RASIKAFM.COM | SALATIGA – Musibah kecelakaan maut kembali terjadi Jalan Lingkar Selatan (JLS) Salatiga. Kali ini truk trailer bermuatan asbes mendadak oleng sebelum akhirnya menghantam pepohonan dan terperosok ke parit di pertigaan Gamol.
Kepala truk bersama kontainer hijau muda ringsek parah hingga nyaris tak berbentuk, mengundang perhatian warga yang langsung mengerumuni lokasi.
Kanit Gakkum Polres Salatiga, Aiptu Siswanto menjelaskan bahwa peristiwa itu bermula saat truk Hino berpelat H 8657 OH melaju dari arah Cebongan menuju Blotongan.
Setibanya di pertigaan Gamol, Kelurahan Dukuh, Kecamatan Sidomukti, kendaraan berat itu diduga mengalami gangguan fungsi pengereman.
Sopir, Supyana (43), warga Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, diduga membanting setir ke kiri.
Namun upaya tersebut tak mampu menghentikan laju kendaraan bermuatan sekitar 30 ton itu.
“Di pertigaan Gamol, truk diduga mengalami gangguan pada fungsi rem.
Pengemudi banting setir ke kiri, masuk parit dan mengenai pohon,” kata Aiptu Siswanto kepada rasikafm.com.
Benturan keras membuat bagian depan truk hancur dan sopir terjepit di dalam kabin.
Siswanto menyebut, satu orang korban, sopir, meninggal dunia dilokasi.
Pantauan Rasika FM, Proses evakuasi berlangsung dramatis.
Petugas kepolisian dibantu tim BPBD Kota Salatiga, PMI, serta relawan mendatangkan alat berat untuk mengevakuasi korban yang terjepit.
“Korban dinyatakan meninggal dunia dan dievakuasi ke RSUD Kota Salatiga,” imbuh Kanit Gakkum.
Akibat kecelakaan tersebut, arus lalu lintas di JLS sempat tersendat.
Polisi menerapkan pengaturan lalu lintas dan contra flow untuk mengurai kemacetan lantaran JLS dikenal sebagai jalur rawan kecelakaan, terutama bagi kendaraan angkutan berat.
Hingga malam, polisi masih melakukan penyelidikan lanjutan untuk memastikan penyebab pasti kecelakaan.
Diketahui sebelumnya, Sebuah truk tronton terguling dengan kondisi parah di Jalan Lingkar Selatan (JLS) Salatiga, (12/11/2025) pukul 17.30. Dalam peristiwa ini, sopir truk bernama Supardi tersebut juga meninggal dunia dilokasi. Kecelakaan ini terjadi tepatnya di Kompleks TPU Ngemplak, Kelurahan Dukuh, Kecamatan Sidomukti.
Sementara itu, Kasatlantas Polres Salatiga, AKP Darmin mengimbau kepada seluruh pengguna jalan, khususnya pengemudi kendaraan angkutan berat, untuk memastikan kondisi kendaraan dalam keadaan layak jalan sebelum beroperasi.
“Pemeriksaan rutin, terutama pada sistem pengereman, sangat penting untuk keselamatan pengemudi dan pengguna jalan lainnya,” tutup Darmin.