URL audio tidak tersedia.

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

[posts_like_dislike]
Kecelakaan maut terjadi di Jalan Lingkar Selatan Salatiga saat truk trailer bermuatan asbes oleng di pertigaan Gamol. Sopir truk Hino tewas setelah kendaraan diduga mengalami rem blong, menabrak pohon, dan terperosok ke parit, Kamis siang. Evakuasi melibatkan polisi, BPBD, PMI, dan relawan.

Mbak Google

KABAR RASIKA

Terulang Kembali, Kecelakaan Truk di JLS Salatiga, Sopir Meninggal di Lokasi

Terulang Kembali, Kecelakaan Truk di JLS Salatiga, Sopir Meninggal di Lokasi

Terulang Kembali, Kecelakaan Truk di JLS Salatiga, Sopir Meninggal di Lokasi

Truk yang mengalami kecelakaan hingga ringsek parah di Jalan Lingkar Selatan (JLS) Gamol, Kelurahan Dukuh, Kecamatan Sidomukti, Kota Salatiga, Sabtu (13/12/2025). Foto dok IST
featured-img

RASIKAFM.COM | SALATIGA – Musibah kecelakaan maut kembali terjadi Jalan Lingkar Selatan (JLS) Salatiga. Kali ini truk trailer bermuatan asbes mendadak oleng sebelum akhirnya menghantam pepohonan dan terperosok ke parit di pertigaan Gamol.

Kepala truk bersama kontainer hijau muda ringsek parah hingga nyaris tak berbentuk, mengundang perhatian warga yang langsung mengerumuni lokasi.

Kanit Gakkum Polres Salatiga, Aiptu Siswanto menjelaskan bahwa peristiwa itu bermula saat truk Hino berpelat H 8657 OH melaju dari arah Cebongan menuju Blotongan.

Setibanya di pertigaan Gamol, Kelurahan Dukuh, Kecamatan Sidomukti, kendaraan berat itu diduga mengalami gangguan fungsi pengereman.

Sopir, Supyana (43), warga Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, diduga membanting setir ke kiri.

Namun upaya tersebut tak mampu menghentikan laju kendaraan bermuatan sekitar 30 ton itu.

“Di pertigaan Gamol, truk diduga mengalami gangguan pada fungsi rem.

Pengemudi banting setir ke kiri, masuk parit dan mengenai pohon,” kata Aiptu Siswanto kepada rasikafm.com.

Benturan keras membuat bagian depan truk hancur dan sopir terjepit di dalam kabin.

Siswanto menyebut, satu orang korban, sopir, meninggal dunia dilokasi.

Pantauan Rasika FM, Proses evakuasi berlangsung dramatis.

Petugas kepolisian dibantu tim BPBD Kota Salatiga, PMI, serta relawan mendatangkan alat berat untuk mengevakuasi korban yang terjepit.

“Korban dinyatakan meninggal dunia dan dievakuasi ke RSUD Kota Salatiga,” imbuh Kanit Gakkum.

Akibat kecelakaan tersebut, arus lalu lintas di JLS sempat tersendat.

Polisi menerapkan pengaturan lalu lintas dan contra flow untuk mengurai kemacetan lantaran JLS dikenal sebagai jalur rawan kecelakaan, terutama bagi kendaraan angkutan berat.

Hingga malam, polisi masih melakukan penyelidikan lanjutan untuk memastikan penyebab pasti kecelakaan.

Diketahui sebelumnya, Sebuah truk tronton terguling dengan kondisi parah di Jalan Lingkar Selatan (JLS) Salatiga, (12/11/2025) pukul 17.30. Dalam peristiwa ini, sopir truk bernama Supardi tersebut juga meninggal dunia dilokasi. Kecelakaan ini terjadi tepatnya di Kompleks TPU Ngemplak, Kelurahan Dukuh, Kecamatan Sidomukti.

Sementara itu, Kasatlantas Polres Salatiga, AKP Darmin mengimbau kepada seluruh pengguna jalan, khususnya pengemudi kendaraan angkutan berat, untuk memastikan kondisi kendaraan dalam keadaan layak jalan sebelum beroperasi.

“Pemeriksaan rutin, terutama pada sistem pengereman, sangat penting untuk keselamatan pengemudi dan pengguna jalan lainnya,” tutup Darmin.

Aiptu Siswanto berikan keterangan media

BACA JUGA :

Pemerintah Kabupaten Semarang melalui Kepala Kesbangpol Suyana mengungkapkan Kabupaten Semarang menempati peringkat ketujuh kasus narkoba tertinggi di Jawa Tengah berdasarkan data BNN Jawa Tengah. Pernyataan itu disampaikan di Ungaran, Rabu (29/7/2026), menyusul meningkatnya penyalahgunaan narkoba yang menyasar pelajar dan ditemukannya kasus penanaman ganja oleh seorang warga. Pemkab pun memperkuat pencegahan melalui program Gada Krisna dengan membentuk relawan antinarkoba hingga tingkat desa.
Kabupaten Semarang Peringkat Ketujuh Kasus Narkoba di Jateng, Petani Kedapatan Tanam Ganja dalam Pot
Sebuah truk box Isuzu bernomor polisi B-9973-TCH terguling di Jalan Lingkar Selatan (JLS) Salatiga, tepatnya dekat Hotel Family, Kelurahan Dukuh, Kecamatan Sidomukti, Senin (27/7/2026) malam. Kecelakaan tunggal diduga dipicu ban selip saat melintasi jalan menurun dan menikung yang licin akibat hujan. Pengemudi dan seorang penumpang mengalami luka ringan hingga fraktur, kemudian dilarikan ke RSU dr Soebarkat Tjitrodiatmodjo untuk mendapat perawatan.
Truk Box Terguling di JLS Salatiga Saat Hujan, Dua Orang Luka-luka
BPBD Kabupaten Semarang Siapkan 150 Tangki Air Bersih Hadapi Kemarau, Enam Desa Sudah Terdampak
BPBD Kabupaten Semarang Siapkan 150 Tangki Air Bersih Hadapi Kemarau, Enam Desa Sudah Terdampak
8c949158-0ae8-4db6-b256-648cb0ed60d0
Motor tanpa Plat Nomor Oleng, Tabrak Pohon di Muwardi Salatiga, Korban Meninggal
Pemerintah Kabupaten Semarang memastikan rumah pasangan lansia Muhroji (73) dan Munarti (65) di Dusun Rejowinangun, Desa Pledokan, Kecamatan Sumowono, segera mendapatkan sambungan listrik setelah sekitar 20 tahun hidup tanpa aliran listrik. Bupati Semarang Ngesti Nugraha telah mengoordinasikan percepatan pemasangan bersama Pemerintah Kecamatan Sumowono dan PLN, termasuk pembangunan trafo baru serta penyelesaian administrasi agar kebutuhan dasar warga segera terpenuhi.
Bupati Semarang Pastikan Rumah Muhroji yang Gelap Selama Dua Dekade Segera Terang
DPRD Kabupaten Semarang Desak Galian C Dipersempit, Nilai Kerusakan Lingkungan Tak Sebanding dengan Manfaat
DPRD Kabupaten Semarang Desak Galian C Dipersempit, Nilai Kerusakan Lingkungan Tak Sebanding dengan Manfaat

Tinggalkan komentar

Tinggalkan komentar

INFOGRAFIS

Kabar Terkini

POPULER

Salatiga Jadi Panggung Raja-Raja Nusantara dan Dunia, 100 Lebih Kerajaan Siap Berkumpul Juli 2026
Salatiga Jadi Panggung Raja-Raja Nusantara dan Dunia, 100 Lebih Kerajaan Siap Berkumpul Juli 2026
Masyarakat Dusun Wates, Desa Wates, Kecamatan Getasan, Kabupaten Semarang, terus melestarikan tradisi Saparan atau merti dusun yang digelar setiap Senin Kliwon pada bulan Sapar. Tradisi yang berlangsung turun-temurun ini diwujudkan melalui rangkaian ritual adat, open house, serta pertunjukan kesenian sebagai ungkapan syukur, mempererat silaturahmi, dan menjaga nilai gotong royong sekaligus melestarikan warisan budaya Jawa di tengah perkembangan zaman.
Saparan di Getasan, Tradisi Tahunan yang Hadirkan Suasana Mudik dan 'MBG Swadaya'
WhatsApp Image 2026-07-23 at 15.22
Songsong Hari Jadi, Lintas Iman Satukan Doa untuk Salatiga