URL audio tidak tersedia.

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

[posts_like_dislike]
Kasatreskrim Polres Salatiga, AKP Arifin Suryani, mengaku menerima laporan pelecehan seksual terhadap seorang pelajar di Kota Salatiga. Polisi sudah melakukan pendampingan dan penyelidikan. Warga dianjurkan untuk tidak beraktivitas sendirian dan membawa barang berharga.

Mbak Google

KABAR RASIKA

Usut Kasus Dugaan Pelecehan Bokong, Satreskrim Salatiga Langsung Lakukan Penyelidikan

Usut Kasus Dugaan Pelecehan Bokong, Satreskrim Salatiga Langsung Lakukan Penyelidikan

Usut Kasus Dugaan Pelecehan Bokong, Satreskrim Salatiga Langsung Lakukan Penyelidikan

featured-img

RASIKAFM. COM|SALATIGA – Kasatreskrim Polres Salatiga AKP Muhammmad Arifin Suryani mengaku telah mendapatkan informasi pelecehan seksual itu. Pihaknya juga telah mendatangkan unit PPA untuk melakukan pendampingan terhadap korban.

“Kami sudah melakukan langkah jemput bola, dengan menghubungi orang tua atau korban. tetapi dari korban saat kami berupaya untuk meminta keterangan, masih trauma. Belum bisa memberikan keterangan apapun,” jelas AKP Arifin.[custom-related-posts title=”Kabar Terkait:” none_text=”None found” order_by=”title” order=”ASC”]

Dikatakan setelah melakukan komunikasi, ibu korban melakukan aduan kepada Satreskrim polres Salatiga pada Rabu (1/2/2023) malam, Adanya aduan tersebut pihaknya telah melakukan langkah penyelidikan terhadap lingkungan sekitar.

“Namun karena memang kondisi pagi hari dan minimnya alat bukti yang kami temui sampai saat ini kami masih perlu pendalaman lebih lanjut,” jelasnya.

Arifin mengaku sampai saat ini pihaknya belum menemukan CCTV di sekitar lokasi. Namun pihaknya berupaya untuk mencari CCTV sampai ke ujung jalan. Sementara korban sampai saat ini masih mengalami traumatis.
“Sampai saat ini korban masih merasakan trauma,” ungkapnya.

Atas kejadian itu Arifin mengimbau warga terutama remaja yang melakukan aktivitas di pagi hari, maupun sore hari menjelang petang jangan sendirian.

“Harus ada orang atau teman minimal dua orang. Jangan membawa barang-barang berharga seperti handphone dan yang lainnya. Sehingga meminimalisir terjadinya kejahatan di jalanan,” tandas Kasat Reskrim.

Seperti diketahui kasus Pelecehan seksual yang menyasar perempuan meresahkan warga Kota Salatiga. Menyusul adanya korban yang merupakan seorang pelajar di Argomulyo, Kota Salatiga.
Orang tua korban EO mengatakan kejadian bermula saat korban sedang joging pada Selasa (31/1/2023) sekitar pukul 05.15 WIB di jalan Mertani.

“Saat itu anak saya sedang jogging sendirian, di belakangnya ada juga seorang bapak yang jogging,” jelasnya.

Namun tiba-tiba ada pelaku yang mengendarai sepeda motor dan langsung memegang pantat anaknya . Kemudian pelaku langsung melarikan diri. Hal itu membuat korban mengalami syok.

“Pelaku diduga memakai sepeda motor matic knalpot brong dan helm. Kalau secara detail memang anak saya tidak mengetahui, karena setelah dilecehkan itu dia merasa syok,” ungkap EO.

 

BACA JUGA :

Aksi tiga remaja yang mengeluarkan separuh badan dari jendela mobil saat melaju di ruas Tol Semarang-Solo viral di media sosial. Peristiwa yang terjadi di KM 430 wilayah Kabupaten Semarang itu berujung penindakan tilang oleh personel Patroli Jalan Raya (PJR). Selain dikenai sanksi tilang, para pelaku juga diminta membuat video permintaan maaf dan menandatangani surat pernyataan agar tidak mengulangi perbuatannya karena aksi tersebut dinilai membahayakan keselamatan.
Viral Remaja Keluar dari Jendela Mobil di Tol Semarang-Solo, Tiga Pemuda Ditilang dan Minta Maaf
Kecelakaan lalu lintas terjadi di Jalan Tol Bawen–Salatiga Km 452+800 Jalur A, wilayah Kauman Kidul, Sidorejo, Kota Salatiga, Senin (13/7/2026). Sebuah Toyota Innova menabrak bagian belakang truk tronton saat diduga hendak mendahului dari lajur kanan. Akibat kejadian tersebut, pengemudi Innova mengalami luka berat dan menjalani perawatan intensif di rumah sakit, sementara polisi masih menyelidiki penyebab pasti kecelakaan.
Innova Tabrak Truk Tronton di Tol Bawen–Salatiga, Pengemudi Alami Luka Berat
Mozza Axillia Gunarsa, remaja 18 tahun asal Desa Gebugan, Bergas, Kabupaten Semarang, belum ditemukan setahun setelah meninggalkan rumah pada 25 Juni 2025. Keluarga bersama polisi telah menelusuri sejumlah petunjuk di Semarang, Yogyakarta, Jombang, Indramayu, hingga Solo, tetapi belum menemukan keberadaannya dan berharap Mozza segera pulang.
Setahun Hilang, Keberadaan Gadis Asal Bergas Masih Misterius. Ayahanda: "Pulang, Nak. Katanya mau kuliah di Undip"
Rumpun bambu di belakang rumah warga di RT 03 RW 06, Kelurahan Tegalrejo, Kecamatan Argomulyo, Kota Salatiga, terbakar pada Rabu (8/7/2026) sekitar pukul 09.00 WIB. Api diduga berasal dari pembakaran ban sepeda motor bekas di dekat lokasi, lalu berhasil dipadamkan oleh Damkar Kota Salatiga bersama aparat dan warga tanpa menimbulkan korban jiwa.
Aparat Bersatu Padu Padamkan Api yang Menghanguskan Pohon Bambu
Dua rumah warga milik Asfiah dan Tumadi di Dusun Cabean Kulon, Desa Karangduren, Kecamatan Tengaran, Kabupaten Semarang, hangus terbakar pada Rabu (8/7/2026) sekitar pukul 11.30 WIB. Kebakaran diduga dipicu korsleting listrik dan cepat membesar karena bangunan berbahan kayu serta tiupan angin, sebelum tiga unit mobil pemadam berhasil melokalisasi api tanpa korban jiwa maupun luka.
Dua Rumah Kayu di Karangduren Tengaran Terbakar, Diduga karena Korsleting
Satreskrim Polres Salatiga menangkap buronan yang diduga menjadi otak sindikat pembobolan rekening bank swasta di Kabupaten Sidenreng Rappang, Sulawesi Selatan. Sindikat tersebut diduga menguras saldo nasabah hingga Rp750.747.508 dengan membeli data rekening secara daring, membuat KTP palsu, lalu mengganti kartu ATM korban di kantor cabang bank menggunakan identitas palsu.
Tersangka Pembobolan Rekening Bank Rp750 Juta Ditangkap, Pelaku akui Jualan dari Medsos

Tinggalkan komentar

Tinggalkan komentar

INFOGRAFIS

Kabar Terkini

POPULER

PT Mitra Anugerah Bumi Agung berkomitmen memperbaiki jalan rusak di Desa Tlompakan, Kecamatan Tuntang, Kabupaten Semarang, mulai 12 Juli 2026 setelah audiensi dengan warga dan DPRD Kabupaten Semarang, Jumat (3/7/2026). Warga juga menuntut pembatasan jam operasi, kelayakan armada, perbaikan drainase, dan rambu keselamatan. DPRD akan mendorong penghentian sementara tambang bila komitmen tidak direalisasikan.
DPRD Kabupaten Semarang Ultimatum Tambang Galian C di Tuntang: Taati Kesepakatan atau Operasional Ditutup!
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprakirakan cuaca Semarang dan Jawa Tengah pada Senin, 13 Juli 2026, didominasi kondisi cerah hingga cerah berawan. Hasil pengamatan pukul 06.00 WIB menunjukkan suhu udara di Semarang mencapai 25,4 derajat Celsius dengan kelembapan 65 persen, sementara cuaca kering masih berpotensi meningkatkan risiko kebakaran hutan dan lahan di sejumlah wilayah.
13 Juli 2026: Cuaca Semarang Cerah, BMKG Minta Waspadai Potensi Kebakaran Hutan dan Lahan di Jawa Tengah
Polres Salatiga menangkap sejumlah pelaku tawuran yang diduga terlibat dalam penyiraman air keras terhadap anak berusia 14 tahun di Jembatan depan Makam Ngemplak, Jalan Lingkar Selatan, Kamis (2/7/2026) dini hari. Empat pemuda ditetapkan sebagai tersangka kepemilikan senjata tajam tanpa izin setelah bentrokan yang dipicu tantangan melalui Instagram itu menyebabkan satu korban meninggal dunia.
Remaja Luar Kota Salatiga Tawuran di JLS, Anak 14 Tahun Meninggal usai Disiram Air Keras