URL audio tidak tersedia.

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

[posts_like_dislike]

Mbak Google

KABAR RASIKA

Tilik Kampung, Pj Sinoeng Panen Sayuran Sawi Pagoda

Tilik Kampung, Pj Sinoeng Panen Sayuran Sawi Pagoda

Tilik Kampung, Pj Sinoeng Panen Sayuran Sawi Pagoda

Sinoeng saat memanen sawi dikebun KRPL Salatiga
featured-img

RASIKAFM.COM | SALATIGA - Penjabat (Pj) Wali Kota Sinoeng N Rachmadi berkesempatan memanen sayuran di Kebun KRPL Kuncup Mekar di Sukoharjo RW 06 Cebongan Argomulyo Salatiga. Dirinya senang atas pencapaian dan peran ibu-ibu PKK yang aktif dalam mengolah tanah menjadi lebih bermanfaat.

Hal tersebut disampaikannya, usai melakukan tilik kampung di wilayah Kelurahan Cebongan Argomulyo Kota Salatiga, Jumat (16/06/2023). Menurutnya mendayagunakan peran PKK dan kebun bibit, kemudian adanya benih tanaman untuk budidaya kelompok dan untuk kegunaan rumah tangga ini sungguh bagus sekali.

“Saya berharap betul pengembangannya itu tidak hanya pada tanaman holtikultura saja tetapi pada pengembangan ternak, bisa ikan, ayam, atau kambing. Tadi saya berkesempatan memanen sayuran yang ada di KRPL ini, seperti sawi pagoda, terong, timun, sawi. Sayurannya besar-besar dan sehat-sehat,” kata Sinoeng.

Tilik kampung yang dilakukan di Kelurahan Cebongan ini dilakukan untuk melihat sejauh mana kondisi masyarakat secara langsung dengan berdialog dengan warga akan keluh kesah dalam pelayanan publik atau masalah yang ada di dalam masyarakat. Dengan adanya peran dari semua pihak, tim penggerak PKK, RT, RW , Lurah dan Camat nantinya permasalahan yang muncul di lapangan itu akan bisa ditangani segera. (Rief).

BACA JUGA :

Ini Langkah yang Disiapkan untuk Atasi Rob di Pati
Ini Langkah yang Disiapkan untuk Atasi Rob di Pati
Pemkot Salatiga Komit Perkuat Pelayanan Publik dengan Delapan Aksi Perubahan
Pemkot Salatiga Komit Perkuat Pelayanan Publik dengan Delapan Aksi Perubahan
Turunnya Populasi Sapi Potong Berimbas Pasokan di RPH Salatiga Dampaknya Picu Kenaikan Harga Daging
Turunnya Populasi Sapi Potong Berimbas Pasokan di RPH Salatiga Dampaknya Picu Kenaikan Harga Daging
Jalin Kerjasama dengan BKBH FH USM Rutan Salatiga Perluas Akses Bantuan Hukum dan Keadilan
Jalin Kerjasama dengan BKBH FH USM Rutan Salatiga Perluas Akses Bantuan Hukum dan Keadilan
Program Inpres Jalan Daerah (IJD) dinilai mampu mendorong pertumbuhan ekonomi di Jawa Tengah melalui peningkatan konektivitas antarwilayah. Gubernur Ahmad Luthfi menyampaikan hal itu saat peresmian bantuan IJD di Pendopo Kabupaten Pati, Selasa (23/6/2026), dengan menegaskan bahwa pembangunan jalan menuju kawasan wisata, desa wisata, serta sentra ekonomi akan menjadi prioritas untuk memperluas akses, memperlancar distribusi, dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat
IJD Jadi Penggerak Ekonomi Baru, Jateng Prioritaskan Jalan ke Kawasan Wisata
Sistem Kelistrikan Jawa Makin Stabil, PLN Berhasil Pulihkan Pembangkit yang Sempat Gangguan
Sistem Kelistrikan Jawa Makin Stabil, PLN Berhasil Pulihkan Pembangkit yang Sempat Gangguan

INFOGRAFIS

Kabar Terkini

POPULER

Sebanyak 70 pedagang daging sapi di Pasar Raya Salatiga menghentikan aktivitas jual beli selama lima hari, 22–26 Juni 2026, akibat kelangkaan pasokan sapi yang memicu kenaikan harga daging hingga Rp140.000 per kilogram. Pedagang mengaku penjualan menurun karena konsumen beralih ke bahan pangan lain, sehingga mereka meminta pemerintah turun tangan untuk menstabilkan harga dan menjaga keberlangsungan usaha.
Puluhan Pedagang Daging Sapi di Pasar Raya Kota Salatiga Sepakat Tidak Berjualan
Pemerintah Provinsi Jawa Tengah mengalokasikan puluhan miliar rupiah untuk pemeliharaan, rehabilitasi, dan peningkatan ruas jalan provinsi di kawasan Pantura Barat pada 2026. Kebijakan yang disampaikan Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi saat Rembug Pembangunan di Kota Tegal, Senin (22/6/2026), bertujuan memulihkan kemantapan jalan yang menurun akibat curah hujan tinggi sekaligus mendukung konektivitas dan pertumbuhan ekonomi daerah.
Jalan Pantura Barat Jadi Prioritas, Pemprov Jateng Gelontorkan Puluhan Miliar Rupiah untuk Perbaikan dan Pemeliharaan
Seorang pengendara sepeda motor Honda Scoopy berinisial AF (21) meninggal dunia setelah mengalami kecelakaan tunggal di Jalan Lingkar Selatan (JLS) Salatiga, tepatnya di kawasan Kumpulrejo, Argomulyo, Sabtu pagi (20/6/2026). Kecelakaan diduga terjadi karena korban kurang konsentrasi saat berkendara hingga motornya oleng ke kiri dan masuk ke parit. Korban sempat dirawat di RSUD dr. Soebarkat Tjitrodarmodjo sebelum dinyatakan meninggal dunia.
Alami Laka Tunggal di JLS, Pengendara Scoopy Meninggal Dunia