaran Alami Luka hingga Trauma
GIIAS Semarang 2026 siap digelar di Muladi Dome UNDIP, Semarang, 30 September–4 Oktober 2026, dengan menghadirkan 19 merek kendaraan global dari Jepang, Eropa, Vietnam, Korea, dan China. Pameran juga menampilkan 22 merek komponen dan aksesori, serta tujuh merek kendaraan yang baru pertama kali tampil atau kembali berpartisipasi tahun ini.
GIIAS Semarang 2026 Hadir Semakin Lengkap Dengan Deretan Merek Kendaraan Global
Fakultas Pertanian dan Bisnis UKSW melalui program KKN mendampingi 25 warga Dusun Sengon, Desa Manggihan, Getasan, Kabupaten Semarang, mengolah bio-slurry dan limbah kotoran sapi menjadi pupuk organik cair, pupuk organik padat, serta MOL. Kegiatan selama sebulan ini mendorong pemanfaatan bahan lokal untuk mendukung pertanian berkelanjutan dan mengurangi ketergantungan pada pupuk kimia.
KKN UKSW di Desa Manggihan, Mahasiswa Olah Limbah Biogas jadi Pupuk Organik
DPC GEKRAFS Salatiga Dikukuhkan, Potensi Ekonomi Kreatif Terus Dikembangkan hingga Pasar Internasional
DPC GEKRAFS Salatiga Dikukuhkan, Potensi Ekonomi Kreatif Terus Dikembangkan hingga Pasar Internasional
[pekok2]